Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 07/11/2009 08:56 WIB
20 Tahun Terbang dengan Gantole -
Jumat, 30/10/2009 10:43 WIB
Iskandarsyah Berian
Tinggalkan Kick Boxing untuk Berdakwah -
Kamis, 22/10/2009 14:10 WIB
Sundea 'Salam Matahari'
Tidak Ada Tulisan Jelek -
Kamis, 22/10/2009 10:04 WIB
Sundea 'Salam Matahari'
Dokumentasikan Kehidupan di Buku Harian -
Kamis, 22/10/2009 08:52 WIB
Sundea 'Salamatahari'
'Pena dan Kertas Adalah Hidupku'
Indeks Berita
Sabtu, 07/11/2009 11:00 WIB
20 Tahun Terbang dengan Gantole
Koesnadi: Makin Tua Makin Takut Terbang
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Selama 20 tahun menekuni olahraga gantole bukan berarti Koesnadi H Bohon tidak pernah mengalami rasa takut. Bahkan menurutnya makin tua usia, dia merasa makin takut.
"Saya takut. Semakin tua malah semakin takut terbang," tutur pria berusia 43 tahun ini.
Tapi hal itu malah berdampak positif karena semakin takut akan semakin teliti.
Rasa takut menurut Koesnadi akan terus ada, tapi bisa diperkecil asal dengan persiapan yang matang. Misalnya jika besok akan terbang, malam sebelumnya sebaiknya tidak begadang. Dengan begitu, persiapan jauh lebih mantap.
Diakuinya, banyak kawan dan materi yang cukup dari pengalamannya dengan olahraga gantole baik sebagai atlet atau pelatih. "Terutama kepuasan batin," ujar Koesnadi yang juga berwiraswasta dalam usaha outdoor equipment ini.
Suami Tengku Yuhani Anisah ini, sejak pertengahan 2009,telah melakukan penggalangan bibit atlet baru gantole. Sebab juntuk PON tahun 2012 atlet gantole dituntut usia muda. "Apalagi PON 2016 saya belum tentu ikut main," ujarnya.
(ema/avi)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
20 Tahun Terbang dengan Gantole
Koesnadi: Makin Tua Makin Takut Terbang
Ema Nur Arifah - detikBandung
Foto Terkait
"Saya takut. Semakin tua malah semakin takut terbang," tutur pria berusia 43 tahun ini.
Tapi hal itu malah berdampak positif karena semakin takut akan semakin teliti.
Rasa takut menurut Koesnadi akan terus ada, tapi bisa diperkecil asal dengan persiapan yang matang. Misalnya jika besok akan terbang, malam sebelumnya sebaiknya tidak begadang. Dengan begitu, persiapan jauh lebih mantap.
Diakuinya, banyak kawan dan materi yang cukup dari pengalamannya dengan olahraga gantole baik sebagai atlet atau pelatih. "Terutama kepuasan batin," ujar Koesnadi yang juga berwiraswasta dalam usaha outdoor equipment ini.
Suami Tengku Yuhani Anisah ini, sejak pertengahan 2009,telah melakukan penggalangan bibit atlet baru gantole. Sebab juntuk PON tahun 2012 atlet gantole dituntut usia muda. "Apalagi PON 2016 saya belum tentu ikut main," ujarnya.
(ema/avi)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




