Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 24/11/2009 16:29 WIB
UPI Punya Satu-satunya Prodi Pendidikan Sosiologi di Indonesia -
Selasa, 24/11/2009 15:17 WIB
2030, Biaya Transportasi di Bandung Bisa Capai Rp 105 Triliun -
Selasa, 24/11/2009 14:57 WIB
Akhmaloka Jadi Rektor ITB 2010-2014
Rektor Baru Harus Lebih Dekat dengan Mahasiswa -
Selasa, 24/11/2009 14:46 WIB
Farmasi ITB Belum Selidiki Efek Obat Kaki Gajah -
Selasa, 24/11/2009 14:22 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Sisa Air dan Lumpur Disedot Lima Unit Pompa -
Selasa, 24/11/2009 14:02 WIB
Akibat Macet, Bandung Rugi Rp 4,91 Triliun
Indeks Berita
Kamis, 05/11/2009 09:39 WIB
Ledakan di Cimahi
Polisi Sita Panduan Merakit Bom
Erna Mardiana - detikBandung

Bandung -
Selain menyita barang bukti yang diduga sebagai bahan perakit bom di lokasi ledakan, polisi juga menemukan barang bukti berupa catatan tentang panduan perakitan bom.
Menurut salah seorang anggota kepolisian yang ditemui detikbandung di lokasi kejadiaan, polisi menemukan bukti lain berupa catatan panduan perakitan bom terkait dengan ledakan yang terjadi di Kampung Cipanawar RT 1 RW 2, Cipageran, Kota Cimahi, Rabu (4/11/2009), sekitar pukul 15.30 WIB.
Menurut sumber kepolisisan, Abda Dzikri (24), korban sekaligus perakit bom, mengaku iseng membuat bom karena terobsesi teroris. "Waktu ditanya polisi dia jawab iseng saja karena penasaran pingin buat bom," tutur sumber tersebut.
Meski demikian, imbuhnya, Abda tidak terkait dengan jaringan teroris manapun. "Jangan dihubung-hubungkan dengan teroris, dia berperilaku demikian kemungkinan karena kondisi ekonomi," tuturnya.
Pantauan detikbandung, rumah yang didiami Nengsih (54) masih dijaga pihak kepolisian. Menurut petugas yang berjaga, keadaan di dalam rumah sangat sederhana.
Rumah yang didiami Nengsih dan kedua anaknya itu, Abda dan Faturahman, berisikan barang apa adanya. Dikatakan petugas, keluarga tersebut tidak memiliki tivi, ranjang, bahkan lemari penyimpan pakaian pun tidak dimiliki.
"Listrik buat lampu juga ikut nyolok dari tetangga," katanya
Ledakan keras terjadi, Rabu (4/11/2009) sekitar pukul 15.30 WIB. Akibat kejadian itu, Abda Dzikri mengalami luka di bagian tangan dan muka. Saat ini Abda masih dirawat di RS Sartika Asih.(ahy/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ledakan di Cimahi
Polisi Sita Panduan Merakit Bom
Erna Mardiana - detikBandung

Menurut salah seorang anggota kepolisian yang ditemui detikbandung di lokasi kejadiaan, polisi menemukan bukti lain berupa catatan panduan perakitan bom terkait dengan ledakan yang terjadi di Kampung Cipanawar RT 1 RW 2, Cipageran, Kota Cimahi, Rabu (4/11/2009), sekitar pukul 15.30 WIB.
Menurut sumber kepolisisan, Abda Dzikri (24), korban sekaligus perakit bom, mengaku iseng membuat bom karena terobsesi teroris. "Waktu ditanya polisi dia jawab iseng saja karena penasaran pingin buat bom," tutur sumber tersebut.
Meski demikian, imbuhnya, Abda tidak terkait dengan jaringan teroris manapun. "Jangan dihubung-hubungkan dengan teroris, dia berperilaku demikian kemungkinan karena kondisi ekonomi," tuturnya.
Pantauan detikbandung, rumah yang didiami Nengsih (54) masih dijaga pihak kepolisian. Menurut petugas yang berjaga, keadaan di dalam rumah sangat sederhana.
Rumah yang didiami Nengsih dan kedua anaknya itu, Abda dan Faturahman, berisikan barang apa adanya. Dikatakan petugas, keluarga tersebut tidak memiliki tivi, ranjang, bahkan lemari penyimpan pakaian pun tidak dimiliki.
"Listrik buat lampu juga ikut nyolok dari tetangga," katanya
Ledakan keras terjadi, Rabu (4/11/2009) sekitar pukul 15.30 WIB. Akibat kejadian itu, Abda Dzikri mengalami luka di bagian tangan dan muka. Saat ini Abda masih dirawat di RS Sartika Asih.(ahy/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)




