Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 07/11/2009 16:27 WIB
LIPI Rilis IGN 2009 -
Sabtu, 07/11/2009 15:19 WIB
300 Mahasiswa HI Unpad Gelar Karnaval -
Sabtu, 07/11/2009 15:02 WIB
Guru TK Ramaikan Origami Festival -
Sabtu, 07/11/2009 13:15 WIB
Polemik Tangkuban Parahu
Chay: Libatkan Masyarakat Lokal! -
Sabtu, 07/11/2009 12:38 WIB
Pabrik Sabu Miliaran Rupiah Digerebek
Sampel Bahan Baku Diperiksa Lebih Lanjut di Jakarta -
Sabtu, 07/11/2009 11:19 WIB
Masalah Cekungan Bandung, Bagai Katak Dalam Panci
Indeks Berita
Kamis, 02/07/2009 15:11 WIB
Patung Badak Putih Bercula Satu Tak Terawat
Avitia Nurmatari - detikBandung
Bandung -
Badak putih bercula satu bukan hal yang baru bagi Kota Bandung. Sebelum diusulkan menjadi ikon Kota Bandung, hewan yang hampir punah itu sudah ada berbentuk patung di area Taman Balai Kota Bandung. Kini kondisinya terlihat tak terawat.
Patung Badak Putih yang berada di area Taman Balai Kota Bandung saat ini dalam kondisi tidak terawat. Menurut Latief, selaku Pengelola Urusan Tata Usaha Bagian Umum dan Perlengkapan, pihaknya selalu melakukan perawatan pada patung tersebut.
"Selama ini kita suka bersihkan patung oleh cleaning service, juga ada pengecekan mesin-mesin air mancurnya juga," jelas Latief ditemui detikbandung, di ruang kerja Bagiam Umum Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kamis (2/7/2009).
Latief mengatakan sejauh ini belum ada kerusakan patung yang cukup signifikan. "Sejauh ini sih badan patungnya masih utuh, hanya kotor saja, tapi itu juga dibersihkan setiap hari," kata Latief.
Menurut keterangannya di Balai Kota sendiri punya dua buah patung, yaitu patung Burung dan patung Badak. "Disini ada dua patung, patung burung yang di taman tengah, satu lagi patung badak," ujarnya.
Biaya pemeliharaan patung tersebut berasal dari APBD Kota Bandung. Namun Latief mengaku tidak tahu pasti berapa jumlah dana tersebut. "Kalau besarnya saya tidak tahu, tergantung perawatannya, tidak pasti," kata Latief.
Mengenai sejarah dan asal mula patung tersebut Latief tidak mengetahui. Dia mengatakan Bagian Umum hanya sebagai pemelihara saja. "Kalau sejarah saya tidak tahu, tapi yang pasti sejak tahun 1970, saya masih kecil patung itu sudah ada," ungkapnya.
Menurut pantaun detikbandung, kondisi patung badak bercat putih kini kotor dan seperti tidak terawat. Kolam yang berada di bawah patung tersebut airnya berwarna hijau dan banyak sampah. Sebagian kolam juga sudah mengering, dan air mancur yang disebutkan Latief, kini tidak. Di pinggiran kolam dipakai tempat duduk para pengunjung yang datang ke Balai Kota.
(avi/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Patung Badak Putih Bercula Satu Tak Terawat
Avitia Nurmatari - detikBandung
Video Terkait
Patung Badak Putih yang berada di area Taman Balai Kota Bandung saat ini dalam kondisi tidak terawat. Menurut Latief, selaku Pengelola Urusan Tata Usaha Bagian Umum dan Perlengkapan, pihaknya selalu melakukan perawatan pada patung tersebut.
"Selama ini kita suka bersihkan patung oleh cleaning service, juga ada pengecekan mesin-mesin air mancurnya juga," jelas Latief ditemui detikbandung, di ruang kerja Bagiam Umum Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kamis (2/7/2009).
Latief mengatakan sejauh ini belum ada kerusakan patung yang cukup signifikan. "Sejauh ini sih badan patungnya masih utuh, hanya kotor saja, tapi itu juga dibersihkan setiap hari," kata Latief.
Menurut keterangannya di Balai Kota sendiri punya dua buah patung, yaitu patung Burung dan patung Badak. "Disini ada dua patung, patung burung yang di taman tengah, satu lagi patung badak," ujarnya.
Biaya pemeliharaan patung tersebut berasal dari APBD Kota Bandung. Namun Latief mengaku tidak tahu pasti berapa jumlah dana tersebut. "Kalau besarnya saya tidak tahu, tergantung perawatannya, tidak pasti," kata Latief.
Mengenai sejarah dan asal mula patung tersebut Latief tidak mengetahui. Dia mengatakan Bagian Umum hanya sebagai pemelihara saja. "Kalau sejarah saya tidak tahu, tapi yang pasti sejak tahun 1970, saya masih kecil patung itu sudah ada," ungkapnya.
Menurut pantaun detikbandung, kondisi patung badak bercat putih kini kotor dan seperti tidak terawat. Kolam yang berada di bawah patung tersebut airnya berwarna hijau dan banyak sampah. Sebagian kolam juga sudah mengering, dan air mancur yang disebutkan Latief, kini tidak. Di pinggiran kolam dipakai tempat duduk para pengunjung yang datang ke Balai Kota.
(avi/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)





