Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 24/11/2009 16:48 WIB
Melepuh Setelah Minum Obat
Negatif Herpes, Ajeng Hanya Positif Mengalami TEN -
Selasa, 24/11/2009 16:29 WIB
UPI Punya Satu-satunya Prodi Pendidikan Sosiologi di Indonesia -
Selasa, 24/11/2009 15:17 WIB
2030, Biaya Transportasi di Bandung Bisa Capai Rp 105 Triliun -
Selasa, 24/11/2009 14:57 WIB
Akhmaloka Jadi Rektor ITB 2010-2014
Rektor Baru Harus Lebih Dekat dengan Mahasiswa -
Selasa, 24/11/2009 14:46 WIB
Farmasi ITB Belum Selidiki Efek Obat Kaki Gajah -
Selasa, 24/11/2009 14:22 WIB
Banjir Rendam Cieunteung
Sisa Air dan Lumpur Disedot Lima Unit Pompa
Indeks Berita
Rabu, 04/11/2009 22:01 WIB
Ledakan di Cimahi
Ibu Korban Sempat Curhat ke Tetangga Tentang Anaknya
Erna Mardiana - detikBandung

Bandung -
Nengsih (sebelumnya diberitakan Suningsih, red), ibu korban ledakan di Cimahi, memang kurang dikenal warga sekitar. Tetapi kepada tetangga di depan rumahnya, Seningsih sempat curhat tentang anaknya.
Dituturkan Tati Rahmawati (35), tetangga depan rumah Seningsih, setelah ledakan pada pukul 15.30 WIB, Rabu (4/11/2009), ibu korban sempat berkeluh kesah tentang anaknya Abda Dzikri.
"Katanya, anaknya sering marah-marah. Kalau tidak ada buat makan, ia sering mukulin ibunya. Ibunya di tendang," ujar Tati.
"Kakeknya juga pernah datang, dan mau diparang sama anaknya," tutur Tati. Namun Tati juga menambahkan, ia sendiri melihat Seningsih seperti orang bingung. "Kalau ngambil air, dia suka bicara dan menggerutu sendiri."
Informasi yang dihimpun detikbandung, kondisi ekonomi keluarga Seningsih jauh dari cukup. Rumah yang mereka huni masih setengah jadi, dengan dinding batu-bata. Ada 2 jendela yang terbuat dari multipleks. Mereka pun belum punya sumur, sehingga mengambil air menggunakan ember ke tetangga.
Menurut warga, sebelumnya mereka tinggal di Jakarta dan baru sekitar 2 tahun tinggal di rumah yang kini ditinggali. Sementara suami Seningsih juga sudah meninggal.
Apda disebut-sebut pernah sekolah di STM. Namun dalam kesehariannya kurang bergaul dengan warga sekitar.
(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ledakan di Cimahi
Ibu Korban Sempat Curhat ke Tetangga Tentang Anaknya
Erna Mardiana - detikBandung

Dituturkan Tati Rahmawati (35), tetangga depan rumah Seningsih, setelah ledakan pada pukul 15.30 WIB, Rabu (4/11/2009), ibu korban sempat berkeluh kesah tentang anaknya Abda Dzikri.
"Katanya, anaknya sering marah-marah. Kalau tidak ada buat makan, ia sering mukulin ibunya. Ibunya di tendang," ujar Tati.
"Kakeknya juga pernah datang, dan mau diparang sama anaknya," tutur Tati. Namun Tati juga menambahkan, ia sendiri melihat Seningsih seperti orang bingung. "Kalau ngambil air, dia suka bicara dan menggerutu sendiri."
Informasi yang dihimpun detikbandung, kondisi ekonomi keluarga Seningsih jauh dari cukup. Rumah yang mereka huni masih setengah jadi, dengan dinding batu-bata. Ada 2 jendela yang terbuat dari multipleks. Mereka pun belum punya sumur, sehingga mengambil air menggunakan ember ke tetangga.
Menurut warga, sebelumnya mereka tinggal di Jakarta dan baru sekitar 2 tahun tinggal di rumah yang kini ditinggali. Sementara suami Seningsih juga sudah meninggal.
Apda disebut-sebut pernah sekolah di STM. Namun dalam kesehariannya kurang bergaul dengan warga sekitar.
(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)




