Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:54 WIB
Pengembalian Rp 5 Miliar Jadi Pertimbangan Pengalihan Tahanan -
Rabu, 16/05/2012 17:36 WIB
Grup Pecinta Lagu dan PSM Unpad Gelar Konser Kolaborasi -
Rabu, 16/05/2012 17:21 WIB
Sidang KIP Jabar, Setda dan Disdik Divonis 'Bersalah' -
Rabu, 16/05/2012 16:22 WIB
Rumah Renovasi Ambruk di Pasirkoja, 2 Pekerja Nyaris Tertimbun -
Rabu, 16/05/2012 16:09 WIB
Hakim Tipikor Alihkan Status Tahanan Lima Terdakwa Bansos -
Rabu, 16/05/2012 16:00 WIB
100 Vendor Pernikahan Hadir di Pusdai
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Kamis, 26/11/2009 19:15 WIB
Isu Kiamat 2012
Ilmuwan Harusnya Keluarkan Penyangkalan
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Bandung -
Jika isu kiamat 2012 berkembang menjadi topik yang meresahkan di masyarakat, seharusnya ilmuwan dapat membuat buku pembanding yang dapat menjelaskan sangkalan terhadap peristiwa yang tidak berdasarkan sains tersebut.
Hal itu dikatakan Ahli Geologi Awang Harun Satyana saat ditemui dalam acara Bedah Buku Mystery of 2012, di Auditorium Geologi, Jalan Diponegoro, Kamis (26/11/2009).
Menurut Awang, ilmuwan memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan pada masyarakat terkait sejumlah penjelasan di buku 'Mystery of 2012' atau film '2012' yang dianggap Pseudosains.
"Seharusnya ilmuwan asli disana yang menyanggah bahwa isu tersebut tidak benar," ujar Awang.
Di Indonesia menurut Awang isu ini belum terlalu meresahkan seperti yang terjadi di luar negeri lainnya. "Kalau secara global, sebagian isu ini sudah meresahkan, saya suka membuka website NASA dan mereka menerima beribu pertanyaan seputar kebenaran kejadian di 2012," jelasnya.
Jika nanti isu ini berkembang hingga meresahkan masyarakat Indonesia, maka menurutnya perlu ada penjelasan dari organisasi yang terkait.
"Jika sudah meresahkan, organisasi seperti IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) bisa membuat pernyataan atau pandangannya. Karena sebagai ilmuwan, sudah tugasnya untuk mendidik masyarakat" tambahnya.
Sementara itu dirinya memilih untuk menyosialisasikan kebenaran sains seputar 2012 pada lingkungan sekitarnya. "Sementara ini dilingkungan saya dulu, atau bisa dengan menulis di media massa," kata Awang yang merupakan anggota IAGI aktif ini.
(tya/avi)
Isu Kiamat 2012
Ilmuwan Harusnya Keluarkan Penyangkalan
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Hal itu dikatakan Ahli Geologi Awang Harun Satyana saat ditemui dalam acara Bedah Buku Mystery of 2012, di Auditorium Geologi, Jalan Diponegoro, Kamis (26/11/2009).
Menurut Awang, ilmuwan memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan pada masyarakat terkait sejumlah penjelasan di buku 'Mystery of 2012' atau film '2012' yang dianggap Pseudosains.
"Seharusnya ilmuwan asli disana yang menyanggah bahwa isu tersebut tidak benar," ujar Awang.
Di Indonesia menurut Awang isu ini belum terlalu meresahkan seperti yang terjadi di luar negeri lainnya. "Kalau secara global, sebagian isu ini sudah meresahkan, saya suka membuka website NASA dan mereka menerima beribu pertanyaan seputar kebenaran kejadian di 2012," jelasnya.
Jika nanti isu ini berkembang hingga meresahkan masyarakat Indonesia, maka menurutnya perlu ada penjelasan dari organisasi yang terkait.
"Jika sudah meresahkan, organisasi seperti IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) bisa membuat pernyataan atau pandangannya. Karena sebagai ilmuwan, sudah tugasnya untuk mendidik masyarakat" tambahnya.
Sementara itu dirinya memilih untuk menyosialisasikan kebenaran sains seputar 2012 pada lingkungan sekitarnya. "Sementara ini dilingkungan saya dulu, atau bisa dengan menulis di media massa," kata Awang yang merupakan anggota IAGI aktif ini.
(tya/avi)


Sending your message