Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Rabu, 04/11/2009 08:36 WIB
Acung Jempol untuk Kupat Tahu Gempol -
Jumat, 30/10/2009 09:00 WIB
Sepiring Gado-gado yang Bikin Kenyang -
Jumat, 30/10/2009 08:45 WIB
Terkenang Gado-gado Tengku Angkasa -
Sabtu, 22/08/2009 10:41 WIB
Yuk,Cari Tempat Buka Puasa di Bandung! -
Sabtu, 08/08/2009 10:34 WIB
Es Duren Online
Bisa Pesan Sambil Chatting -
Sabtu, 08/08/2009 09:25 WIB
Melepas Dahaga Dengan Es Duren Online
Indeks Berita
Kamis, 16/07/2009 12:04 WIB
Pempek Rama
Tenggiri dan Kanji Unggulan Resep Tetap Eksis
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Menjaga kualitas rasa, itulah resep Benyamin, agar Pempek Rama tetap bisa mempertahankan konsumennya. Salah satu caranya dengan menggunakan bahan baku pilihan yang terbaik di kelasnya.
"Saya menggunakan bahan baku kelas satu," ujar Benyamin.
Bahan baku utama pembuatan pempek adalah ikan tenggiri. Karena bukan pempek namanya kalau ikan tenggirinya tidak terasa. Benyamin memaparkan untuk ikan tenggiri, dia hanya memilih ikan tenggiri kelas satu. Biarpun harganya lebih mahal, kepuasan konsumen adalah yang utama.
Begitupun dengan tepung kanjinya. Benyamin memilih tepung kanji yang paling baik. Dengan tepung kanji dan ikan tenggiri yang berkualitas menurut Benyamin berpengaruh pada warna pempek.
"Kalau tepung kanjinya bagus dan ikannya bagus pempek warnanya putih tapi kalau tepung atau ikannya kurang bagus warnanya akan keruh, abu-abu tidak coklat tidak," ujar Benyamin.
Selain itu, lanjut Benyamin, pembuatan kuah pempek pun harus dari bahan berkualitas. Misalnya untuk gula aren sebagai bahan baku utama pembuatan kuah, Benyamin tidak memilih sembarang gula aren. Dia mendatangkan langsung gula aren dari Palembang karena menurutnya gula aren lokal menghasilkan rasa yang kurang pas. Lagipula dari segi bentuk, gula aren Palembang lebih unik karena dicetak dengan mangkok sehingga ukuran per buahnya besar-besar.
"Kalau gula aren lokal cairannya jadi berwarna coklat bening sedangkan gula aren Palembang hasilnya coklat pekat tidak tembus pandang," tutur Benyamin.
Pempek Rama menyediakan dua kuah pempek, pedas dan manis. Menurut Benyamin dia sengaja menyediakan kuah manis khusus untuk anak-anak yang kurang suka pedas.
Rasa Pempek Rama pun menjadi begitu khas. Melenceng sedikit saja para pelanggan bisa komplain. "Dulu saya pernah terpaksa pakai bahan-bahan yang biasa saja karena stoknya tidak ada atau gula aren dari Palembang belum dikirim. Eh, seharian itu dikomplain oleh pelanggan," aku Benyamin.
Dari sana, Benyamin pun tidak mau lagi coba-coba menurunkan kualitas bahan baku. Termasuk dalam belanja bahan baku Benyamin enggan menyerahkan pada karyawan. "Agar kualitas tetap dijaga belanja sendiri dari mulai cabe rawit sampai ikan tenggiri," pungkas Benyamin.
Namun Benyamin selalu terbuka dengan para pelanggannya. Mereka bebas komplain apapun karena dengan begitu Benyamin bisa mengetahui kekurangannya dan bisa memperbaiki.
(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pempek Rama
Tenggiri dan Kanji Unggulan Resep Tetap Eksis
Ema Nur Arifah - detikBandung
"Saya menggunakan bahan baku kelas satu," ujar Benyamin.
Bahan baku utama pembuatan pempek adalah ikan tenggiri. Karena bukan pempek namanya kalau ikan tenggirinya tidak terasa. Benyamin memaparkan untuk ikan tenggiri, dia hanya memilih ikan tenggiri kelas satu. Biarpun harganya lebih mahal, kepuasan konsumen adalah yang utama.
Begitupun dengan tepung kanjinya. Benyamin memilih tepung kanji yang paling baik. Dengan tepung kanji dan ikan tenggiri yang berkualitas menurut Benyamin berpengaruh pada warna pempek.
"Kalau tepung kanjinya bagus dan ikannya bagus pempek warnanya putih tapi kalau tepung atau ikannya kurang bagus warnanya akan keruh, abu-abu tidak coklat tidak," ujar Benyamin.
Selain itu, lanjut Benyamin, pembuatan kuah pempek pun harus dari bahan berkualitas. Misalnya untuk gula aren sebagai bahan baku utama pembuatan kuah, Benyamin tidak memilih sembarang gula aren. Dia mendatangkan langsung gula aren dari Palembang karena menurutnya gula aren lokal menghasilkan rasa yang kurang pas. Lagipula dari segi bentuk, gula aren Palembang lebih unik karena dicetak dengan mangkok sehingga ukuran per buahnya besar-besar.
"Kalau gula aren lokal cairannya jadi berwarna coklat bening sedangkan gula aren Palembang hasilnya coklat pekat tidak tembus pandang," tutur Benyamin.
Pempek Rama menyediakan dua kuah pempek, pedas dan manis. Menurut Benyamin dia sengaja menyediakan kuah manis khusus untuk anak-anak yang kurang suka pedas.
Rasa Pempek Rama pun menjadi begitu khas. Melenceng sedikit saja para pelanggan bisa komplain. "Dulu saya pernah terpaksa pakai bahan-bahan yang biasa saja karena stoknya tidak ada atau gula aren dari Palembang belum dikirim. Eh, seharian itu dikomplain oleh pelanggan," aku Benyamin.
Dari sana, Benyamin pun tidak mau lagi coba-coba menurunkan kualitas bahan baku. Termasuk dalam belanja bahan baku Benyamin enggan menyerahkan pada karyawan. "Agar kualitas tetap dijaga belanja sendiri dari mulai cabe rawit sampai ikan tenggiri," pungkas Benyamin.
Namun Benyamin selalu terbuka dengan para pelanggannya. Mereka bebas komplain apapun karena dengan begitu Benyamin bisa mengetahui kekurangannya dan bisa memperbaiki.
(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




