Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,771.000
-
Rp 472.000
Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:54 WIB
Pengembalian Rp 5 Miliar Jadi Pertimbangan Pengalihan Tahanan -
Rabu, 16/05/2012 17:36 WIB
Grup Pecinta Lagu dan PSM Unpad Gelar Konser Kolaborasi -
Rabu, 16/05/2012 17:21 WIB
Sidang KIP Jabar, Setda dan Disdik Divonis 'Bersalah' -
Rabu, 16/05/2012 16:22 WIB
Rumah Renovasi Ambruk di Pasirkoja, 2 Pekerja Nyaris Tertimbun -
Rabu, 16/05/2012 16:09 WIB
Hakim Tipikor Alihkan Status Tahanan Lima Terdakwa Bansos -
Rabu, 16/05/2012 16:00 WIB
100 Vendor Pernikahan Hadir di Pusdai
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Rabu, 22/02/2012 13:00 WIB
Timo Scheunemann Beri Motivasi Pemain yang tak Lolos Seleksi
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Bandung -
Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI Timo Scheunemann beri motivasi bagi pemain yang tak lolos seleksi Akademi Sepakbola Nasional yang digelar di Lapangan Pusdikjas, Kota Cimahi, Rabu (22/2/2012). Dari 41 anak kelahiran 2001 yang diseleksi, yang lolos ke tahap berikutnya hanya 12.
Sebelum mengumumkan satu per satu nama-nama yang lolos seleksi, Timo sempat memberi pengarahan khusus. Para pesepakbola muda itu pun dengan serius mendengar pengarahan mantan arsitek Persema Malang tersebut.
"Kalian yang tidak lolos dari seleksi ini bukan berarti kualitasnya tidak bagus. Kalian bisa ikut seleksi hari ini sudah membuktikan diri bagus karena sudah mengalahkan lebih dari 200 anak lainnya di seleksi sebelumnya," kata Timo.
Dijelaskannya, pesepakbola tidak bisa dicetak dalam waktu sehari. Ada berbagai proses yang harus ditempuh sebelum benar-benar jadi pesepakbola profesional.
"Kalian harus terus latihan, tambah latihan sendiri, jaga makanan dan minuman, jangan sembarangan," ujar Timo.
Khusus untuk gizi, ia mengingatkan para peserta seleksi untuk membiasakan makan nasi merah ketimbang nasi putih. Sebab asupan gizi dari nasi merah jauh lebih baik dari nasi putih.
"Biasakan makan nasi merah dari sekarang. Kalaupun nanti kalian tidak jadi pesepakbola profesional, nasi merah itu tetap bagus untuk kesehatan kalian. Lalu untuk minum, biasakan jangan minum cola, kalau minum itu biasakan minum air putih atau air kelapa, itu lebih sehat," jelasnya.
Usai mengumumkan satu per satu nama peserta yang lolos seleksi, Timo kembali mengingatkan peserta lainnya bahwa yang tidak lolos bukan berarti bagus. Setelah itu, ia menyempatkan diri berfoto bareng dengan para pemain yang lolos seleksi.
Tak hanya itu, dengan ramah ia juga melayani permintaan foto bareng dari para peserta yang tak lolos seleksi. Beberapa orang bahkan diberi motivasi khusus oleh Timo usai berfoto bareng.
Setelah rangkaian seleksi usai, para peserta seleksi pun membubarkan diri. Pemandangan cukup haru terlihat dari raut muka beberapa peserta. Mereka yang tidak lolos tampak sedih. Bahkan ada beberapa di antara yang menangis karena kecewa. Namun para orangtua mereka tetap memberikan semangat pada anaknya masing-masing.
(ors/ern)
Timo Scheunemann Beri Motivasi Pemain yang tak Lolos Seleksi
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Sebelum mengumumkan satu per satu nama-nama yang lolos seleksi, Timo sempat memberi pengarahan khusus. Para pesepakbola muda itu pun dengan serius mendengar pengarahan mantan arsitek Persema Malang tersebut.
"Kalian yang tidak lolos dari seleksi ini bukan berarti kualitasnya tidak bagus. Kalian bisa ikut seleksi hari ini sudah membuktikan diri bagus karena sudah mengalahkan lebih dari 200 anak lainnya di seleksi sebelumnya," kata Timo.
Dijelaskannya, pesepakbola tidak bisa dicetak dalam waktu sehari. Ada berbagai proses yang harus ditempuh sebelum benar-benar jadi pesepakbola profesional.
"Kalian harus terus latihan, tambah latihan sendiri, jaga makanan dan minuman, jangan sembarangan," ujar Timo.
Khusus untuk gizi, ia mengingatkan para peserta seleksi untuk membiasakan makan nasi merah ketimbang nasi putih. Sebab asupan gizi dari nasi merah jauh lebih baik dari nasi putih.
"Biasakan makan nasi merah dari sekarang. Kalaupun nanti kalian tidak jadi pesepakbola profesional, nasi merah itu tetap bagus untuk kesehatan kalian. Lalu untuk minum, biasakan jangan minum cola, kalau minum itu biasakan minum air putih atau air kelapa, itu lebih sehat," jelasnya.
Usai mengumumkan satu per satu nama peserta yang lolos seleksi, Timo kembali mengingatkan peserta lainnya bahwa yang tidak lolos bukan berarti bagus. Setelah itu, ia menyempatkan diri berfoto bareng dengan para pemain yang lolos seleksi.
Tak hanya itu, dengan ramah ia juga melayani permintaan foto bareng dari para peserta yang tak lolos seleksi. Beberapa orang bahkan diberi motivasi khusus oleh Timo usai berfoto bareng.
Setelah rangkaian seleksi usai, para peserta seleksi pun membubarkan diri. Pemandangan cukup haru terlihat dari raut muka beberapa peserta. Mereka yang tidak lolos tampak sedih. Bahkan ada beberapa di antara yang menangis karena kecewa. Namun para orangtua mereka tetap memberikan semangat pada anaknya masing-masing.
(ors/ern)


Sending your message
