Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Jumat, 06/11/2009 08:55 WIB
Terbang dengan Gantole
Sekali Coba, Dijamin Ketagihan -
Jumat, 06/11/2009 08:44 WIB
Siapa Mau Terbang dengan Gantole? -
Jumat, 30/10/2009 09:34 WIB
Kick Boxing Olahraga Praktis Tanpa Jurus -
Rabu, 21/10/2009 09:29 WIB
Bandung Bike Trial
Lompatan Ekstrim di Atas Sepeda Tanpa Jok -
Senin, 19/10/2009 08:43 WIB
Bandits Free Running
Mengawinkan Lari dan Akrobatik -
Sabtu, 13/06/2009 09:39 WIB
Pijat Shiatsu 'Lebih Sopan'
Indeks Berita
Jumat, 06/11/2009 09:13 WIB
Olahraga Gantole
Risiko Kecelakaan Paling Kecil
Ema Nur Arifah - detikBandung

dok Gantole Bandung Hang Glidding
Bandung -
Meski terbilang olahraga ekstrim, risiko kecelakaan dalam olahraga gantole terbilang kecil. Selain karena faktor pengamanan yang menyeluruh, setiap kali terbang akan diawasi oleh penerbang yang memiliki tingkatan lebih tinggi.
Koesnadi H Bohon, Ketua Gantole Bandung Hang Gliding menyatakan penerbang dibekali dengan parasut. Selain itu, komunikasi terus berlangsung melalui radio kontrol dengan pengawas yang ada di darat.
"Untuk penerbang yang licensenya 2 harus mengawasi yang licensenya 1, begitupun dengan penerbang dengan license 3 harus mengawasi yang license 2," ujar instruktur dan atlet gantole ini. Sehingga kemungkinan mengalami risiko kecelakaan kecil.
Menerbangkan gantole mengandalkan thermal atau udara panas. Kontrol gantole sendiri ada dalam tubuh si penerbang. Ketika tubuh lebih condong ke kiri maka gantole akan belok ke kiri, sebaliknya tubuh lebih condong ke kanan maka gantole akan belok ke kanan. Sedangkan jika tubuh mundur gantole akan naik, dan tubuh ke bawah gantole akan menukik dengan kencang.
Penerbang juga harus pandai membaca cuaca. Koesnadi mengibaratkan penerbang seperti peramal cuaca karena harus sudah bisa memperkirakan bagaimana kondisi cuaca yang dihadapi.
Tentu saja cuaca cerah sangat dianjurkan. Tapi ketika panas menyengat harus berhati-hati juga karena ada angin panas yang bisa datang dari bawah dan sesekali menyembur membelokan arah angin. Begitupun ketika cuaca akan hujan, sebaiknya mengurungkan niat untuk bergantole, jika tidak ingin tersiksa oleh gempuran air hujan yang akan menyerang seperti tusukan jarum.
Konsentrasi juga diutamakan tapi tidak boleh tegang. Bahkan, dalam keadaan santai, bisa bergantole sambil makan atau minum dengan mata memandang hamparan alam di bawah sana.
(ema/avi)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Olahraga Gantole
Risiko Kecelakaan Paling Kecil
Ema Nur Arifah - detikBandung
dok Gantole Bandung Hang Glidding
Koesnadi H Bohon, Ketua Gantole Bandung Hang Gliding menyatakan penerbang dibekali dengan parasut. Selain itu, komunikasi terus berlangsung melalui radio kontrol dengan pengawas yang ada di darat.
"Untuk penerbang yang licensenya 2 harus mengawasi yang licensenya 1, begitupun dengan penerbang dengan license 3 harus mengawasi yang license 2," ujar instruktur dan atlet gantole ini. Sehingga kemungkinan mengalami risiko kecelakaan kecil.
Menerbangkan gantole mengandalkan thermal atau udara panas. Kontrol gantole sendiri ada dalam tubuh si penerbang. Ketika tubuh lebih condong ke kiri maka gantole akan belok ke kiri, sebaliknya tubuh lebih condong ke kanan maka gantole akan belok ke kanan. Sedangkan jika tubuh mundur gantole akan naik, dan tubuh ke bawah gantole akan menukik dengan kencang.
Penerbang juga harus pandai membaca cuaca. Koesnadi mengibaratkan penerbang seperti peramal cuaca karena harus sudah bisa memperkirakan bagaimana kondisi cuaca yang dihadapi.
Tentu saja cuaca cerah sangat dianjurkan. Tapi ketika panas menyengat harus berhati-hati juga karena ada angin panas yang bisa datang dari bawah dan sesekali menyembur membelokan arah angin. Begitupun ketika cuaca akan hujan, sebaiknya mengurungkan niat untuk bergantole, jika tidak ingin tersiksa oleh gempuran air hujan yang akan menyerang seperti tusukan jarum.
Konsentrasi juga diutamakan tapi tidak boleh tegang. Bahkan, dalam keadaan santai, bisa bergantole sambil makan atau minum dengan mata memandang hamparan alam di bawah sana.
(ema/avi)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




