Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 05/11/2009 09:10 WIB
Menonton Rendra dalam Kantata Takwa
Ema Nur Arifah - detikBandung



Bandung - Semangat Rendra masih tampak nyata. Terbukti dalam acara pemutaran film Kantata Takwa sebagai bagian dari gelaran 'Bandung Mengenang Rendra', Gedung Dewi Asri STSI, Jalan Buah Batu cukup dipadat, Rabu (4/11/2009).

Film yang berdurasi sekitar satu jam ini merupakan kumpulan dari lagu-lagu Kantata Takwa yang dikemas dalam bentuk film musikal. Lagu-lagu yang memuat syair perlawanan terhadap pemerintahan Orba saat itu. Sehingga peredarannya pun dilarang dan baru bisa muncul ke depan publik 17 tahun kemudian.

Dalam diskusi yang berlangsung usai pemutaran film, sang sutradara Eros Djarot menyatakan dirinya diminta Setiawan Djody untuk membuat film tersebut. Namun Eros tidak ingin membuat film yang biasa. Maka dibuatlah film musikal yang menggabungkan tari, musik dan teater.

Bagi Eros, film ini dipersembahkannya untuk Rendra. Puisi Rendra, ujar Eros, sebagai benang merah dari film tersebut. "Film ini menggambarkan imaji-imaji Rendra maka dibuat dengan puisi Rendra di bagian awal dan akhir," tutur Eros yang didampingi budayawan Jacob Sumarjo yang juga hadir sebagai pembicara.

Dibuat sebagai ekspresi perlawanan terhadap rezim orba dengan selipan lagu lagu nakal pada zamannya semisal Bento dan Bongkar yang dinyanyikan Iwan Fals.

Sutradara 'Badai Pasti Berlalu' ini mengatakan saat editing pertama lagu Bento, Bongkar dan pusii Kesaksian Rendra diminta dihilangkan. Idealisme yang dimilikinya menyatakan tidak, sehingga film ini pun terkubur dalam jangka waktu yang lama dan baru dibuka 17 tahun kemudian.

Film ini, lanjut Eros, lahir dari kesepakatan bersama dan didedikasikan untuk
Rendra.

Menurut Eros, Rendra adalah manusia sesungguhnya yang menyuarakan suara manusia. Karya-karyanya adalah pembuktian kehidupan.

Menurut Eros pula Rendra adalah manusia biasa yang luar biasa karena kebiasannya. Rendra menemukan proses menjadi manusia. "Dia hidup dalam imaji kita," ujarnya.(ema/avi)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain