Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 19:21 WIB
Incar Setengah Juta Pelanggan, XL Siap Gaet Komunitas -
Rabu, 25/11/2009 19:14 WIB
Dihantam Balok Kayu oleh Temannya, Kepala Ginanjar Luka Parah -
Rabu, 25/11/2009 19:05 WIB
BlackberryOne Antarkan XL Jadi Jawara -
Rabu, 25/11/2009 18:27 WIB
Balon Ketua DPD Golkar Jabar
Dada: Cost Politic Itu Pasti Ada -
Rabu, 25/11/2009 17:48 WIB
Bangun Kolam Renang dan JPO Tanpa Izin
'Harusnya Kodam III Siliwangi Bongkar Sendiri' -
Rabu, 25/11/2009 17:21 WIB
Besok, Terminal Cicaheum Dipadati Pemudik Hari Kurban
Indeks Berita
Selasa, 03/11/2009 18:00 WIB
AACC Direnovasi
Biaya Renovasi Sekitar Rp 2 Miliar
Andri Haryanto - detikBandung

Bandung -
Mempercantik Gedung Asia Afrika Culture Center (AACC) ternyata tidak murah. Renovasi gedung yang berlokasi bersebelahan dengan Gedung Merdeka tersebut mencapai miliaran rupiah.
Hal ini terungkap saat detikbandung menyambangi gedung yang tengah direnovasi tersebut, Selasa (3/11/2009). Achmad Shahabudin yang mengaku sebagai salah seorang pengelola yang juga pensiunan Eselon II Pemprov Jabar mengatakan, ongkos renovasi cukup tinggi. Hal ini menginggat desain yang diterapkan, sekelas ballroom hotel berbintang.
"Apa mungkin menghabiskan Rp 500 juta?" tanya wartawan.
"Wah, lebih. Nggak cukup kalau segitu, miliaran," jawab Achmad.
"Kalau begitu mencapai Rp 1 miliar?" desak wartawan. "Masih kurang," jawab sang pecinta jip eks militer ini.
"Hmm, Rp 5 milar?" tanya wartawan lagi. "Kebanyakan, nggak segitulah pastinya," jawab Achmad.
"Kalau begitu antara Rp 3 miliar?" berondong wartawan. "Ya, kurang dikit lah," kata Achmad sambil tersenyum.
Achmad mengatakan, dana sebesar itu didapat dari investor swasta, bukan dari Pemda atau bahkan sponsor perusahaan produk tertentu.
"Adalah, semacam investor. Tapi itu nanti saja," pungkasnya.
Sejak September 2009 kemarin, renovasi mulai dilakukan di AACC. Hal ini sebagai upaya untuk membiayai gedung yang masuk kriteria dilindungi oleh pemerintah setempat.
Beberapa renovasi yang dilakukan antara lain, plafon gedung yang sudah bocor dan dinilai kusam, kamar mandi yang mumpuni untuk para pengguna gedung kalangan atas, dan juga lantai karpet bak ballroom hotel berbintang.
Walaupun ditata dengan gaya modern sesuai dengan rencana peruntukan layaknya convention hall, Achmad menjamin renovasi tidak akan menganggu identitas gedung yang sempat menelan 11 korban jiwa dalam konser maut Februari 2007 lalu.
Dua proyektor yang digunakan untuk penanyangan film di gedung eks Bioskop Majestic itu tetap akan digunakan, bahkan akan menjadi tambahan interior ruangan.
(ahy/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
AACC Direnovasi
Biaya Renovasi Sekitar Rp 2 Miliar
Andri Haryanto - detikBandung

Hal ini terungkap saat detikbandung menyambangi gedung yang tengah direnovasi tersebut, Selasa (3/11/2009). Achmad Shahabudin yang mengaku sebagai salah seorang pengelola yang juga pensiunan Eselon II Pemprov Jabar mengatakan, ongkos renovasi cukup tinggi. Hal ini menginggat desain yang diterapkan, sekelas ballroom hotel berbintang.
"Apa mungkin menghabiskan Rp 500 juta?" tanya wartawan.
"Wah, lebih. Nggak cukup kalau segitu, miliaran," jawab Achmad.
"Kalau begitu mencapai Rp 1 miliar?" desak wartawan. "Masih kurang," jawab sang pecinta jip eks militer ini.
"Hmm, Rp 5 milar?" tanya wartawan lagi. "Kebanyakan, nggak segitulah pastinya," jawab Achmad.
"Kalau begitu antara Rp 3 miliar?" berondong wartawan. "Ya, kurang dikit lah," kata Achmad sambil tersenyum.
Achmad mengatakan, dana sebesar itu didapat dari investor swasta, bukan dari Pemda atau bahkan sponsor perusahaan produk tertentu.
"Adalah, semacam investor. Tapi itu nanti saja," pungkasnya.
Sejak September 2009 kemarin, renovasi mulai dilakukan di AACC. Hal ini sebagai upaya untuk membiayai gedung yang masuk kriteria dilindungi oleh pemerintah setempat.
Beberapa renovasi yang dilakukan antara lain, plafon gedung yang sudah bocor dan dinilai kusam, kamar mandi yang mumpuni untuk para pengguna gedung kalangan atas, dan juga lantai karpet bak ballroom hotel berbintang.
Walaupun ditata dengan gaya modern sesuai dengan rencana peruntukan layaknya convention hall, Achmad menjamin renovasi tidak akan menganggu identitas gedung yang sempat menelan 11 korban jiwa dalam konser maut Februari 2007 lalu.
Dua proyektor yang digunakan untuk penanyangan film di gedung eks Bioskop Majestic itu tetap akan digunakan, bahkan akan menjadi tambahan interior ruangan.
(ahy/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




