Berita Lain

Indeks Berita

Sabtu, 25/07/2009 11:07 WIB
Kerajinan Limbah Kaca
Disusun dari Bentuk Kotak
Ema Nur Arifah - detikBandung



Bandung - Saat melihatnya pasti tidak akan menduga kalau kerajinan karya perajin Fittrop, Cimahi berasal dari limbah kaca. Dengan cerdik limbah kaca dipotong-potong dalam bentuk kotak berbagai ukuran kemudian disusun. Dari mulai ukuran sekitar 2 x 2 centimeter sampai puluhan centimeter.
 
"Kita bermain dengan kotak. Kotak dibuat dalam berbagai ukuran tergantung dari benda apa yang akan dibuat," ujar Wawan (53) ditemui di Cooperative Fair Lapangan Saparua.

Untuk awal, lanjut Wawan, dia harus melakukan eksperimen beberapa kali agar mendapatkan komposisi yang sesuai. Setiap benda yang dibuat, terdiri dari kotak berbagai ukuran. "Kita eksperimen ada kotak yang terlalu besar atau jumlahnya terlalu banyak sampai akhirnya menemukan yang diinginkan," ujar Wawan.

Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Awalnya kaca dipotong terlebih dahulu sesuai dengan ukurannya. Kemudian dihaluskan bagian pinggirnya dengan gerindra agar tidak tajam dab berbahaya. Setelah itu baru ditempelkan satu per satu dengan lem khusus kaca sesuai desain yang sudah direncanakan.

"Terakhir kita membersihkan lem-lem dan kotoran yang menempel," tuturnya.

Sampai saat ini, Wawan dan lima saudaranya yang ikut bergabung sudah membuat lebih dari 100 macam produk. Kebanyakan yang dibuat adalah pot bunga dari ukuran kecil sampai besar. Selain itu sudah dibuat juga papan catur dan pionnya, miniatur mesjid, miniatur monas, gerobak mini untuk souvenir dan lain-lain.

Bahkan dalam sebuah pameran di Cimahi, Wawan berhasil menjual miniatur gedung pemkot Cimahi pada Walikota Cimahi Itoc Tochija dengan harga Rp 2 juta. Tapi tidak semua kerajinan dijual semahal itu.

"Harga tergantung dari tingkat kesulitan pembuatan," ujar Wawan. Untuk pot bunga misalnya karena cukup mudah dibuat harganya pun cukup murah mulai dari Rp 15 ribu.

Kesulitan dalam pembuatan menurut Wawan ada pada proses memotong. Pasalnya, dia belum memiliki peralatan modern yang bisa dengan cepat memotong kaca. Saat ini alat yang digunakan baru buatan sendiri dan itu cukup membuat kerepotan.

"Kita kerepotan dengan peralatan. Akan lebih nyaman dengan peralatan modern untuk mempermudah kerja tapi butuh modal," ujarnya.

(ema/ema)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Foto Lain


Baca juga :