Cari Penawaran Terbaik di Sini


Berita Lain

Indeks Berita

Senin, 23/11/2009 15:55 WIB
Mendiknas Punya Suara 35 Persen untuk Pilih Rektor ITB Baru
Erna Mardiana - detikBandung


Rektorkita.itb.ac.id
Bandung - Mekanisme pemilihan rektor ITB yang akan digelar nanti malam, Senin (23/11/2009), di Kantor Depdiknas Jakarta, dimungkinkan melalui musyawarah mufakat. Namun bila tak tercapai, akan dilakukan voting. Mendiknas memiliki 35 persen suara, sisanya dibagi untuk 20 anggota Majelis Wali Amanat (MWA), termasuk Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Dalam rilis yang diterima detikbandung, Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Rektor ITB Djoko Suharto mengatakan proses pemilihan rektor ITB akan dipimpin oleh Ketua MWA ITB Yani Panigoro.

"Mekanismenya bisa melalui musyawarah mufakat, kalau tak tercapai baru voting. Mendiknas Muh Nuh punya 35 persen suara, sedangkan 65 persen sisanya dibagi untuk 20 anggota MWA termasuk gubernur Jabar," jelasnya.

Sebelum pemilihan, kata Djoko, tiga kandidat rektor diminta untuk presentasi di hadapan anggota MWA, serta Mendiknas. "Mereka akan memberikan presentasi masing-masing 10 menit," katanya.

Tiga calon yang saat ini berebut posisi rektor ITB adalah Wakil Rektor Senior Bidang Akademik dan dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB Adang Surahman, Dekan Fakultas Matematika dan IPA ITB Akhmaloka, dan Ketua Dewan Pembina Klub Guru Indonesia serta dosen Fakultas Teknik Sipil Lingkungan ITB Indra Djati Sidi.

Pemilihan rektor ITB 2010-2014 dimulai sejak 3 Juli-4 Agustus 2009 sebagai tahapan sosialisasi. Kemudian pembukaan pendaftaran pada 6 Juli hingga 6 Agustus. Pada tahap ini, MWA menerima 29 bakal calon yang mendaftar.

Setelah itu, ke-29 balon ini memasuki tahap klarifikasi, verifikasi, dan seleksi. Kemudian pada 12 September 2009, MWA menetapkan 10 bakal calon yang kemudian dipilih 3 calon.

(ern/avi)


Share

Foto Lain

Fotolain

Baca juga :