Berita Lain

Indeks Berita

Selasa, 15/09/2009 08:50 WIB
Kriuk-kriuk Dendeng Bakar Mang Eye
Pradipta Nugrahanto - detikBandung



Bandung - Anda pasti sudah tidak asing dengan penganan dendeng. Daging sapi yang digepengkan, diberi bumbu dan dijemur hingga cukup kering sebelum akhirnya dikemas.

Namun kreasi dendeng Mang Eye di Jl Terusan Buah Batu Bandung berbeda dengan dendeng-dendeng biasa. Dendeng Mang Eye tidak sekedar dijemur tapi juga dibakar sehingga konsumen tidak perlu lagi menggoreng dendeng seperti dendeng umumnya.

Menurut sang pengelola Syahrial Asri dendeng bakar adalah lauk yang sudah ada sejak tahun 70-an namun kurang diapresiasi positif oleh pasar.

"Sebenarnya ini bukan penganan baru, melainkan sudah ada sejak 30 tahun yang lalu. Hanya saja olahannya dulu kurang baik sehingga jarang diminati," tuturh Syahrial kepada detikbandung ketika ditemui di Bazaar Ramadan IBCC beberapa waktu lalu.

Berbekal kreativitasnya, Syahrial mengembangkan kembali dendeng bakarnya sejak tahun 2005 lalu.

"Ini saya lakukan semenjak saya pensiun menjadi PNS, saya bersama karyawan-karyawan saya mencoba membuat sesuatu yang berbeda dari yang sekarang sedang tren, dan hasilnya ternyata lumayan," imbuh Syahrial.

Uniknya, dendeng Mang Eye ini tipisnya hampir sama dengan kertas. Hanya saja bergelombang.

"Ini jadi ciri khas dendeng kami. Karena mudah hancur bila ditumpuk kami menggunakan kemasan kardus yang cukup kokoh," tutur Syahrial yang juga memasarkan dendeng bakarnya di toko kue Primarasa dan Batagor Riri ini.

Harga per kemasan dendeng bakar memang lebih mahal ketimbang dendeng biasa. Namun Syahrial menjamin dendeng ini lebih tahan lama dan lebih gurih ketimbang olahan dendeng biasa.

"Per pack ukuran 1 ons kami hargai Rp 25 ribu. Memang beda dengan dendeng biasa yang dengan harga segitu bisa dapat seperempat kilo. Tapi dendeng ini bisa tahan hingga dua bulan dan instan untuk dimakan, bisa juga digunakan sebagai pengganti abon," promo Syahrial.
(dip/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :