Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 21/11/2009 09:30 WIB
Batik Dikukuhkan, Omset Pengusaha Batik Berlipat Ganda -
Jumat, 20/11/2009 09:33 WIB
Naikkan Batik Ciamisan ke Kelas Menengah Atas -
Jumat, 20/11/2009 09:15 WIB
Hampir Punah, YBJB Angkat Batik Ciamisan -
Kamis, 19/11/2009 09:20 WIB
Chef Asing Pesan Kostum Lewat Website -
Kamis, 19/11/2009 09:00 WIB
La Cuisine, Bikin Para Chef Lebih Fashionable -
Selasa, 17/11/2009 09:08 WIB
Pengunjung Didominasi Wisatawan Mancanegara
Indeks Berita
Rabu, 07/10/2009 09:56 WIB
Hypnofashion, Menghipnotis Kaum Hawa Lewat Busana
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Bandung -
Hipnotis memang sedang begitu 'in' sekarang ini. Dari terapi hingga melahirkan, mulai menggunakan metode alternatif ini. Bagaimana dengan busana? ternyata
hipnotis juga merambah ranah busana yang mayoritas digemari oleh kaum hawa.
Salah satunya Rabbani yang mencoba menerapkan konsep ini di tahun 2009. Dengan konsep ini, Rabbani mencoba menghipnotis perempuan agar tertarik untuk berjilbab.
"Hypnofashion bisa diartikan sebagai bentuk fashion yang bisa membuat orang-orang yang melihat merasa ingin memakai busana yang dilihatnya. Karena kami bergerak di ranah busana muslim jadi ya bisa membuat orang ingin mengenakan busana muslim," tutur Iman Nugraha, Marketing Komunikasi Rabbani.
Iman memaparkan hypnofashion memiliki beberapa turunan yang tentunya masih berhubungan dengan ranah busana. "Ada turunannya seperti hypnoveil. Dimana wanita
yang melihat bisa terinspirasi untuk menggunakan busana yang sama," imbuh Iman.
Fenomena hypnofashion ini ternyata juga bisa diadopsi lewat media audio visual, semisal film atau sinetron. Sebut saja sinetron Para Pencari Tuhan atau film fenomenal Ketika Cinta Bertasbih.
"Kedua tayangan tersebut mengadopsi gaya Hypnofashion. Banyak wanita-wanita Indonesia yang tadinya tidak berbusana muslimah menjadi berbusana muslimah karena melihat tayangan-tayangan tadi. Ini berarti mereka sudah
terhipnotis dengan busana yang dipakai tokoh tokohnya ," ujar Iman.
Menyoal hypnofashion bisa berefek pada perempuan saja, Iman serta merta membantahnya. "Sebenarnya, laki-laki pun bisa saja. Tapi karena busana wanita variannya lebih banyak, maka wanita lebih lekat dengan hypnofashion," tuturnya.
Jika dilihat sepintas, sambung Iman, bentuk-bentuk busan hypnofashion memang tidak berbeda dengan busana-busana lain. Namun ternyata, rahasia busana agar bisa mencuri hati kaum hawa ada di pemilihan badan dan penyesuaian busana dengan bentuk model busana itu sendiri.
"Yang diharapkan wanita dari memakai suatu busana adalah bisa tampil lebih cantik dari sebelumnya. Sehingga mereka bisa tampil percaya diri. Termasuk
di sini busana muslimah, dengan berbagai penyesuaian bahan dan model, akan lebih banyak wanita yang tertarik. Kalau setelah dicoba terasa nyaman dan sesuai
keinginannya, siapa yang tidak mau?," ujar Iman.
Iman pun oprimis dengan adanya konsep hypnofashion ini, tidak akan terjadi lagi tren busana musiman, termasuk busana muslim.
"Memang sekilas pada bulan Ramadan peminat busana muslim meningkat drastis, tapi dengan konsep baru ini, kami yakin yang melihat akan terhipnotis seterusnya,"
tandas Iman.(dip/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hypnofashion, Menghipnotis Kaum Hawa Lewat Busana
Pradipta Nugrahanto - detikBandung
Foto Terkait
hipnotis juga merambah ranah busana yang mayoritas digemari oleh kaum hawa.
Salah satunya Rabbani yang mencoba menerapkan konsep ini di tahun 2009. Dengan konsep ini, Rabbani mencoba menghipnotis perempuan agar tertarik untuk berjilbab.
"Hypnofashion bisa diartikan sebagai bentuk fashion yang bisa membuat orang-orang yang melihat merasa ingin memakai busana yang dilihatnya. Karena kami bergerak di ranah busana muslim jadi ya bisa membuat orang ingin mengenakan busana muslim," tutur Iman Nugraha, Marketing Komunikasi Rabbani.
Iman memaparkan hypnofashion memiliki beberapa turunan yang tentunya masih berhubungan dengan ranah busana. "Ada turunannya seperti hypnoveil. Dimana wanita
yang melihat bisa terinspirasi untuk menggunakan busana yang sama," imbuh Iman.
Fenomena hypnofashion ini ternyata juga bisa diadopsi lewat media audio visual, semisal film atau sinetron. Sebut saja sinetron Para Pencari Tuhan atau film fenomenal Ketika Cinta Bertasbih.
"Kedua tayangan tersebut mengadopsi gaya Hypnofashion. Banyak wanita-wanita Indonesia yang tadinya tidak berbusana muslimah menjadi berbusana muslimah karena melihat tayangan-tayangan tadi. Ini berarti mereka sudah
terhipnotis dengan busana yang dipakai tokoh tokohnya ," ujar Iman.
Menyoal hypnofashion bisa berefek pada perempuan saja, Iman serta merta membantahnya. "Sebenarnya, laki-laki pun bisa saja. Tapi karena busana wanita variannya lebih banyak, maka wanita lebih lekat dengan hypnofashion," tuturnya.
Jika dilihat sepintas, sambung Iman, bentuk-bentuk busan hypnofashion memang tidak berbeda dengan busana-busana lain. Namun ternyata, rahasia busana agar bisa mencuri hati kaum hawa ada di pemilihan badan dan penyesuaian busana dengan bentuk model busana itu sendiri.
"Yang diharapkan wanita dari memakai suatu busana adalah bisa tampil lebih cantik dari sebelumnya. Sehingga mereka bisa tampil percaya diri. Termasuk
di sini busana muslimah, dengan berbagai penyesuaian bahan dan model, akan lebih banyak wanita yang tertarik. Kalau setelah dicoba terasa nyaman dan sesuai
keinginannya, siapa yang tidak mau?," ujar Iman.
Iman pun oprimis dengan adanya konsep hypnofashion ini, tidak akan terjadi lagi tren busana musiman, termasuk busana muslim.
"Memang sekilas pada bulan Ramadan peminat busana muslim meningkat drastis, tapi dengan konsep baru ini, kami yakin yang melihat akan terhipnotis seterusnya,"
tandas Iman.(dip/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)




