Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Minggu, 15/11/2009 18:03 WIB
Origami, Bukan Cuma Hobi -
Minggu, 15/11/2009 09:14 WIB
Sanggar Origami Indonesia
Rangkul Pecinta Origami se-Nusantara -
Kamis, 05/11/2009 09:46 WIB
Sunset Rendenzvous
Ngumpul Sore Komunitas Bandung -
Kamis, 22/10/2009 12:22 WIB
Komunitas Reptil Bandung
Mengajak Lebih Dekat dengan Reptil -
Jumat, 18/09/2009 09:43 WIB
Mendulang Rezeki dari Melukis Sneakers
Indeks Berita
Jumat, 18/09/2009 11:16 WIB
Buat Desain The Changcuters Sampai Marylin Monroe
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Bandung -
Setelah hampir setahun menekuni usaha dibidang sneakers dan tas lukis, Mohammad Fauzi (18) mengaku banyak mendapatkan order-order gambar kartun. Tapi jangan salah, bukan hanya anak-anak dan kaum hawa yang berminat, laki-laki pun banyak memesan.
"Yang paling sering gambar kartun, dari Doraemon, Spongebob, Astroboy, Mickey-Minnie Mouse dan banyak lagi tokoh-tokoh kartun dan animasi lainnya," ujar Fauzi.
Menurut Fauzi kebanyakan pembelinya adalah remaja hingga anak-anak kuliah. "Malah banyak juga laki-laki yang pesan," tutur Fauzi.
Lelaki yang menjual barang dagangannya dibawah bendera Liezie Art ini pernah mendapat pengalaman unik saat menggarap lukisan.
"Pernah ada yang minta dibuatkan kartunnya The Changcuters, Mr Bean hingga Marilyn Monroe. Selain itu ada juga yang minta set sepatu dan tas sekaligus
Lumayan sulit, tapi setelah jadi dan konsumen puas saya jadi bangga," ujar lelaki yang telah memproduksi lebih dari 300 pasang sepatu dan 50 tas ini.
Ke depan, Fauzi berencana membuat kaos lukis. "Untuk sementara memang hanya sneakers dan tas. Tapi saya akan coba membuat kaos, utamanya kaos-kaos pasangan," pungkasnya.
Menurut Fauzi, hasil lukisannya banyak yang menyangka hasil sablonan. "Banyak yang menyangka kalau saya menyablon sepatu dan tas yang saya pasarkan. Soalnya kalau hanya melihat saja tanpa melihat proses membuatnya memang sulit percaya," tutur Fauzi.
Padahal tidak ada trik khusus yang dilakukan Fauzi ketika menggarap sneakers dan tas-tas buatannya. Fauzi hanya memilih bahan cat terbaik dan memulas karyanya beberapa kali.
"Pertama jelas dibuat polanya dulu dengan pensil. Baru dipulas dengan cat acrylic. Sekali dipulas memang belum cukup, dua kali kadang-kadang masih kurang kuat, sehingga harus dipulas hingga tiga kali. Baru hasilnya memuaskan dan solid," ujar Fauzi menjelaskan.
(dip/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Buat Desain The Changcuters Sampai Marylin Monroe
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Video Terkait
"Yang paling sering gambar kartun, dari Doraemon, Spongebob, Astroboy, Mickey-Minnie Mouse dan banyak lagi tokoh-tokoh kartun dan animasi lainnya," ujar Fauzi.
Menurut Fauzi kebanyakan pembelinya adalah remaja hingga anak-anak kuliah. "Malah banyak juga laki-laki yang pesan," tutur Fauzi.
Lelaki yang menjual barang dagangannya dibawah bendera Liezie Art ini pernah mendapat pengalaman unik saat menggarap lukisan.
"Pernah ada yang minta dibuatkan kartunnya The Changcuters, Mr Bean hingga Marilyn Monroe. Selain itu ada juga yang minta set sepatu dan tas sekaligus
Lumayan sulit, tapi setelah jadi dan konsumen puas saya jadi bangga," ujar lelaki yang telah memproduksi lebih dari 300 pasang sepatu dan 50 tas ini.
Ke depan, Fauzi berencana membuat kaos lukis. "Untuk sementara memang hanya sneakers dan tas. Tapi saya akan coba membuat kaos, utamanya kaos-kaos pasangan," pungkasnya.
Menurut Fauzi, hasil lukisannya banyak yang menyangka hasil sablonan. "Banyak yang menyangka kalau saya menyablon sepatu dan tas yang saya pasarkan. Soalnya kalau hanya melihat saja tanpa melihat proses membuatnya memang sulit percaya," tutur Fauzi.
Padahal tidak ada trik khusus yang dilakukan Fauzi ketika menggarap sneakers dan tas-tas buatannya. Fauzi hanya memilih bahan cat terbaik dan memulas karyanya beberapa kali.
"Pertama jelas dibuat polanya dulu dengan pensil. Baru dipulas dengan cat acrylic. Sekali dipulas memang belum cukup, dua kali kadang-kadang masih kurang kuat, sehingga harus dipulas hingga tiga kali. Baru hasilnya memuaskan dan solid," ujar Fauzi menjelaskan.
(dip/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk





