Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 20/08/2009 09:25 WIB
Ina Cookies
Banjir Order Meski Puasa Baru Akan Dimulai
Pradipta Nugrahanto - detikBandung



Bandung - Lebaran memang masih lama. Bulan ramadan pun baru akan dimulai. Penjual aneka kudapan khas lebaran pun belum menjamur. Namun Ina Cookies sebagai salah satu pionir penganan khas lebaran di Bandung, telah mendapat order berlimpah jauh hari sebelum puasa dan lebaran tiba.

"Persiapan menjelang puasa dan lebaran sudah kita lakukan sejak awal Juni lalu. Soalnya banyak juga distributor-distributor yang sudah pesan sejak jauh-jauh hari utamanya untuk dari luar kota," tutur Ina Wiyandini, pendiri dan pengelola Ina Cookies di Jl Bojong Koneng Atas No 8 Cikutra Bandung.

Khusus menghadapi lebaran, Ina Cookies tiap hari memproduksi 6 ribu toples kue kering dari 100 macam kue kering yang dipasarkannya.

"Kadang-kadang pesanan dari agen sampai puluhan atau ratusan lusin per hari. Itu dari satu agen, sekarang agennya sudah berjumlah 150 agen yang tersebar di seluruh Indonesia," ungkap Ina.

Untuk mengimbangi permintaan pasar, Ina Cookies pun melakukan penambahan karyawan. "Saat ini jumlah karyawan saya ada 500 orang. 400 orang di antaranya khusus menangani kue, tapi tdak semuanya karyawan tetap. 250 orang di antaranya adalah karyawan yang hanya bekerja bila musim lebaran," ujar Ina.

Karyawan-karyawan Ina Cookies dibagi oleh Ibu Ina kedalam 5 kategori. Ada bagian pengadon, pencetakan, pembakaran, penoplesan hingga penjualan.

"Semuanya dibagi ke dalam tiga shift, ada shift pagi, siang dan malam. Masing-masing delapan jam kerja, karena kita produksi selama 24 jam," tutur Ina.

Untuk varian harga, perusahaan kue yang telah eksis selama 12 tahun ini membuka penawaran mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribuan. Dengan harga yang dipatoknya, Ina menjamin bahwa kue-kue Ina Cookies bisa dipertanggungjawabkan dari segi rasa dan komposisi, selain itu tahan untuk disimpan selama enam bulan.

"Kalau untuk agen tentu ada harga khususnya, hanya saja ada pesanan minimalnya. Untuk Bandung, minimal pemesanan 20 lusin, Jakarta 50 lusin dan luar Jawa 100 lusin. Selain itu pembayaran harus dilakukan secara tunai di depan. Kecuali untuk agen-agen lama yang telah membuktikan penjualannya baik bisa diterapkan sistem konsinyasi. Jadi, untuk yang ingin membeli secara eceran bisa membeli melalui agen. Barangnya sama kok, bedanya disini sentra pembuatan sedangkan di tempat lain agen-agen penjualan kami," tutur Ina.

Meski telah kebanjiran order, Ina Cookies tidak terus menerus menerima pesanan. Batas akhir pemesanan adalah H-1 puasa. "Setelah puasa kita tidak menerima tambahan pesanan, soalnya kita tetap harus tetap menjaga rasa dan kualitas, kita tidak mau kehilangan pelanggan hanya lantaran mengejar omzet semata," tutur Ina.(dip/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :