Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 07/11/2009 16:27 WIB
LIPI Rilis IGN 2009 -
Sabtu, 07/11/2009 15:19 WIB
300 Mahasiswa HI Unpad Gelar Karnaval -
Sabtu, 07/11/2009 15:02 WIB
Guru TK Ramaikan Origami Festival -
Sabtu, 07/11/2009 13:15 WIB
Polemik Tangkuban Parahu
Chay: Libatkan Masyarakat Lokal! -
Sabtu, 07/11/2009 12:38 WIB
Pabrik Sabu Miliaran Rupiah Digerebek
Sampel Bahan Baku Diperiksa Lebih Lanjut di Jakarta -
Sabtu, 07/11/2009 11:19 WIB
Masalah Cekungan Bandung, Bagai Katak Dalam Panci
Indeks Berita
Jumat, 03/07/2009 15:30 WIB
RSHS Khawatir DPT Dokter dan Suster Ganda
Andri Haryanto - detikBandung

Bandung -
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengkhawatirkan terjadinya penggelembungan suara dalam Pilpres yang akan diselenggarakan 8 Juli 2009 nanti, karena adanya DPT ganda.
Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) 34 RSHS Suprijatno saat menggelar pertemuan dengan karyawan dan direksi rumah sakit, Jalan Pasteur, Jumat (3/7/2009).
"Kita khawatir adanya duplikasi dari pemilih khususnya karyawan atau perawat, karena mereka terdaftar di wilayahnya dan juga di sini (RSHS) atau dobel DPT," kata Suprijatno.
Jumlah karyawan atau petugas rumah sakit yang bertugas waktu pemilihan dan terdaftar dalam DPT, imbuhnya, berjumlah 288 orang. "Kita siapkan 288 blangko A7 untuk karyawan dan petugas yang akan memilih di rumah sakit," katanya.
Selain itu, mengantisipasi penggelembungan suara karena terdaftar ganda, petugas KPPS akan meminta kartu tanda penduduk yang bersangkutan dalam proses pemungutan suara nanti.
"Form A7 yang diserahkan harus disertakan dengan KTP untuk mengantisipasi adanya pemilih ganda," jelasnya.
(ahy/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
RSHS Khawatir DPT Dokter dan Suster Ganda
Andri Haryanto - detikBandung

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) 34 RSHS Suprijatno saat menggelar pertemuan dengan karyawan dan direksi rumah sakit, Jalan Pasteur, Jumat (3/7/2009).
"Kita khawatir adanya duplikasi dari pemilih khususnya karyawan atau perawat, karena mereka terdaftar di wilayahnya dan juga di sini (RSHS) atau dobel DPT," kata Suprijatno.
Jumlah karyawan atau petugas rumah sakit yang bertugas waktu pemilihan dan terdaftar dalam DPT, imbuhnya, berjumlah 288 orang. "Kita siapkan 288 blangko A7 untuk karyawan dan petugas yang akan memilih di rumah sakit," katanya.
Selain itu, mengantisipasi penggelembungan suara karena terdaftar ganda, petugas KPPS akan meminta kartu tanda penduduk yang bersangkutan dalam proses pemungutan suara nanti.
"Form A7 yang diserahkan harus disertakan dengan KTP untuk mengantisipasi adanya pemilih ganda," jelasnya.
(ahy/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk





