Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Senin, 03/08/2009 09:29 WIB
Gelegar Nasi Bakar Halilintar -
Rabu, 22/07/2009 11:18 WIB
Bumbu Merah ala Hotel Jadi Andalan -
Rabu, 22/07/2009 09:57 WIB
Nasi Goreng yang Bikin Hati Enjoy -
Kamis, 27/11/2008 11:40 WIB
Bingung Menu Makan Siang? Nimbel Yuk! -
Rabu, 09/07/2008 08:38 WIB
Racikan Rempah ala Nasi Edan -
Jumat, 04/07/2008 10:26 WIB
Bersantap Nasi Merah di Bawean
Indeks Berita
Minggu, 16/08/2009 08:57 WIB
Harumnya Nasi Hijau dan Kesegaran Es Teh Tarik
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Bandung -
Bukan hal baru ketika kita mendengar Nasi Putih, Nasi Kuning, Nasi Goreng, atau Nasi Merah. Namun, untuk nasi yang satu ini masih jarang terdengar, Nasi Hijau. Tidak seperti nasi pada umumnya, nasi ini berwarna hijau muda.
Mungkin sedikit rasa heran terbersit di benak anda, darimana asal warna hijau yang bisa mewarnai nasi ini. Setelah mengintip ke dapur pembuatannya, rasa penasaran itu terjawab. Ternyata warna hijau berasal dari campuran daun bawang, cabai hijau dan daun jeruk.
Nasi hijau bisa anda nikmati di Rumah Buku Jl Hegarmanah 52 Bandung. Menurut sang pengelola Ariani Darmawan. Nasi Hijau ini adalah menu favorit pengunjung yang datang ke Rumah Buku.
"Tadinya memang kita tidak berniat memasarkan makanan sebagai yang utama. Karena konsep kita adalah menyajikan buku, film dan musik. Namun kita juga menyajikan beberapa kudapan untuk dinikmati sambil baca atau nonton. Nah yang paling diminati Nasi Hijau ini," tutur Ariani panjang lebar.
Arianai menambahkan, sejumlah pengunjung sampai sengaja datang ke Rumah Buku hanya untuk menjajal kenikmatan Nasi Hijau ini.
"Biasanya kan yang datang mau cari referensi, jarang-jarang yang memang sengaja makan. Tapi karena sudah banyak yang nyoba, pengunjung yang kesini mencari Nasi Hijau juga tidak sedikit," tambah Ariani.
Saat mengintip proses memasak harum tercium kuat. Potongan daun bawang dirajang bersamaan dengan irisan bawang merah, cabai hijau dan potongan daun jeruk. Setelah itu baru nasi dimasukan berbarengan dengan teri medan dan anek rempah lainnya.
Setelah 3/4 matang, perasan jeruk lemon dimasukan sehingga menambah harumnya Nasi Hijau. Usai peracikan diatas wajan, nasi ditaburi kacang dan kerupuk bawang.
Soal rasa, jangan ditanya. Nasi yang kaya rempah ini sangat cocok dinikmati ditemani hembusan angin dari halaman belakang yang juga nampak rimbun oleh halaman. Meskipun kaya rempah, tidak ada kesan salah satu bumbu mendominasi.
Usai makan, saatnya melepas dahaga. Untuk yang satu ini Ariani merekomendasikan Es Teh Tarik. Cukup unik namanya karena es teh yang dicampur dengan susu ini dibuat dengan cara dituang berulang kali ke gelas yang berbeda hingga susu tercampur rata dengan teh dan ditaburi es batu.
Untuk menikmati kelezatan Nasi Hijau dan Es Teh Tarik yang dingin menyegarkan, anda tidak perlu merogoh saku dalam-dalam. Seporsi Nasi Hijau bisa anda nikmati dengan Rp 12.500 dan seporsi Es Teh Tarik dihargai Rp 8.500 saja. Cukup murah bukan?(dip/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Harumnya Nasi Hijau dan Kesegaran Es Teh Tarik
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Foto Terkait
Mungkin sedikit rasa heran terbersit di benak anda, darimana asal warna hijau yang bisa mewarnai nasi ini. Setelah mengintip ke dapur pembuatannya, rasa penasaran itu terjawab. Ternyata warna hijau berasal dari campuran daun bawang, cabai hijau dan daun jeruk.
Nasi hijau bisa anda nikmati di Rumah Buku Jl Hegarmanah 52 Bandung. Menurut sang pengelola Ariani Darmawan. Nasi Hijau ini adalah menu favorit pengunjung yang datang ke Rumah Buku.
"Tadinya memang kita tidak berniat memasarkan makanan sebagai yang utama. Karena konsep kita adalah menyajikan buku, film dan musik. Namun kita juga menyajikan beberapa kudapan untuk dinikmati sambil baca atau nonton. Nah yang paling diminati Nasi Hijau ini," tutur Ariani panjang lebar.
Arianai menambahkan, sejumlah pengunjung sampai sengaja datang ke Rumah Buku hanya untuk menjajal kenikmatan Nasi Hijau ini.
"Biasanya kan yang datang mau cari referensi, jarang-jarang yang memang sengaja makan. Tapi karena sudah banyak yang nyoba, pengunjung yang kesini mencari Nasi Hijau juga tidak sedikit," tambah Ariani.
Saat mengintip proses memasak harum tercium kuat. Potongan daun bawang dirajang bersamaan dengan irisan bawang merah, cabai hijau dan potongan daun jeruk. Setelah itu baru nasi dimasukan berbarengan dengan teri medan dan anek rempah lainnya.
Setelah 3/4 matang, perasan jeruk lemon dimasukan sehingga menambah harumnya Nasi Hijau. Usai peracikan diatas wajan, nasi ditaburi kacang dan kerupuk bawang.
Soal rasa, jangan ditanya. Nasi yang kaya rempah ini sangat cocok dinikmati ditemani hembusan angin dari halaman belakang yang juga nampak rimbun oleh halaman. Meskipun kaya rempah, tidak ada kesan salah satu bumbu mendominasi.
Usai makan, saatnya melepas dahaga. Untuk yang satu ini Ariani merekomendasikan Es Teh Tarik. Cukup unik namanya karena es teh yang dicampur dengan susu ini dibuat dengan cara dituang berulang kali ke gelas yang berbeda hingga susu tercampur rata dengan teh dan ditaburi es batu.
Untuk menikmati kelezatan Nasi Hijau dan Es Teh Tarik yang dingin menyegarkan, anda tidak perlu merogoh saku dalam-dalam. Seporsi Nasi Hijau bisa anda nikmati dengan Rp 12.500 dan seporsi Es Teh Tarik dihargai Rp 8.500 saja. Cukup murah bukan?(dip/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)




