Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:54 WIB
Pengembalian Rp 5 Miliar Jadi Pertimbangan Pengalihan Tahanan -
Rabu, 16/05/2012 17:36 WIB
Grup Pecinta Lagu dan PSM Unpad Gelar Konser Kolaborasi -
Rabu, 16/05/2012 17:21 WIB
Sidang KIP Jabar, Setda dan Disdik Divonis 'Bersalah' -
Rabu, 16/05/2012 16:22 WIB
Rumah Renovasi Ambruk di Pasirkoja, 2 Pekerja Nyaris Tertimbun -
Rabu, 16/05/2012 16:09 WIB
Hakim Tipikor Alihkan Status Tahanan Lima Terdakwa Bansos -
Rabu, 16/05/2012 16:00 WIB
100 Vendor Pernikahan Hadir di Pusdai
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Jumat, 23/04/2010 17:57 WIB
Plagiarisme Doktor ITB
Gelar Doktor Zuliansyah Resmi Dicabut
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Bandung -
ITB secara resmi membatalkan gelar doktor yang diberikan pada Mochamad Zuliansyah akibat kasus plagiarisme yang menimpanya. Demikian disampaikan Rektor ITB Akhmaloka dalam konferensi pers di Gedung Rektorat ITB Jalan Taman Sari, Jumat (23/4/2010).
Akhmaloka didampingi oleh Yani Panigoro, Ketua Majelis Wali Amanat ITB, Haryono, Ketua Majelis Guru Besar ITB, Yanuar dari Senat Akademik, disertai Wakil Ketua Majelis Wali Amanat, Dekan Sekolah Tinggi Elektronika dan Informatika (STEI) dan
para wakil rektor.
"Karena disertasi Mochamad Zuliansyah adalah hasil plagiasi, maka sesuai dengan peraturan akademik dan kemahasiswaan di ITB serta kode etik ilmiah yang berlaku universal maka disertasi dan ijazah doktor Mochamad Zuliansyah dinyatakan tidak
berlaku," ujar Akhmaloka.
Dituturkan Akhmaloka, tidak berlakunya gelar doktor tersebut dengan mencabut SK pemberian gelar doktor yang diberikan pada Zuliansyah tanggal 1 Agustus 2008.
Keputusan pencabutan gelar doktor dilakukan setelah sebelumnya tim dekanat dan guru besar lingkungan STEI meneliti disertasi yang berjudul 'Model Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi', milik Zuliansyah yang mengambil bahan dan ide Siyka Zlatanova tanpa sama sekali menyebutkan sumbernya.
"Tim berpendapat bahwa disertasi Zuliansyah merupakan plagiasi Siyka," tuturnya.
Heboh plagiarisme doktor-doktor ITB ini berawal dari situs ieeexplore.ieee.org. Disebutkan, makalah berjudul '3D Topological Relations for 3D Spatial Analysis' yang dibuat oleh 4 doktor ITB yaitu Mochammad Zuliansyah, Prof. Dr. Ir. Suhono Harso Supangkat, M.Eng, DR. Ir. Yoga Priyana, dan DR. Ir. Carmadi Machbub adalah plagiat.
Makalah ini dipublikasikan dalam Konferensi IEEE tentang ini Cybernetics and Intelligent Systems pada 2008, di Chengdu, China. Makalah ini hampir seluruhnya menduplikasi makalah lain. Teks asli dikopi tanpa menyebut sumber.
Makalah asli yang dijiplak dibuat Siyka Zlatanova, dan sudah dipublikasikan dalam 11th International Workshop on Database and Expert System Applications, terbitan tahun 2000 silam. Alias 8 tahun sebelum 4 doktor ITB ini menerbitkan makalahnya.
(ema/dip)
Plagiarisme Doktor ITB
Gelar Doktor Zuliansyah Resmi Dicabut
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Akhmaloka didampingi oleh Yani Panigoro, Ketua Majelis Wali Amanat ITB, Haryono, Ketua Majelis Guru Besar ITB, Yanuar dari Senat Akademik, disertai Wakil Ketua Majelis Wali Amanat, Dekan Sekolah Tinggi Elektronika dan Informatika (STEI) dan
para wakil rektor.
"Karena disertasi Mochamad Zuliansyah adalah hasil plagiasi, maka sesuai dengan peraturan akademik dan kemahasiswaan di ITB serta kode etik ilmiah yang berlaku universal maka disertasi dan ijazah doktor Mochamad Zuliansyah dinyatakan tidak
berlaku," ujar Akhmaloka.
Dituturkan Akhmaloka, tidak berlakunya gelar doktor tersebut dengan mencabut SK pemberian gelar doktor yang diberikan pada Zuliansyah tanggal 1 Agustus 2008.
Keputusan pencabutan gelar doktor dilakukan setelah sebelumnya tim dekanat dan guru besar lingkungan STEI meneliti disertasi yang berjudul 'Model Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi', milik Zuliansyah yang mengambil bahan dan ide Siyka Zlatanova tanpa sama sekali menyebutkan sumbernya.
"Tim berpendapat bahwa disertasi Zuliansyah merupakan plagiasi Siyka," tuturnya.
Heboh plagiarisme doktor-doktor ITB ini berawal dari situs ieeexplore.ieee.org. Disebutkan, makalah berjudul '3D Topological Relations for 3D Spatial Analysis' yang dibuat oleh 4 doktor ITB yaitu Mochammad Zuliansyah, Prof. Dr. Ir. Suhono Harso Supangkat, M.Eng, DR. Ir. Yoga Priyana, dan DR. Ir. Carmadi Machbub adalah plagiat.
Makalah ini dipublikasikan dalam Konferensi IEEE tentang ini Cybernetics and Intelligent Systems pada 2008, di Chengdu, China. Makalah ini hampir seluruhnya menduplikasi makalah lain. Teks asli dikopi tanpa menyebut sumber.
Makalah asli yang dijiplak dibuat Siyka Zlatanova, dan sudah dipublikasikan dalam 11th International Workshop on Database and Expert System Applications, terbitan tahun 2000 silam. Alias 8 tahun sebelum 4 doktor ITB ini menerbitkan makalahnya.
(ema/dip)


Sending your message
