Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Senin, 12/10/2009 08:59 WIB
Menerawang Aksara dari Kacamata Anak-anak -
Senin, 06/07/2009 08:30 WIB
Ultah Ke 7 BBV
Kemeriahan di Tengah Hutan -
Jumat, 29/05/2009 10:14 WIB
Investasi Awal Aeoroponik Mahal -
Jumat, 29/05/2009 09:42 WIB
Menanam Kentang di Udara Dengan Aeroponik -
Jumat, 01/05/2009 10:52 WIB
Timur Indonesia Tak Punya Radar, PPET Garap Pasar Dalam Negeri
Indeks Berita
Senin, 15/06/2009 19:46 WIB
Gunakan Blackberry Dengan Bijak
Andrian Fauzi - detikBandung

Bandung -
Fenomena Blackberry telah mengubah prilaku masyarakat saat ini. Mulai dari tidak memperhatikan lawan bicara hingga tidak memperhatikan rambu-rambu lalu lintas. Gunakan Blackberry dengan bijak. Pesan itu yang ingin disampaikan dalam buku Blackberry for Everyone.
Buku setebal 174 halaman ini juga dituturkan berbagai kisah menarik, lucu, hingga satir dari para pengguna BlackBerry di seluruh dunia. Karenanya, buku ini tak hanya bertutur lengkap tentang sisi bisnis perangkat itu, namun juga bercerita aspek human interest di dalamnya.
"Tidak bisa dipungkiri, dalam beberapa kesempatan, fungsi gadget di masyarakat Indonesia sering kontraproduktif. Jangan jauh-jauh, saya sendiri sering keasyikan sendiri dengan gadget malah saat kumpul dengan keluarga,” ujar Muhammad Sufyan A, penulis buku tersebut yang juga berprofesi sebagai wartawan Bisnis Indonesia dan Hape Bandung ini.
Sufyan juga menambahkan, kecelakaan akibat penggunaan gadget juga mulai sering terdengar. Pemandangan pengguna motor dan mobil mengirim SMS saat mengemudikan kendaraan, misalnya, juga lazim dijumpai.
Data dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tahun 2007 menyebutkan bahwa 70 persen penyebab kecelakaan di Indonesia akibat kesalahan manusia (human error), yang salah satunya adalah penggunaan ponsel di kendaraan.
"Seharusnya gadget menjadi perangkat yang bermanfaat memperluas wawasan. Bagaimana bisnis dijalankan hanya dalam genggaman tangan di rumah melalui ponsel," kata pria yang juga aktif di kegiatan sosial keagamaan.
Sebagai sebuah buku bisnis-teknologi yang sebenarnya memiliki segmen pembaca terbatas, kehadirannya cukup fenomenal dengan terus masuk rak best seller di Gramedia seluruh kota besar di Indonesia.
Bahkan, E-tera (lini buku bisnis PT Pustaka Iiman) saat ini tengah memasuki proses cetak ulang kedua. Respon masyarakat terhadap buku ini rupanya sama baiknya seperti respon kepada BlackBerry.
"Buku ini sudah masuk cetakan kedua. Untuk jenis buku bisnis-teknologi, ini baru satu-satunya yang dicetak lagi. Cetakan pertama kami cetak 3.000 eksemplar," kata Dhipie Kuron, Manajer Renjana Foundation.
(afz/afz)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Gunakan Blackberry Dengan Bijak
Andrian Fauzi - detikBandung

Buku setebal 174 halaman ini juga dituturkan berbagai kisah menarik, lucu, hingga satir dari para pengguna BlackBerry di seluruh dunia. Karenanya, buku ini tak hanya bertutur lengkap tentang sisi bisnis perangkat itu, namun juga bercerita aspek human interest di dalamnya.
"Tidak bisa dipungkiri, dalam beberapa kesempatan, fungsi gadget di masyarakat Indonesia sering kontraproduktif. Jangan jauh-jauh, saya sendiri sering keasyikan sendiri dengan gadget malah saat kumpul dengan keluarga,” ujar Muhammad Sufyan A, penulis buku tersebut yang juga berprofesi sebagai wartawan Bisnis Indonesia dan Hape Bandung ini.
Sufyan juga menambahkan, kecelakaan akibat penggunaan gadget juga mulai sering terdengar. Pemandangan pengguna motor dan mobil mengirim SMS saat mengemudikan kendaraan, misalnya, juga lazim dijumpai.
Data dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tahun 2007 menyebutkan bahwa 70 persen penyebab kecelakaan di Indonesia akibat kesalahan manusia (human error), yang salah satunya adalah penggunaan ponsel di kendaraan.
"Seharusnya gadget menjadi perangkat yang bermanfaat memperluas wawasan. Bagaimana bisnis dijalankan hanya dalam genggaman tangan di rumah melalui ponsel," kata pria yang juga aktif di kegiatan sosial keagamaan.
Sebagai sebuah buku bisnis-teknologi yang sebenarnya memiliki segmen pembaca terbatas, kehadirannya cukup fenomenal dengan terus masuk rak best seller di Gramedia seluruh kota besar di Indonesia.
Bahkan, E-tera (lini buku bisnis PT Pustaka Iiman) saat ini tengah memasuki proses cetak ulang kedua. Respon masyarakat terhadap buku ini rupanya sama baiknya seperti respon kepada BlackBerry.
"Buku ini sudah masuk cetakan kedua. Untuk jenis buku bisnis-teknologi, ini baru satu-satunya yang dicetak lagi. Cetakan pertama kami cetak 3.000 eksemplar," kata Dhipie Kuron, Manajer Renjana Foundation.
(afz/afz)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk





