Berita Lain

Indeks Berita

Senin, 30/11/2009 19:08 WIB
Lima Tahun ke Depan, PT KA Fokuskan Bisnis Angkutan Barang
Andri Haryanto - detikBandung



Bandung - PT Kereta Api (Persero) mengaku tidak bisa mengembangkan bisnis kereta api kalau hanya berharap keuntungan dengan mengandalkan angkutan penumpang. 5 tahun ke depan PT KA akan fokuskan pada angkutan barang.

Diakui VP Humas PT Kereta Api Adi Suryatmini, bisnis kereta api saat ini masih terpusat pada angkutan penumpang. Persentase angkutan penumpang sekarang mencapai 60 persen, daripada angkutan barang yang hanya 40 persen.

"5 tahun ke depan kami targetkan kebalikannya, untuk barang 60 persen dan penumpang 40 persen," kata Adi.

"Tapi jangan salah persepsi bahwa kami mengurangi pengoperasian angkutan penumpang. Tidak demikian, karena kami memperbesar bisnis PT KA," ujarnya.

Hal itu dilakukan PT KA melihat pertumbuhan bisnis angkutan penumpang yang dinilai lambat berkembang. Dalam setiap tahun, kata Adi, hanya terjadi 3-5 persen per tahun.

"Kalau penumpang saja yang diharapkan untuk pengembangan ke depan mungkin lebih lamban, mungkin 15 tahun PT KA baru bisa mencapai perusahaan yang mapan," jelas Adi.

Tiap tahun, imbuh Adi, PT KA mengangkut sekitar 200 juta penumpang. 70 persen penumpangnya adalah pengguna kelas ekonomi yang mendapatkan jaminan subsidi operasional layanan kereta api dari pemerintah (Public Service Obligation).

"Kalau dari angkutan ekonomi PT KA PSO, tapi PSO hanya menutup selisih biaya operasional dan tarif," ungkapnya.

Untuk pendapatan, tahun 2008 PT KA mendapatkan Rp 2,35 Triliun dari angkutan penumpang dan Rp 1,4 Triliun dari angkutan barang. "5 tahun ke depan kita targetkan dua kali lipat dari itu (pendapatan angkutan barang-red)," katanya.

Saat ini, PT KA menargetkan 190 juta ton dalam bisnis angkutan barang, 5 tahun ke depan, tegas Adi, Kereta Api berharap dua kali lipat dari target sekarang.

"Sehingga angkutan barang diharapkan bisa memperoleh profit lebih besar dan menunjang pertumbuhan bisnis perkereta apian," harapnya.

(ahy/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Foto Lain


Baca juga :