Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 19:21 WIB
Incar Setengah Juta Pelanggan, XL Siap Gaet Komunitas -
Rabu, 25/11/2009 19:14 WIB
Dihantam Balok Kayu oleh Temannya, Kepala Ginanjar Luka Parah -
Rabu, 25/11/2009 19:05 WIB
BlackberryOne Antarkan XL Jadi Jawara -
Rabu, 25/11/2009 18:27 WIB
Balon Ketua DPD Golkar Jabar
Dada: Cost Politic Itu Pasti Ada -
Rabu, 25/11/2009 17:48 WIB
Bangun Kolam Renang dan JPO Tanpa Izin
'Harusnya Kodam III Siliwangi Bongkar Sendiri' -
Rabu, 25/11/2009 17:21 WIB
Besok, Terminal Cicaheum Dipadati Pemudik Hari Kurban
Indeks Berita
Kamis, 05/11/2009 12:11 WIB
PMII Tuntut TPF KPK vs Polri Bersikap Independen
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Bandung -
Menurut Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jabar Iwan Setiawan, dalam aksi ini juga mereka menuntut agar tim pencari fakta (TPF) yang telah dibentuk presiden dapat bekerja secara independen.
Meskipun menurut Iwan, dalam pelaksanaannya, pembentukan tim pencari fakta masih disangsikan keberhasilannya.
"Seperti pembentukan TPF pada kasus Munir, dan juga TPF pada kasus '98 yang tidak membuktikan apapun, jangan sampai TPF kali ini juga tidak menghasilkan apapun," kata Iwan kepada wartawan saat ditemui di sela-sela aksi di halaman Gedung Sate, Kamis (05/11/2009).
Dia juga berharap kinerja TPF dapat berjalan secara profesional dan tanpa interfensi pihak manapun. Karena menurut Iwan, kasus yang terjadi pada polri juga KPK itu merupakan kaus pengalihan pada masalah utama. Seharusnya pmerintah dapat lebih fokus untuk melihat mana yang seharusnya segera di selesaikan.
"Kisruh KPK dan Polri merupakan pengalihan masalah, padahal intinya kan PT Masaro, jadi selesaikan dulu masalah yang utama, jangan jadi melebar kemana-mana," imbuhnya.
Menurut Iwan kasus yang terjadi di antara polri dan KPK itu terjadi akibat lemahnya sumpremasi hukum. Iwan juga menuuturkan adanya skenario besar yang akhirnya menyebabkan dua instritisi negara tersebut kini memiliki hubungan yag tidak harmonis.
(avi/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
PMII Tuntut TPF KPK vs Polri Bersikap Independen
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Meskipun menurut Iwan, dalam pelaksanaannya, pembentukan tim pencari fakta masih disangsikan keberhasilannya.
"Seperti pembentukan TPF pada kasus Munir, dan juga TPF pada kasus '98 yang tidak membuktikan apapun, jangan sampai TPF kali ini juga tidak menghasilkan apapun," kata Iwan kepada wartawan saat ditemui di sela-sela aksi di halaman Gedung Sate, Kamis (05/11/2009).
Dia juga berharap kinerja TPF dapat berjalan secara profesional dan tanpa interfensi pihak manapun. Karena menurut Iwan, kasus yang terjadi pada polri juga KPK itu merupakan kaus pengalihan pada masalah utama. Seharusnya pmerintah dapat lebih fokus untuk melihat mana yang seharusnya segera di selesaikan.
"Kisruh KPK dan Polri merupakan pengalihan masalah, padahal intinya kan PT Masaro, jadi selesaikan dulu masalah yang utama, jangan jadi melebar kemana-mana," imbuhnya.
Menurut Iwan kasus yang terjadi di antara polri dan KPK itu terjadi akibat lemahnya sumpremasi hukum. Iwan juga menuuturkan adanya skenario besar yang akhirnya menyebabkan dua instritisi negara tersebut kini memiliki hubungan yag tidak harmonis.
(avi/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




