Cari Penawaran Terbaik di Sini


Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Istri Korban Tabrak Lari di Pasupati Histeris di Kamar Mayat
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Bandung - Istri pengendara vespa yang jadi korban tabrak lari di Jembatan Pasupati menangis histeris ketika tiba di kamar mayat RS Hasan Sadikin Bandung. Heni Herliani, terlihat tak kuasa menahan diri hingga lemas. Ia pun terpaksa dipapah oleh kerabat lainnya.

Heni bersama enam orang kerabat lainnya datang ke kamar jenazah pukul 20.30 WIB, Kamis (9/2/2012). Ketika tiba, Heni langsung menjerit histeris. Ia pun dipapah untuk duduk di ruang tunggu. Mereka tak masuk ke kamar pemulasaran jenazah.

Menurut adik korban korban, Yayan (35), keluarga mengetahui kejadian ini dari orang yang menemukan kakak iparnya Dede Satari tergeletak di tengah jalan.

"Kayanya di penemunya melacak handphone kakak saya. Trus nelepon saudara ngabarin soal ini," ujar Yayan ditemui di kamar jenazah.

Dede Satari meninggalkan satu orang istri dan tiga anak yang semuanya laki-laki. Anak pertama sudah lulus SMA dan paling bungsu kelas 1 SD.

"Kami ingin si penabraknya ditemukan. Dia harus minta maaf karena telah menghilangkan nyawa keluarga kami. Meski mungkin sudah jalannya, tapi kami minta pelaku bertanggungjawab," kata kerabat lainnya, Dine.

Selama ini Dede bekerja di sebuah pabrik di Soreang. Istrinya kerja di perusahaan swasta di Cimahi. Dede diakui Dine memang aktif di sebuah anggota klub vespa. "Dia alami kecelakaan enggak sekali ini," kata Dine.

Vespa yang dikendarai Dede tersenggol mobil sehingga terjatuh. Mobil yang tidak sempat tercatat nomor polisinya melarikan diri. Sementara nopol vespa korban D4823 BA. Berdasarkan saksi mata, saat terjatuh helmnya terlepas dan kepalanya membentur beton pembatas fly over. Akibatnya korban meninggal dunia.

(ern/ern)


Share

Baca juga :