Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:48 WIB
Polisi Ditembak
Proyektil Dikirim ke Puslabfor Mabes Polri -
Selasa, 09/02/2010 17:09 WIB
'Anggaran Militer Belum Ideal' -
Selasa, 09/02/2010 16:33 WIB
Isu Plagiarisme
Unpar Temukan 4 Tulisan Prof Banyu Hasil Jiplakan -
Selasa, 09/02/2010 16:27 WIB
Sengketa Lahan Gasibu
Pantau Putusan PK, Ketua PTUN Undang Para Tergugat -
Selasa, 09/02/2010 16:02 WIB
Benteng Green Ciumbuleuit Ambrol
Lokasi Sulit, Reruntuhan Diangkut Secara Manual -
Selasa, 09/02/2010 15:51 WIB
Kebonwaru Buka Klinik Methadon Khusus Warga Binaan
Indeks Berita
Kamis, 05/11/2009 17:31 WIB
Ledakan di Cimahi
Abda Sering Bilang Mau Bunuh Diri dan Jadi Teroris
Baban Gandapurnama - detikBandung

Bandung -
Selain sudah beberapa kali merakit benda yang bisa diledakkan, Abda Dzikri juga sempat mengungkapkan keinginannya menjadi teroris dan niatnya bunuh diri.
Hal ini dituturkan Mamah Juariah (75), nenek Abda yang menunggu di ruang inap tahanan di RS Bhayangkara Sartika Asih, Kamis (5/11/2009).
"Waktu itu dia menulis di pintu tentang keinginannya menjadi teroris. Langsung saya hapus, saya bilang jangan seperti itu," tutur Juariah, mengenang kejadian sekitar setahun lalu.
Juariah juga menduga bom rakitan yang dibuat Abda adalah untuk bunuh diri. Sebab Abda sering berujar kepada ibunya yang bernama Nengsih bahwa ia ingin bunuh diri. "Nengsih yang mengatakan kepada saya bahwa Abda sering berujar ingin bunuh diri," lanjutnya.
Tekanan yang dialami Abda menurut Juariah adalah karena persoalan hidupnya. Ayah Abda telah meninggal, dan mereka harus keluar dari rumah keluarga almarhum ayahnya di Jakarta. Kini mereka tinggal di rumah yang dibangun Juariah di Cimahi.
"Rumah ini tanahnya sekitar 2 tumbak, saudara yang di Jakarta ngasih Rp 30 juta, saya tambah untuk ngebangun rumah," tutur Juariah. Di Cimahi, Abda sehari-harinya menganggur dan ibunya Nengsih bekerja sebagai tukang cuci.
(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ledakan di Cimahi
Abda Sering Bilang Mau Bunuh Diri dan Jadi Teroris
Baban Gandapurnama - detikBandung

Hal ini dituturkan Mamah Juariah (75), nenek Abda yang menunggu di ruang inap tahanan di RS Bhayangkara Sartika Asih, Kamis (5/11/2009).
"Waktu itu dia menulis di pintu tentang keinginannya menjadi teroris. Langsung saya hapus, saya bilang jangan seperti itu," tutur Juariah, mengenang kejadian sekitar setahun lalu.
Juariah juga menduga bom rakitan yang dibuat Abda adalah untuk bunuh diri. Sebab Abda sering berujar kepada ibunya yang bernama Nengsih bahwa ia ingin bunuh diri. "Nengsih yang mengatakan kepada saya bahwa Abda sering berujar ingin bunuh diri," lanjutnya.
Tekanan yang dialami Abda menurut Juariah adalah karena persoalan hidupnya. Ayah Abda telah meninggal, dan mereka harus keluar dari rumah keluarga almarhum ayahnya di Jakarta. Kini mereka tinggal di rumah yang dibangun Juariah di Cimahi.
"Rumah ini tanahnya sekitar 2 tumbak, saudara yang di Jakarta ngasih Rp 30 juta, saya tambah untuk ngebangun rumah," tutur Juariah. Di Cimahi, Abda sehari-harinya menganggur dan ibunya Nengsih bekerja sebagai tukang cuci.
(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)


