Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,771.000
-
Rp 472.000
Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:54 WIB
Pengembalian Rp 5 Miliar Jadi Pertimbangan Pengalihan Tahanan -
Rabu, 16/05/2012 17:36 WIB
Grup Pecinta Lagu dan PSM Unpad Gelar Konser Kolaborasi -
Rabu, 16/05/2012 17:21 WIB
Sidang KIP Jabar, Setda dan Disdik Divonis 'Bersalah' -
Rabu, 16/05/2012 16:22 WIB
Rumah Renovasi Ambruk di Pasirkoja, 2 Pekerja Nyaris Tertimbun -
Rabu, 16/05/2012 16:09 WIB
Hakim Tipikor Alihkan Status Tahanan Lima Terdakwa Bansos -
Rabu, 16/05/2012 16:00 WIB
100 Vendor Pernikahan Hadir di Pusdai
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Sabtu, 26/11/2011 09:54 WIB
Pemain dan Pelatih Disanksi, Drago Mamic: Itu Tidak Logis
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Bandung -
Pelatih Persib Bandung Drago Mamic sangat menyayangkan jika PSSI menjatuhkan sanksi bagi pelatih dan pemain. Bahkan jika itu terjadi, jelas sangat tidak berhubungan dengan kondisi dualisme kompetisi yang ada saat ini.
Hal itu menyusul keputusan Persib hijrah ke kompetisi Liga Super Indonesia (LSI). Padahal sebelumnya, Persib sudah menyatakan diri bakal bergabung di Indonesian Premier League (IPL).
"Kalau sampai disanksi (PSSI), saya melihat itu tidak logis alasannya," tegas Drago kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Jumat (25/11/2011).
Alasan ia menyebut tidak logis adalah karena para pemain dan pelatih dikontrak klub, bukan oleh PSSI. Sehingga ketika pemain bermain di LSI, itu merupakan hak mereka.
Mereka pun dibayar klub untuk bermain sebaik-baiknya. Bahkan, apapun keputusan klub, mau bermain di kompetisi mana, jelas harus diikuti.
"Pemain dan pelatih harus ikut tim apapun keputusannya. Soal sanksi, kenapa harus disangkutpautkan dengan pemain dan pelatih. Pelatih dan pemain kan tidak dikontrak PSSI," katanya.
Persib sendiri hingga kini makin mantap akan berlaga di LSI. Itu terlihat dari tidak adanya persiapan yang dilakukan panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib.
Jika 'Maung Bandung' berlaga di Indonesian Premier League (IPL), maka harusnya hari ini adalah laga Persib vs Mitra Kukar. Bahkan kemarin malam dua asisten wasit yang akan memimpin laga tersebut sempat datang ke Kantor PT PBB menanyakan kepastian laga. Namun karena laga dipastikan batal, dua asisten wasit itu langsung kembali ke Jakarta.
(ors/ors)
Pemain dan Pelatih Disanksi, Drago Mamic: Itu Tidak Logis
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Hal itu menyusul keputusan Persib hijrah ke kompetisi Liga Super Indonesia (LSI). Padahal sebelumnya, Persib sudah menyatakan diri bakal bergabung di Indonesian Premier League (IPL).
"Kalau sampai disanksi (PSSI), saya melihat itu tidak logis alasannya," tegas Drago kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Jumat (25/11/2011).
Alasan ia menyebut tidak logis adalah karena para pemain dan pelatih dikontrak klub, bukan oleh PSSI. Sehingga ketika pemain bermain di LSI, itu merupakan hak mereka.
Mereka pun dibayar klub untuk bermain sebaik-baiknya. Bahkan, apapun keputusan klub, mau bermain di kompetisi mana, jelas harus diikuti.
"Pemain dan pelatih harus ikut tim apapun keputusannya. Soal sanksi, kenapa harus disangkutpautkan dengan pemain dan pelatih. Pelatih dan pemain kan tidak dikontrak PSSI," katanya.
Persib sendiri hingga kini makin mantap akan berlaga di LSI. Itu terlihat dari tidak adanya persiapan yang dilakukan panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib.
Jika 'Maung Bandung' berlaga di Indonesian Premier League (IPL), maka harusnya hari ini adalah laga Persib vs Mitra Kukar. Bahkan kemarin malam dua asisten wasit yang akan memimpin laga tersebut sempat datang ke Kantor PT PBB menanyakan kepastian laga. Namun karena laga dipastikan batal, dua asisten wasit itu langsung kembali ke Jakarta.
(ors/ors)


Sending your message
