Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Senin, 09/11/2009 08:59 WIB
Gehu Lada
Sensasi Baru Menyantap Gehu -
Senin, 05/10/2009 09:18 WIB
Gurihnya Takoyaki dan Segarnya Thai Ice Tea Kedai Lingling -
Kamis, 17/09/2009 10:05 WIB
Asam Manis Manisan Jambu Kancing -
Selasa, 15/09/2009 12:43 WIB
Mom's Bakery
Sajikan Kue Lebaran Rendah Kalori -
Selasa, 15/09/2009 10:04 WIB
Jajanan Pasar Sehat ala Mom's Bakery -
Jumat, 11/09/2009 10:33 WIB
Gage Choco, Coklat Geulis dalam Besek
Indeks Berita
Rabu, 09/09/2009 11:57 WIB
Kriuk-Kriuk Kulit Melinjo Renyah nan Pedas
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Bandung -
Melinjo, siapa sangka, tidak hanya bisa dijadikan campuran sayur asem atau emping, ternyata kulitnya pun bisa jadi camilan yang renyah.
Adalah Akoy Rokayah (27) salah satu pengusaha kecil menengah yang membuat kudapan ketring ini tanpa sengaja.
"Tadinya kita tidak sengaja membuat makanan dari jaket (kulit melinjo-red). Tadinya kita hanya memanfaatkan bijinya saja. Iseng-iseng saya coba mengolah kulit melinjo ternyata rasanya enak juga," tutur Akoy.
Lalu Akoy dan tetangga-tetangga yang berwirauasaha pengolahan emping di Sumedang pun menamai kreasi baru ini dengan sebutan ketring.
"Ketring itu sebenarnya singkatan dari jaket kering," ujar Akoy saat ditemui dalam Ramadan Fair di Graha Manggala SIliwangi beberapa waktu lalu.
Akoy sendiri memulai bisnis kudapan alternatif ini sejak tahun 2003 silam. Dengan menggunakan merek dagang 'Yoka', Akoy pun mulai memasarkan di ketring ini.
"Tadinya saya bikin ketring hanya untuk cemilan keluarga. Iseng-iseng saya kemas rapi dan dijual ternyata peminatnya jauh lebih banyak ketimbang emping," seloroh Akoy.
Rasa yang renyah diakui Akoy mungkin menjadi pendorong kudapan ini sangat laku di pasaran. Apalagi dibalut dengan bumbu balado yang pedas.
"Kalau emping rasanya sudah standar seperti itu, beda dengan ketring yang masih jarang," imbuhnya.
Namun begitu, Akoy belum berani memasarkan ketring secara meluas karena masih kesulitan bahan baku.
"Sejauh ini saya baru titip jual ke toko-toko di Sumedang dan Bandung saja, maklum bahan bakunya juga musiman. Sebagai perbandingannya 30 kilogram kulit melinjo basah 'hanya' menjadi 10 kilogram ketring," ujar Akoy.
Akoy menjajakan Ketring dalam dua kemasan yaitu kemasan 200 gram yang dibanderol Rp 4 ribu per kemasan dan kemasan 500 gram yang dihargai Rp 10 ribu per kemasan.
Bagaimana, tertarik mencicipi kriuknya kudapan unik ini?(dip/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kriuk-Kriuk Kulit Melinjo Renyah nan Pedas
Pradipta Nugrahanto - detikBandung
Adalah Akoy Rokayah (27) salah satu pengusaha kecil menengah yang membuat kudapan ketring ini tanpa sengaja.
"Tadinya kita tidak sengaja membuat makanan dari jaket (kulit melinjo-red). Tadinya kita hanya memanfaatkan bijinya saja. Iseng-iseng saya coba mengolah kulit melinjo ternyata rasanya enak juga," tutur Akoy.
Lalu Akoy dan tetangga-tetangga yang berwirauasaha pengolahan emping di Sumedang pun menamai kreasi baru ini dengan sebutan ketring.
"Ketring itu sebenarnya singkatan dari jaket kering," ujar Akoy saat ditemui dalam Ramadan Fair di Graha Manggala SIliwangi beberapa waktu lalu.
Akoy sendiri memulai bisnis kudapan alternatif ini sejak tahun 2003 silam. Dengan menggunakan merek dagang 'Yoka', Akoy pun mulai memasarkan di ketring ini.
"Tadinya saya bikin ketring hanya untuk cemilan keluarga. Iseng-iseng saya kemas rapi dan dijual ternyata peminatnya jauh lebih banyak ketimbang emping," seloroh Akoy.
Rasa yang renyah diakui Akoy mungkin menjadi pendorong kudapan ini sangat laku di pasaran. Apalagi dibalut dengan bumbu balado yang pedas.
"Kalau emping rasanya sudah standar seperti itu, beda dengan ketring yang masih jarang," imbuhnya.
Namun begitu, Akoy belum berani memasarkan ketring secara meluas karena masih kesulitan bahan baku.
"Sejauh ini saya baru titip jual ke toko-toko di Sumedang dan Bandung saja, maklum bahan bakunya juga musiman. Sebagai perbandingannya 30 kilogram kulit melinjo basah 'hanya' menjadi 10 kilogram ketring," ujar Akoy.
Akoy menjajakan Ketring dalam dua kemasan yaitu kemasan 200 gram yang dibanderol Rp 4 ribu per kemasan dan kemasan 500 gram yang dihargai Rp 10 ribu per kemasan.
Bagaimana, tertarik mencicipi kriuknya kudapan unik ini?(dip/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)




