Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 17:48 WIB
Polisi Ditembak
Proyektil Dikirim ke Puslabfor Mabes Polri -
Selasa, 09/02/2010 17:09 WIB
'Anggaran Militer Belum Ideal' -
Selasa, 09/02/2010 16:33 WIB
Isu Plagiarisme
Unpar Temukan 4 Tulisan Prof Banyu Hasil Jiplakan -
Selasa, 09/02/2010 16:27 WIB
Sengketa Lahan Gasibu
Pantau Putusan PK, Ketua PTUN Undang Para Tergugat -
Selasa, 09/02/2010 16:02 WIB
Benteng Green Ciumbuleuit Ambrol
Lokasi Sulit, Reruntuhan Diangkut Secara Manual -
Selasa, 09/02/2010 15:51 WIB
Kebonwaru Buka Klinik Methadon Khusus Warga Binaan
Indeks Berita
Sabtu, 04/07/2009 12:20 WIB
YKI Gelar Sosialisasi 'Contreng' di Klub Malam
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Bandung -
Yayasan Kontak Indonesia (YKI) bekerjasama dengan KPU Kota Bandung menggelar sosialiasi pilpres di Sentral Biliard Jalan Braga, Sabtu (4/7/2009). Sosialisasi ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kesalahan pencontrengan pada pilpres mendatang.
Program Manager YKI saat ditemui detikbandung menuturkan sosialisasi pilpres di klub malam ini untuk mengurangi tingkat kesalahan pencontrengan pada pemilu. Selain itu juga agar para pekerja klub hiburan malam ini juga merasa terlibat dalam proses demokrasi.
"Pemilu itu kan hak siapa saja asalkan warga Indoensia dan sudah cuku umur untuk memilih," ujar Wawan saat ditemui detikbandung. Menurutnya sejauh ini antusisame dari para pekerja klub malam cukup baik untuk menghadapi pilpres. Namun sebaiknya mereka diberi pengarahan bagaimana cara memilih yang benar.
Saat ini, ujar Wawan banyak pekerja klub malam yang terkendala oleh tidak terdaftarnya diri mereka di DPT karena kebanyakan dari mereka adalah warga pendatang dan bingung harus lapor ke mana.
Menyikapi hal itu YKI berjanji akan membantu mereka agar tetap bisa mencontreng pada pilpres 8 Juli mendatang. "Tentu kita akan bantu kalau tidak kita bantu sosialisasi tidak akan efektif," ucapnya.
Sementara itu Wulan (29) salah satu pekerja di Sentral Biliard menuturkan merasa mendapatkan informasi berharga dengan adanya sosialisasi ini.
"Kebanyakan saya dan teman-teman saya banyak yang belum mengerti masalah pilpres, tahunya cuma contreng-contreng saja. Contreng sebelah mana saya belum tahu. Berkat sosialisasi saya dan teman-teman bisa tahu," ujarnya.
(ema/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
YKI Gelar Sosialisasi 'Contreng' di Klub Malam
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Program Manager YKI saat ditemui detikbandung menuturkan sosialisasi pilpres di klub malam ini untuk mengurangi tingkat kesalahan pencontrengan pada pemilu. Selain itu juga agar para pekerja klub hiburan malam ini juga merasa terlibat dalam proses demokrasi.
"Pemilu itu kan hak siapa saja asalkan warga Indoensia dan sudah cuku umur untuk memilih," ujar Wawan saat ditemui detikbandung. Menurutnya sejauh ini antusisame dari para pekerja klub malam cukup baik untuk menghadapi pilpres. Namun sebaiknya mereka diberi pengarahan bagaimana cara memilih yang benar.
Saat ini, ujar Wawan banyak pekerja klub malam yang terkendala oleh tidak terdaftarnya diri mereka di DPT karena kebanyakan dari mereka adalah warga pendatang dan bingung harus lapor ke mana.
Menyikapi hal itu YKI berjanji akan membantu mereka agar tetap bisa mencontreng pada pilpres 8 Juli mendatang. "Tentu kita akan bantu kalau tidak kita bantu sosialisasi tidak akan efektif," ucapnya.
Sementara itu Wulan (29) salah satu pekerja di Sentral Biliard menuturkan merasa mendapatkan informasi berharga dengan adanya sosialisasi ini.
"Kebanyakan saya dan teman-teman saya banyak yang belum mengerti masalah pilpres, tahunya cuma contreng-contreng saja. Contreng sebelah mana saya belum tahu. Berkat sosialisasi saya dan teman-teman bisa tahu," ujarnya.
(ema/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk


