Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 24/11/2009 16:48 WIB
Melepuh Setelah Minum Obat
Negatif Herpes, Ajeng Hanya Positif Mengalami TEN -
Selasa, 24/11/2009 16:29 WIB
UPI Punya Satu-satunya Prodi Pendidikan Sosiologi di Indonesia -
Selasa, 24/11/2009 15:17 WIB
2030, Biaya Transportasi di Bandung Bisa Capai Rp 105 Triliun -
Selasa, 24/11/2009 14:57 WIB
Akhmaloka Jadi Rektor ITB 2010-2014
Rektor Baru Harus Lebih Dekat dengan Mahasiswa -
Selasa, 24/11/2009 14:46 WIB
Farmasi ITB Belum Selidiki Efek Obat Kaki Gajah -
Selasa, 24/11/2009 14:22 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Sisa Air dan Lumpur Disedot Lima Unit Pompa
Indeks Berita
Sabtu, 07/11/2009 13:15 WIB
Polemik Tangkuban Parahu
Chay: Libatkan Masyarakat Lokal!
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Bandung -
Ahli lingkungan hidup Chay Asdak mengatakan penyebab dilarangnya pembangunan kawasan Tangkuban Perahu oleh masyarakat dikarenakan konsep pembangunannya yang salah dan tidak melibatkan masyarakat lokal.
Dengan melibatkan masyarakat lokal, pembangunan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi pada masyarakat sekitar.
"PT GRPP yang saat ini pembangunannya terhenti diprotes warga karena konsepnya yang salah," kata Chay dalam Diskusi Ekologi Cekungan Bandung Helarfest 2009 di Common Room, Jalan Kyai Gede Utama, Jumat (6/11/2009).
Chay mencontohkan, jika dalam sebuah rumah terdapat 5 kamar sementara yang dipakai 2 kamar maka 3 kamar lainnya dapat dimanfaatkan untuk disewakan pada wisatawan untuk menginap.
"Seperti di Inggris ada break & breakfeast, mungkin itu bisa diadopsi sekaligus dengan pembekalan budaya setempat. Pasti wisatawan tidak akan melupakan hal itu," jelasnya.
Namun Chay mengakui untuk menerapkan hal tersebut diperlukan proses
yang tidak mudah. "Peran pemerintah juga penting, lagipula nantinya jika diterapkan harus dibicarakan apakah nantinya bagi hasil atau seperti apa," tambahnya.
(tya/avi)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Polemik Tangkuban Parahu
Chay: Libatkan Masyarakat Lokal!
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Ahli lingkungan hidup Chay Asdak mengatakan penyebab dilarangnya pembangunan kawasan Tangkuban Perahu oleh masyarakat dikarenakan konsep pembangunannya yang salah dan tidak melibatkan masyarakat lokal.
Dengan melibatkan masyarakat lokal, pembangunan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi pada masyarakat sekitar.
"PT GRPP yang saat ini pembangunannya terhenti diprotes warga karena konsepnya yang salah," kata Chay dalam Diskusi Ekologi Cekungan Bandung Helarfest 2009 di Common Room, Jalan Kyai Gede Utama, Jumat (6/11/2009).
Chay mencontohkan, jika dalam sebuah rumah terdapat 5 kamar sementara yang dipakai 2 kamar maka 3 kamar lainnya dapat dimanfaatkan untuk disewakan pada wisatawan untuk menginap.
"Seperti di Inggris ada break & breakfeast, mungkin itu bisa diadopsi sekaligus dengan pembekalan budaya setempat. Pasti wisatawan tidak akan melupakan hal itu," jelasnya.
Namun Chay mengakui untuk menerapkan hal tersebut diperlukan proses
yang tidak mudah. "Peran pemerintah juga penting, lagipula nantinya jika diterapkan harus dibicarakan apakah nantinya bagi hasil atau seperti apa," tambahnya.
(tya/avi)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!




