Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Sabtu, 07/11/2009 08:56 WIB
20 Tahun Terbang dengan Gantole -
Jumat, 30/10/2009 10:43 WIB
Iskandarsyah Berian
Tinggalkan Kick Boxing untuk Berdakwah -
Kamis, 22/10/2009 14:10 WIB
Sundea 'Salam Matahari'
Tidak Ada Tulisan Jelek -
Kamis, 22/10/2009 10:04 WIB
Sundea 'Salam Matahari'
Dokumentasikan Kehidupan di Buku Harian -
Kamis, 22/10/2009 08:52 WIB
Sundea 'Salamatahari'
'Pena dan Kertas Adalah Hidupku' -
Kamis, 15/10/2009 12:38 WIB
Phaerlymaviec Musadi
Punkrocker yang Cinta Anak-anak
Indeks Berita
Selasa, 23/06/2009 15:38 WIB
Raih MURI Sebagai Penulis Tertua
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Bertepatan dengan usianya ke-87 tahun, 25 Mei 2009 lalu, Julie Sutardjana mendapatkan hadiah terbesar atas perjuangannya selama ini yaitu piagam MURI. Perempuan bernama pena Nyonya Rumah ini diganjar penghargaan sebagai 'Penulis dan Pencipta Resep Masakan dan Kue Tertua'.
Tapi kesederhanaan dan kerendahan hati Oma Julie membuatnya merasa tidak pantas menerima itu. "Saya terlalu diangkat. Terlalu disanjung. Banyak penulis yang lebih hebat dari saya sehingga saya merasa begitu kecil," tuturya rendah hati.
Di saat bersamaan, dia meluncurkan buku yang disebutnya sebagai buku terakhirnya 'Pusaka Kuliner Nyonya Rumah, 1200 Resep Masakan dan Kue Legendaris'.
Disebut legendaris karena memuat resep-resep dari tiga buku yang pernah ditulisnya yaitu Pandai Memasak 1,2,3 yang diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama. "Dalam buku itu bukan resep-resep baru tapi resep dari buku lama yang digabungkan," ujar Oma.
Diakui Oma Julie, awal-awal karir penulisannya dalam menulis redaksi resep, dirinya begitu dipengaruhi oleh pendidikan belanda. Maklum saja dari mulai SD sampai sekolah guru, Oma Julie bersekolah di lembaga milik Belanda.
"Kalau menulis redaksi pun dalam pikiran saya hanya bahas Belanda sehingga oleh suami saya diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Kalau sekarang diedit oleh anak-anak saya," tutur Julie.
Dari sekian banyak resep masakan yang ditulisnya tidak ada makanan khusus yang spesial. Bahkan bagi Oma Julie makan dengan sayur asem dan goreng tempe pun sudah cukup baginya.
"Saya tidak terlalu suka makan. Walau buat resep masakan, makan saya sedikit," ujarnya.
Disadarinya, di usianya sekarang dia sudah bukan lagi yang terbaik. Karena menurutnya sekarang sudah lebih banyak lagi penulis dengan resep-resep yang lebih kreatif.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/tya)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Raih MURI Sebagai Penulis Tertua
Ema Nur Arifah - detikBandung
Tapi kesederhanaan dan kerendahan hati Oma Julie membuatnya merasa tidak pantas menerima itu. "Saya terlalu diangkat. Terlalu disanjung. Banyak penulis yang lebih hebat dari saya sehingga saya merasa begitu kecil," tuturya rendah hati.
Di saat bersamaan, dia meluncurkan buku yang disebutnya sebagai buku terakhirnya 'Pusaka Kuliner Nyonya Rumah, 1200 Resep Masakan dan Kue Legendaris'.
Disebut legendaris karena memuat resep-resep dari tiga buku yang pernah ditulisnya yaitu Pandai Memasak 1,2,3 yang diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama. "Dalam buku itu bukan resep-resep baru tapi resep dari buku lama yang digabungkan," ujar Oma.
Diakui Oma Julie, awal-awal karir penulisannya dalam menulis redaksi resep, dirinya begitu dipengaruhi oleh pendidikan belanda. Maklum saja dari mulai SD sampai sekolah guru, Oma Julie bersekolah di lembaga milik Belanda.
"Kalau menulis redaksi pun dalam pikiran saya hanya bahas Belanda sehingga oleh suami saya diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Kalau sekarang diedit oleh anak-anak saya," tutur Julie.
Dari sekian banyak resep masakan yang ditulisnya tidak ada makanan khusus yang spesial. Bahkan bagi Oma Julie makan dengan sayur asem dan goreng tempe pun sudah cukup baginya.
"Saya tidak terlalu suka makan. Walau buat resep masakan, makan saya sedikit," ujarnya.
Disadarinya, di usianya sekarang dia sudah bukan lagi yang terbaik. Karena menurutnya sekarang sudah lebih banyak lagi penulis dengan resep-resep yang lebih kreatif.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/tya)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk





