Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 21/11/2009 09:30 WIB
Batik Dikukuhkan, Omset Pengusaha Batik Berlipat Ganda -
Jumat, 20/11/2009 09:33 WIB
Naikkan Batik Ciamisan ke Kelas Menengah Atas -
Jumat, 20/11/2009 09:15 WIB
Hampir Punah, YBJB Angkat Batik Ciamisan -
Kamis, 19/11/2009 09:20 WIB
Chef Asing Pesan Kostum Lewat Website -
Kamis, 19/11/2009 09:00 WIB
La Cuisine, Bikin Para Chef Lebih Fashionable -
Selasa, 17/11/2009 09:08 WIB
Pengunjung Didominasi Wisatawan Mancanegara
Indeks Berita
Rabu, 04/11/2009 10:23 WIB
Waktunya Lelaki Unjuk Gaya
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Meski fesyen selalu diidentikan dengan kaum hawa, bukan berarti kaum lelaki tidak bisa punya gaya. Kehadiran Boy Shop By A yang berada di Jalan Tirtayasa No 49B mencoba memberikan alternatif fesyen yang mungkin saja bisa membuat para 'boy' tampil lebih fashionable.
Andri (32), sang pemilik mengatakan membuka Boy Shop By A, dimana A diambil dari huruf awal namanya, baru dua bulan yang lalu. Dia mencoba memasuki celah yang masih langka, di tengah maraknya industri distro yang kian sulit dimasuki pendatang baru.
Inspirasi datang dari mulai digandrunginya film-film dan band-band asal Korea. Bersamaan dengan itu, gaya berpakaian artis-artis Korea pun mulai menjadi sorotan. Maka, Andri pun memilih fesyen Asia sebagai kiblat khususnya Korea.
Model yang lebih variatif dengan warna-warna yang juga lebih berani diharapkan bisa jadi alternatif para cowok untuk tampil beda. Selain itu, ungkap Andri, harga-harga fesyen bisa dibilang murah tapi kualitasnya tetap terjaga.
Kenapa hanya untuk lelaki? Andri menjelaskan untuk perempuan sudah lebih banyak pilihan dibandingkan laki-laki. Hal itu pun tentunya mempengaruhi sisi modal yang harus dikeluarkan.
Selain Korea, Andri juga mengambil produk-produk dari Bangkok dan Hongkong. Setiap minggunya dipastikan datang produk-produk baru yang sedang in di negara-negara tersebut. Untuk 1 model dibatasi hanya 5-6 pieces. Dari mulai t shirt, jeans, sweater, dasi, tas, aksesoris, payung sampai celana dalam khusus untuk cowok.
Sasaran pembeli, ujar Andri, jelas adalah lelaki yang masih berstatus 'boy' dari usia 17-27 tahun. Tapi untuk yang berkepala tiga pun tak masalah jika memang sudah terbiasa tampil necis. Untuk harga, kalau t'shirt harganya rata dengan kebanyakan distro di kisaran Rp 90 ribuan. Untuk produk fesyen lain antara Rp 150-250 ribu juga tas Rp 250-450 ribu.
Sejauh ini, papar Andri, respon dari pembeli lumayan baik. Terutama, pembeli datang dari para pecinta hang out yang tentunya mengutamakan gaya.(ema/tya)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Waktunya Lelaki Unjuk Gaya
Ema Nur Arifah - detikBandung
Andri (32), sang pemilik mengatakan membuka Boy Shop By A, dimana A diambil dari huruf awal namanya, baru dua bulan yang lalu. Dia mencoba memasuki celah yang masih langka, di tengah maraknya industri distro yang kian sulit dimasuki pendatang baru.
Inspirasi datang dari mulai digandrunginya film-film dan band-band asal Korea. Bersamaan dengan itu, gaya berpakaian artis-artis Korea pun mulai menjadi sorotan. Maka, Andri pun memilih fesyen Asia sebagai kiblat khususnya Korea.
Model yang lebih variatif dengan warna-warna yang juga lebih berani diharapkan bisa jadi alternatif para cowok untuk tampil beda. Selain itu, ungkap Andri, harga-harga fesyen bisa dibilang murah tapi kualitasnya tetap terjaga.
Kenapa hanya untuk lelaki? Andri menjelaskan untuk perempuan sudah lebih banyak pilihan dibandingkan laki-laki. Hal itu pun tentunya mempengaruhi sisi modal yang harus dikeluarkan.
Selain Korea, Andri juga mengambil produk-produk dari Bangkok dan Hongkong. Setiap minggunya dipastikan datang produk-produk baru yang sedang in di negara-negara tersebut. Untuk 1 model dibatasi hanya 5-6 pieces. Dari mulai t shirt, jeans, sweater, dasi, tas, aksesoris, payung sampai celana dalam khusus untuk cowok.
Sasaran pembeli, ujar Andri, jelas adalah lelaki yang masih berstatus 'boy' dari usia 17-27 tahun. Tapi untuk yang berkepala tiga pun tak masalah jika memang sudah terbiasa tampil necis. Untuk harga, kalau t'shirt harganya rata dengan kebanyakan distro di kisaran Rp 90 ribuan. Untuk produk fesyen lain antara Rp 150-250 ribu juga tas Rp 250-450 ribu.
Sejauh ini, papar Andri, respon dari pembeli lumayan baik. Terutama, pembeli datang dari para pecinta hang out yang tentunya mengutamakan gaya.(ema/tya)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




