Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 24/11/2009 16:48 WIB
Melepuh Setelah Minum Obat
Negatif Herpes, Ajeng Hanya Positif Mengalami TEN -
Selasa, 24/11/2009 16:29 WIB
UPI Punya Satu-satunya Prodi Pendidikan Sosiologi di Indonesia -
Selasa, 24/11/2009 15:17 WIB
2030, Biaya Transportasi di Bandung Bisa Capai Rp 105 Triliun -
Selasa, 24/11/2009 14:57 WIB
Akhmaloka Jadi Rektor ITB 2010-2014
Rektor Baru Harus Lebih Dekat dengan Mahasiswa -
Selasa, 24/11/2009 14:46 WIB
Farmasi ITB Belum Selidiki Efek Obat Kaki Gajah -
Selasa, 24/11/2009 14:22 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Sisa Air dan Lumpur Disedot Lima Unit Pompa
Indeks Berita
Rabu, 04/11/2009 22:52 WIB
Ledakan di Cimahi
Warga Nilai Keluarga Korban Aneh
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Bandung -
Keluarga Abda Dzikri (24) korban ledakan di Cimahi, selain tertutup juga dinilai aneh oleh warga. Bahkan beberapa warga menggambarkan keluarga Abda stres.
Dituturkan Cahyat (57), Ketua RT 1 RW 9 Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi Utara, Abda beserta ibunya Nengsih dan adiknya Faturahman (9), pindah ke Cipageran sejak 2 tahun lalu. Hingga kini, mereka dikenal tertutup dan tidak mau bersosialisasi dengan warga sekitar.
"Bisa dibilang keluarga itu tidak bersosialisasi dengan warga lain. Ibunya itu seringnya berada di dalam rumah," ujar Cahyat usai diperiksa di Satreskrim Polresta Cimahi, Rabu (4/11/2009).
Dikatakan Cahyat, pekerjaan Nengsih (54), sehari-hari adalh mencari kayu bekas. "Abda juga ikut ibunya, tetapi hanya mengikuti saja, tidak membantu," lanjut Cahyat.
Dikatakan Cahyat, dibandingkan warga setempat, keluarga Abda terlihat berbeda. Warga menilai keluarga tersebut aneh. "Bahkan banyak yang bilang mereka seperti orang stres," tambahnya.
Cahyat bersama seorang warganya bernama Ian (46) diperiksa di Satreskrim Cimahi sejak pukul 18.00 dan baru selesai pukul 10.00 WIB. Namun kini ia telah diizinkan pulang, sementara Nengsih dan anaknya Faturahman hingga kini masih diperiksa polisi.
(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ledakan di Cimahi
Warga Nilai Keluarga Korban Aneh
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Dituturkan Cahyat (57), Ketua RT 1 RW 9 Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi Utara, Abda beserta ibunya Nengsih dan adiknya Faturahman (9), pindah ke Cipageran sejak 2 tahun lalu. Hingga kini, mereka dikenal tertutup dan tidak mau bersosialisasi dengan warga sekitar.
"Bisa dibilang keluarga itu tidak bersosialisasi dengan warga lain. Ibunya itu seringnya berada di dalam rumah," ujar Cahyat usai diperiksa di Satreskrim Polresta Cimahi, Rabu (4/11/2009).
Dikatakan Cahyat, pekerjaan Nengsih (54), sehari-hari adalh mencari kayu bekas. "Abda juga ikut ibunya, tetapi hanya mengikuti saja, tidak membantu," lanjut Cahyat.
Dikatakan Cahyat, dibandingkan warga setempat, keluarga Abda terlihat berbeda. Warga menilai keluarga tersebut aneh. "Bahkan banyak yang bilang mereka seperti orang stres," tambahnya.
Cahyat bersama seorang warganya bernama Ian (46) diperiksa di Satreskrim Cimahi sejak pukul 18.00 dan baru selesai pukul 10.00 WIB. Namun kini ia telah diizinkan pulang, sementara Nengsih dan anaknya Faturahman hingga kini masih diperiksa polisi.
(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




