Berita Lain

Indeks Berita

Selasa, 20/10/2009 13:54 WIB
Polisi Bantah Cekal Mahasiswa Demo ke Jakarta
Tya Eka Yulianti - detikBandung



Bandung - Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno membantah polisi mencekal mahasiswa yang akan pergi ke Jakarta. Imam berdalih, tindakan pengamanan untuk menciptakan situasi kondusif.

"Saya tidak berwenang melarang dan mencegah jika ada yang mau ke Jakarta, tidak ada pencegatan yang seperti itu," tuturnya saat ditemui wartawan di Gedung Sate, Selasa (20/10/2009).

Lagipula, ujar Imam, kalau mahasiswa berangkat pukul 10.00 WIB, mereka akan berunjuk rasa pukul berapa. "Berangkat-berangkat saja, lagian kalau berangkat jam 10 pagi mau unjuk rasa jam berapa," ungkapnya.

Saat disinggung kalau ada sejumlah mahasiswa yang berangkat sejak pagi tapi tetap dicekal, Imam mengelak polisi melakukan itu.

Lebih lanjut Imam mengatakan, hari ini polisi melakukan pengamanan di beberapa titik unjuk rasa yang dilakukan di Kota Bandung. "Jangan sampai ada penyusup yang masuk dan merusak penyampaian aspirasi mahasiswa," ujarnya.

Selain itu, polisi juga melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengurangi ketidaknyamanan masyarakat jika ada unjuk rasa. "Kita berupaya agar teman-teman mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya tanpa menganggu aktivitas masyarakat lainnya, seperti gangguan lalu lintas akibat kemacetan," ujarnya.

Ditambahkan Imam, untuk pengamanan pelantikan presiden, Polwiltabes Bandung menyiapkan 1.025 personel dan 110 personel tambahan.

Selain di Gedung Sate, polisi juga menerjunkan personelnya di KPU Kota dan Provinsi, juga di DPRD Kota Bandung.

Sejak pukul 12.30 WIB, lalu lintas di Jalan Diponegoro sudah kembali normal. Mahasiswa yang berunjuk rasa sudah membubarkan diri. Masih terlihat sisa-sisa ban dibakar di depan Gedung Sate.(ema/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :