Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 27/10/2009 08:55 WIB
D'Durens
SBY Hingga Osama Nampang di Jalan Lengkong -
Jumat, 23/10/2009 16:32 WIB
Kriuk-kriuk Risol Koprog dan Segarnya Kopi Toraja -
Jumat, 23/10/2009 09:52 WIB
Menikmati Hangatnya Sore di Kopi Progo -
Jumat, 16/10/2009 10:23 WIB
Segarnya Es Nongnong di Siang Bolong -
Rabu, 14/10/2009 10:10 WIB
Jus Sehat ala Hotel Horison -
Rabu, 16/09/2009 08:53 WIB
Segarnya Berlebaran dengan Yoghurt Buah Yogin
Indeks Berita
Selasa, 27/10/2009 09:49 WIB
D'Durens
Meriah dalam Legitnya Saus Durian
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Tak hanya persoalan nama, D'Durens Food & Drink mencoba menghadirkan menu durian yang berbeda dari yang sudah ada. Tak sekadar diguyur susu, racikannya pun lebih berwarna dan meriah.
Menurut pengelola D'Durens Ratna Komalasari (47), dia dan pemilik D'Durens yang juga adiknya, ingin menyajikan menu durian yang berbeda. Salah satunya dengan campuran saus durian khusus dalam setiap menu.
"Saus ini dibuat seperti vla tapi kita menyebutnya saus," tutur ibu dua anak ini.
Penambahan saus durian, membuat rasa minuman menjadi lebih legit dan enak. Bahkan menurut Ratna ada pelanggan yang meminta saus duriannya ditambah.
Selain saus durian, pemilihan topping setiap menu pun bukan hal yang mudah. Ratna harus melakukan berbagai eksperimen untuk mendapatkan rasa yang dicari. "Paling sulit untuk menemukan vanila blue, untuk ciri khas menu SBY, karena sirup jenis ini jarang," tutur Ratna.
Setelah menemukan formulanya, tidak langsung dilempar ke pelanggan. Menu tersebut diicip-icip dulu oleh anggota keluarga. Persetujuan enak tidaknya berdasarkan suara terbanyak.
Alhasil, menu durian yang tercipta adalah campuran dari butiran durian diguyur saus durian, es serut, sirup untuk tooping, lalu tambahkan kacang serta ketan hitam. Ehm... komposisinya yang meriah sepadan dengan perpaduan rasanya. Meski duriannya durian lokal dari Medan dan Jawa, rasanya tetap legit, enak dan dingin.
Tidak heran penggemarnya makin banyak. Apalagi saat akhir pekan, pengunjung berdatangan juga dari luar kota. Dalam satu hari bisa menjual 100-200 porsi es durian.
"Bahkan sempat antre dan kita tutup dulu karena penuh," ujar Ratna.
Harga satu porsi es durian Rp 17.500, sepadan dengan porsinya yang juga cukup banyak dan mengenyangkan. Pokoknya jangan khawatir, worth it kok!
Sayangnya, tidak ada menu makanan berat yang dimodifikasi dengan durian. Tapi untuk penyuka steak, sepertinya tak masalah karena menu tersebut menjadi andalan untuk melengkapi es durian. Selain steak, ada nasi pepes juga nasi goreng. Harganya masih di bawah Rp 30 ribu.
Ditanya tentang menu durian lainnya, Ratna menyatakan sedang merencanakan menu makanan berbahan dasar durian. Apakah itu? Kita tunggu saja tanggal mainnya.
(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
D'Durens
Meriah dalam Legitnya Saus Durian
Ema Nur Arifah - detikBandung
Video Terkait
Foto Terkait
Menurut pengelola D'Durens Ratna Komalasari (47), dia dan pemilik D'Durens yang juga adiknya, ingin menyajikan menu durian yang berbeda. Salah satunya dengan campuran saus durian khusus dalam setiap menu.
"Saus ini dibuat seperti vla tapi kita menyebutnya saus," tutur ibu dua anak ini.
Penambahan saus durian, membuat rasa minuman menjadi lebih legit dan enak. Bahkan menurut Ratna ada pelanggan yang meminta saus duriannya ditambah.
Selain saus durian, pemilihan topping setiap menu pun bukan hal yang mudah. Ratna harus melakukan berbagai eksperimen untuk mendapatkan rasa yang dicari. "Paling sulit untuk menemukan vanila blue, untuk ciri khas menu SBY, karena sirup jenis ini jarang," tutur Ratna.
Setelah menemukan formulanya, tidak langsung dilempar ke pelanggan. Menu tersebut diicip-icip dulu oleh anggota keluarga. Persetujuan enak tidaknya berdasarkan suara terbanyak.
Alhasil, menu durian yang tercipta adalah campuran dari butiran durian diguyur saus durian, es serut, sirup untuk tooping, lalu tambahkan kacang serta ketan hitam. Ehm... komposisinya yang meriah sepadan dengan perpaduan rasanya. Meski duriannya durian lokal dari Medan dan Jawa, rasanya tetap legit, enak dan dingin.
Tidak heran penggemarnya makin banyak. Apalagi saat akhir pekan, pengunjung berdatangan juga dari luar kota. Dalam satu hari bisa menjual 100-200 porsi es durian.
"Bahkan sempat antre dan kita tutup dulu karena penuh," ujar Ratna.
Harga satu porsi es durian Rp 17.500, sepadan dengan porsinya yang juga cukup banyak dan mengenyangkan. Pokoknya jangan khawatir, worth it kok!
Sayangnya, tidak ada menu makanan berat yang dimodifikasi dengan durian. Tapi untuk penyuka steak, sepertinya tak masalah karena menu tersebut menjadi andalan untuk melengkapi es durian. Selain steak, ada nasi pepes juga nasi goreng. Harganya masih di bawah Rp 30 ribu.
Ditanya tentang menu durian lainnya, Ratna menyatakan sedang merencanakan menu makanan berbahan dasar durian. Apakah itu? Kita tunggu saja tanggal mainnya.
(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)




