Berita Lain

Indeks Berita


Senin, 09/11/2009 15:50 WIB
Tahanan Tenggak Pembersih Lantai
Yana Tertekan Masalah Perceraian dan Kriminal
Pradipta Nugrahanto - detikBandung



Bandung - Yana Haryana (37) nekat minum cairan pembersih lantai karena akumulasi tekanan dari masalah perceraian dan kasus penggelapan yang menjeratnya. Minum racun dipilih kemungkinan karena paling dekat.

Hal ini disampaikan dokter yang merawat Yana, Teddy Hidayat, Kepala bidang Psikiatri RSHS, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/11/2009).

"Seorang seperti Yana yang tadinya hidup normal yang langsung mendapat tekanaan akibat perceraian, ditambah tertangkap saat melakukan penggelapan, dan diproses hingga masuk rumah tahanan, menjadikan aksi minum cairan pembersih lantai adalah hal yang sangat mungkin terjadi," tutur Teddy.

Dilanjutkannya, dengan adanya tekanan tersebut, sang pelaku banyak kehilangan mulai dari kehilangan teman, nama baik, keluarga hingga karir. "Apa yang dilakukannya merupakan satu protes, bisa ke keluarga, masyarakat bahkan Tuhan," sambung Teddy.

Dipilihnya racun oleh Yana menurut Teddy adalah karena medium yang paling dekat dengan pelaku adalah cairan pembesih lantai.

"Bisa saja di ruangan itu ada ikat pinggang atau pakaian untuk gantung diri. Tetapi karena mungkin saja pelaku sudah terfokus melihat cairan pembersih lantai, maka ia akan menggunakan medium tersebut untuk percobaan bunuh dirinya," tambahnya.

Yana ditahan di Rutan Kebonwaru mulai 29 Oktober 2009, setelah sebelumnya ditahan di Polsek Taman Kopo. Ia terjerat kasus penggelapan sepedamotor. Petugas mengetahui upaya bunuh dirinya sekitar pukul 02.30 WIB.(lom/lom)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :