Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Jumat, 12/03/2010 18:51 WIB
Bencana Telan Korban, Pemerintah Diminta Evaluasi -
Jumat, 12/03/2010 18:33 WIB
Pasca Melawan Bontang FC, Persib Terancam Kena Sanksi -
Jumat, 12/03/2010 17:58 WIB
Lawan Arema, Persib Pastikan Pakai Si Jalak Harupat -
Jumat, 12/03/2010 17:26 WIB
Reklame di Bandung akan Ditempeli Stiker Informasi Perizinan -
Jumat, 12/03/2010 17:17 WIB
Pengamen Sodomi 4 Kernet Angkot
Pelaku Mengaku Normal, Akan Menikah Tahun Ini -
Jumat, 12/03/2010 16:59 WIB
Pengamen Sodomi 4 Kernet Angkot
Rata-rata Korban Disodomi 4 Kali
Indeks Berita
Kamis, 02/07/2009 18:31 WIB
Bangkitnya Film Indonesia Sinyal Positif Industri Pariwisata
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Bandung -
Menbudpar Jero Wacik menyatakan bangkitnya perfilman Indonesia sejak 2008 adalah sinyal positif bagi pariwisata Indonesia. Dia berharap jumlah produksi film Indonesia yang berkualitas makin banyak setiap tahunnya.
"Sekarang saya lihat sudah hampir 90 film diluncurkan setiap tahunnya. Tapi jangan sampai seperti dulu, sampai mengembalikan piala, nanti saya balik suruh jadi penilai," kata Wacik saat sambutannya dalam Studium General STIEPAR YAPARI AKTRIPA Bandung 'Meninjau Kepariwisataan Masa Lampau dan Masa Yang akan Datang' di STIEPAR Yapari Jalan Sutami No 81-83 Bandung, Kamis (2/7/2009).
Dia mengatakan perfilman Indonesia mulai bangkit sejak 2008. Hal itu dinilai sinyal positif bagi pariwisata Indonesia.
"Ini adalah potensi positif yang harus kita dukung, beberapa waktu lalu saya mengundang presiden SBY untuk nonton bareng film Indonesia. Kalau presiden saja sudah nonton, duta besar negara-negara lain pasti ikut tertarik," tutur Wacik.
"Dulu, periode 80-an sampai 90-an begitu banyak film Indonesia yang berkelas dan layak tonton, namun sejak akhir 90 hingga 2000-an awal film Indonesia seolah mati suri. Tidak ada Festival Film Indonesia (FFI), baru ada lagi semenjak 2004," sambungnya.
Wacik menambahkan film adalah salah satu potensi bangsa yang bisa mendongkrak kepariwisataan Indonesia. "Coba saja, kalau ada film-film yang merepresentasikan dengan baik budaya bangsa kita beserta potensi-potensi wisatanya maka secara tidak langsung potensi wisata
kita akan terdongkrak," tutur Wacik.
(dip/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Bangkitnya Film Indonesia Sinyal Positif Industri Pariwisata
Pradipta Nugrahanto - detikBandung
"Sekarang saya lihat sudah hampir 90 film diluncurkan setiap tahunnya. Tapi jangan sampai seperti dulu, sampai mengembalikan piala, nanti saya balik suruh jadi penilai," kata Wacik saat sambutannya dalam Studium General STIEPAR YAPARI AKTRIPA Bandung 'Meninjau Kepariwisataan Masa Lampau dan Masa Yang akan Datang' di STIEPAR Yapari Jalan Sutami No 81-83 Bandung, Kamis (2/7/2009).
Dia mengatakan perfilman Indonesia mulai bangkit sejak 2008. Hal itu dinilai sinyal positif bagi pariwisata Indonesia.
"Ini adalah potensi positif yang harus kita dukung, beberapa waktu lalu saya mengundang presiden SBY untuk nonton bareng film Indonesia. Kalau presiden saja sudah nonton, duta besar negara-negara lain pasti ikut tertarik," tutur Wacik.
"Dulu, periode 80-an sampai 90-an begitu banyak film Indonesia yang berkelas dan layak tonton, namun sejak akhir 90 hingga 2000-an awal film Indonesia seolah mati suri. Tidak ada Festival Film Indonesia (FFI), baru ada lagi semenjak 2004," sambungnya.
Wacik menambahkan film adalah salah satu potensi bangsa yang bisa mendongkrak kepariwisataan Indonesia. "Coba saja, kalau ada film-film yang merepresentasikan dengan baik budaya bangsa kita beserta potensi-potensi wisatanya maka secara tidak langsung potensi wisata
kita akan terdongkrak," tutur Wacik.
(dip/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



