Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Rabu, 25/11/2009 19:21 WIB
Incar Setengah Juta Pelanggan, XL Siap Gaet Komunitas -
Rabu, 25/11/2009 19:14 WIB
Dihantam Balok Kayu oleh Temannya, Kepala Ginanjar Luka Parah -
Rabu, 25/11/2009 19:05 WIB
BlackberryOne Antarkan XL Jadi Jawara -
Rabu, 25/11/2009 18:27 WIB
Balon Ketua DPD Golkar Jabar
Dada: Cost Politic Itu Pasti Ada -
Rabu, 25/11/2009 17:48 WIB
Bangun Kolam Renang dan JPO Tanpa Izin
'Harusnya Kodam III Siliwangi Bongkar Sendiri' -
Rabu, 25/11/2009 17:21 WIB
Besok, Terminal Cicaheum Dipadati Pemudik Hari Kurban
Indeks Berita
Selasa, 03/11/2009 14:28 WIB
Waspada Penculikan Bayi, Panti Asuhan Tingkatkan Kewaspadaan
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

ilustrasi
Bandung -
Maraknya kasus pencurian bayi dengan berbagai modus membuat panti asuhan di Bandung lebih waspada dalam menjaga bayi-bayinya, seperti Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah di Jl Purnawarman 25 Bandung.
"Bayi dan balita dilarang dibawa main. Misalnya akan ke BIP atau tempat-tempat lain kami tidak memperkenankan. Bahkan untuk turun dari lantai tiga ke lantai satupun tidak diperkenankan," tutur H. Yanto Mulya Pibiwanto, Ketua Panti Asuhan Bayi Sehat, ketika ditemui di ruang kerjanya, Jalan Purnawarman, Selasa (3/11/2009).
Yanto menambahkan, pihaknya juga tidak mengikutsertakan bayi-bayinya dalam kontes bayi sehat. "Kami tidak pernah mengikutsertakan bayi-bayi kami dalam kontes. Kontes baru diperkenankan untuk anak-anak SD. Salah satu tujuannya ya untuk mencegah terjadinya kasus penculikan bayi seperti yang terjadi di Semarang dan Cirebon beberapa waktu lalu," imbuhnya.
Alasan lain tidak ikut kontes bayi sehat menurut Yanto, karena bayi lebih rentan terhadap penyakit. "Kami khawatir bayi-bayi itu sakit, karena mereka jauh lebih rentan ketimbang yang sudah agak besar," imbuh Yanto.
Anak asuh Panti Bayi Sehat sendiri berjumlah 129 anak. 60 diantaranya adalah laki-laki. "Di sini tidak adopsi melainkan asuhan keluarga. Jadinya tetap dirawat di sini sampai besar. Namun yang menyantuni bisa dari pihak luar," terang Yanto.
Saat ini Panti Asuhan Bayi sehat dilengkapi dengan 25 pengasuh untuk mengasuh 33 bayi. "Keamanannya dua orang. Pengasuh sendiri semakin diawasi oleh pengawas berjumlah 8 orang," ujar Yanto.
Bayi-bayi yang ada di Panti Bayi Sehat merupakan bayi telantar, yatim piatu dan korban trafficking.
Saat ini Panti Asuhan Bayi Sehat lebih memprioritaskan penanganan terhadap bayi-bayi yang menderita cacat fisik.
"Kita lebih memprioritaskan ke sana. Seperti yang keterbelakangan mental dan jari-jarinya hilang. Fokus utama kita adalah memperjuangkan anak-anak cacat agar tetap bisa hidup layak," tutup Yanto.
(dip/avi)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Waspada Penculikan Bayi, Panti Asuhan Tingkatkan Kewaspadaan
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

ilustrasi
"Bayi dan balita dilarang dibawa main. Misalnya akan ke BIP atau tempat-tempat lain kami tidak memperkenankan. Bahkan untuk turun dari lantai tiga ke lantai satupun tidak diperkenankan," tutur H. Yanto Mulya Pibiwanto, Ketua Panti Asuhan Bayi Sehat, ketika ditemui di ruang kerjanya, Jalan Purnawarman, Selasa (3/11/2009).
Yanto menambahkan, pihaknya juga tidak mengikutsertakan bayi-bayinya dalam kontes bayi sehat. "Kami tidak pernah mengikutsertakan bayi-bayi kami dalam kontes. Kontes baru diperkenankan untuk anak-anak SD. Salah satu tujuannya ya untuk mencegah terjadinya kasus penculikan bayi seperti yang terjadi di Semarang dan Cirebon beberapa waktu lalu," imbuhnya.
Alasan lain tidak ikut kontes bayi sehat menurut Yanto, karena bayi lebih rentan terhadap penyakit. "Kami khawatir bayi-bayi itu sakit, karena mereka jauh lebih rentan ketimbang yang sudah agak besar," imbuh Yanto.
Anak asuh Panti Bayi Sehat sendiri berjumlah 129 anak. 60 diantaranya adalah laki-laki. "Di sini tidak adopsi melainkan asuhan keluarga. Jadinya tetap dirawat di sini sampai besar. Namun yang menyantuni bisa dari pihak luar," terang Yanto.
Saat ini Panti Asuhan Bayi sehat dilengkapi dengan 25 pengasuh untuk mengasuh 33 bayi. "Keamanannya dua orang. Pengasuh sendiri semakin diawasi oleh pengawas berjumlah 8 orang," ujar Yanto.
Bayi-bayi yang ada di Panti Bayi Sehat merupakan bayi telantar, yatim piatu dan korban trafficking.
Saat ini Panti Asuhan Bayi Sehat lebih memprioritaskan penanganan terhadap bayi-bayi yang menderita cacat fisik.
"Kita lebih memprioritaskan ke sana. Seperti yang keterbelakangan mental dan jari-jarinya hilang. Fokus utama kita adalah memperjuangkan anak-anak cacat agar tetap bisa hidup layak," tutup Yanto.
(dip/avi)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




