Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Minggu, 21/03/2010 19:57 WIB
Heryawan: Selamat Menempuh Ujian Nasional -
Minggu, 21/03/2010 19:18 WIB
PKS Bandung Kumpulkan Rp 58 Juta untuk Palestina -
Minggu, 21/03/2010 18:02 WIB
Warga Coblong Idap Kanker Payudara
Benjolan di Tubuh Lala Menyebar -
Minggu, 21/03/2010 17:25 WIB
Ujian Nasional 2010
Mencontek, Siswa Akan Dipindahkan ke Ruang Khusus -
Minggu, 21/03/2010 17:14 WIB
Warga Coblong Idap Kanker Payudara
Lala Dirawat di RSHS -
Minggu, 21/03/2010 15:35 WIB
Ujian Nasional 2010
Kadisdik: Tak Perlu Polisi di Sekolah
Indeks Berita
Rabu, 01/07/2009 16:03 WIB
Tes Potensi Akademik Dianggap Mudah
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Bandung -
Diberlakukannya Test Potensi Akademik (TPA) di SNMPTN 2009 ini tidak membuat para peserta merasa kesulitan. Bahkan sejumlah peserta mengatakan soal TPA tergolong mudah untuk dikerjakan.
Dari ketarangan yang dihumpun detikbandung, sejumlah peserta mengaku kesulitan mengerjakan soal matematika dan Bahasa Inggris.
Rahmat Fauzi (19) misalnya, peserta asal SMAN 1 Baleendah ini mengaku tidak bermasalah dengan TPA namun kesulitan mengisi soal matematika. "TPA-nya sih standar, mudah lah tapi matematikanya susah bener," ujar Rahmay yang ditemui usai pelaksanaan SNMPTN hari ke-1 ini, di ITB, Jalan Taman Sari, Rabu (1/7/2009).
Begitu juga pengakuan Zafar (19), teman satu sekolah Rahmat ini mengaku sulit mengerjakan soal Bahasa Inggris namun tidak begitu pada TPA. "TPA sih mudah, kayak psikotes aja. Tapi Bahasa Inggrisnya ampun deh susahnya," tutur Zafar.
Kedua peserta ini mengaku memang tidak mengikuti bimbingan belajar untuk menghadapai SNMPTN. Mereka pun tidak tahu menahu mengenai sistem persentil sebagai penilaian
yang baru di tahun 2009 ini.
"Emang nggak ikut bimbel sih kita, baca-baca buku soal aja. Kalau soal penilaian persentil kita tidak tahu, yang penting isi aja, syukur-syukur jawabannya benar," tutur mereka kompak.
Sementara itu, Rezki Al-Iman dan Yuli Rantini dua peserta yang nyasar dan tak menemukan lokasi ujian hingga akhirnya ujian di ITB, juga mengaku tidak ada masalah dalam pengerjaan TPA.
"Untuk TPA sih lumayan mudah, tapi untuk matematika sulit juga, apalagi waktunya mepet karena kesiangan," tutur Rezki.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.(dip/tya)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tes Potensi Akademik Dianggap Mudah
Pradipta Nugrahanto - detikBandung

Dari ketarangan yang dihumpun detikbandung, sejumlah peserta mengaku kesulitan mengerjakan soal matematika dan Bahasa Inggris.
Rahmat Fauzi (19) misalnya, peserta asal SMAN 1 Baleendah ini mengaku tidak bermasalah dengan TPA namun kesulitan mengisi soal matematika. "TPA-nya sih standar, mudah lah tapi matematikanya susah bener," ujar Rahmay yang ditemui usai pelaksanaan SNMPTN hari ke-1 ini, di ITB, Jalan Taman Sari, Rabu (1/7/2009).
Begitu juga pengakuan Zafar (19), teman satu sekolah Rahmat ini mengaku sulit mengerjakan soal Bahasa Inggris namun tidak begitu pada TPA. "TPA sih mudah, kayak psikotes aja. Tapi Bahasa Inggrisnya ampun deh susahnya," tutur Zafar.
Kedua peserta ini mengaku memang tidak mengikuti bimbingan belajar untuk menghadapai SNMPTN. Mereka pun tidak tahu menahu mengenai sistem persentil sebagai penilaian
yang baru di tahun 2009 ini.
"Emang nggak ikut bimbel sih kita, baca-baca buku soal aja. Kalau soal penilaian persentil kita tidak tahu, yang penting isi aja, syukur-syukur jawabannya benar," tutur mereka kompak.
Sementara itu, Rezki Al-Iman dan Yuli Rantini dua peserta yang nyasar dan tak menemukan lokasi ujian hingga akhirnya ujian di ITB, juga mengaku tidak ada masalah dalam pengerjaan TPA.
"Untuk TPA sih lumayan mudah, tapi untuk matematika sulit juga, apalagi waktunya mepet karena kesiangan," tutur Rezki.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.(dip/tya)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




