Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:54 WIB
Pengembalian Rp 5 Miliar Jadi Pertimbangan Pengalihan Tahanan -
Rabu, 16/05/2012 17:36 WIB
Grup Pecinta Lagu dan PSM Unpad Gelar Konser Kolaborasi -
Rabu, 16/05/2012 17:21 WIB
Sidang KIP Jabar, Setda dan Disdik Divonis 'Bersalah' -
Rabu, 16/05/2012 16:22 WIB
Rumah Renovasi Ambruk di Pasirkoja, 2 Pekerja Nyaris Tertimbun -
Rabu, 16/05/2012 16:09 WIB
Hakim Tipikor Alihkan Status Tahanan Lima Terdakwa Bansos -
Rabu, 16/05/2012 16:00 WIB
100 Vendor Pernikahan Hadir di Pusdai
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Kamis, 28/05/2009 17:45 WIB
Car Free Day Batal Digelar di Dago
Avitia Nurmatari - detikBandung
Bandung -
Car free day yang akan digelar di Jalan Dago pada tanggal 30 Mei 2009 mendatang batal. Hari bebas kendaraan bermotor akan dipindahkan ke Jalan Diponegoro atau depan Gedung Sate.
Menurut salah satu panitia Car Free Day atau Balad Kuring, M Bijaksana Junerosano, penyebab dipindahkannya lokasi car free day ke Jalan Diponegoro, karena sulitnya dilakukan rekayasa jalan di Jalan Dago.
"Masyarakat Dago atas akan kesulitan untuk ke bawah, mereka kan pasti melewati Simpang Dago, kalau dialihkan akan sulit. Sementara di daerah Diponegoro, jalannya sudah biasa dilakukan rekayasa jalan," ujar Sano di di sela-sela technical meeting balad kuring di lantai 6 gedung BPLHD Jawa Barat Jalan Naripan, Kamis (28 Mei 2009).
Menurut dia dipindahkannya lokasi ini baru diputuskan hari ini. "Terus terang panitia sempat down, tapi karena banyak dukungan dari masyarakat dan komunitas lingkungan, jadi kami bersemangat kembali," ujar Bijaksana Junerosano, yang akrab dipanggil Sano.
Sepekan lalu, panitia sudah menyebarkan 10 spanduk yang dipasang di beberapa titik Kota Bandung termasuk di jalan tol yang menginformasikan jika car free day akan digelar di Dago. Pengumuman car free day di Dago sendiri sudah disampaikan ke media massa pada tanggal 17 April lalu.
Ketika disinggung bagaimana sosialisasi untuk lokasi baru mengingat waktu yang mepet, Sano mengaku masih belum bisa memutuskan. "Panitia baru mau rapat nanti malam," katanya.
Acara car free day yang akan digelar sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB di Jalan Diponegoro, dimulai dari Rumah Makan Sate Shinta atau depan Pusdai hingga depan Gedung Sate yang jaraknya kurang lebih sekitar 500 meter.
Terdapat tujuh zona pada acara tersebut, yaitu zona 3R kertas, 3R organik, 3R anorganik, gaya hidup konsumen hijau, serta ada zona partisipasi masyarakat umum, dan zona support bagi pihak-pihak yang sudah mensupport acara Balad Kuring ini.
Sebanyak 70 relawan disiapkan untuk membantu mendampingi anak-anak SD dan SMP untuk mengunjungi stand-stand edukasi di area car free day.
"Target kami, sekitar 1.000 orang. Kami telah mengundang murid-murid SD dan SMP untuk turut serta dalam acara Balad Kuring ini," ujar Anindito, Koordinator acara car free day.
Rencananya, Wali Kota Bandung, asisten teritorial polisi, kepala dinas dan beberapa staf kementrian lingkungan hidup akan berkumpul di rumah dinas Wakil Gubernur Dede Yusuf, dan secara beriringan mereka akan menuju Gedung Sate dengan mengendarai sepeda.
(avi/ern)
Car Free Day Batal Digelar di Dago
Avitia Nurmatari - detikBandung
Menurut salah satu panitia Car Free Day atau Balad Kuring, M Bijaksana Junerosano, penyebab dipindahkannya lokasi car free day ke Jalan Diponegoro, karena sulitnya dilakukan rekayasa jalan di Jalan Dago.
"Masyarakat Dago atas akan kesulitan untuk ke bawah, mereka kan pasti melewati Simpang Dago, kalau dialihkan akan sulit. Sementara di daerah Diponegoro, jalannya sudah biasa dilakukan rekayasa jalan," ujar Sano di di sela-sela technical meeting balad kuring di lantai 6 gedung BPLHD Jawa Barat Jalan Naripan, Kamis (28 Mei 2009).
Menurut dia dipindahkannya lokasi ini baru diputuskan hari ini. "Terus terang panitia sempat down, tapi karena banyak dukungan dari masyarakat dan komunitas lingkungan, jadi kami bersemangat kembali," ujar Bijaksana Junerosano, yang akrab dipanggil Sano.
Sepekan lalu, panitia sudah menyebarkan 10 spanduk yang dipasang di beberapa titik Kota Bandung termasuk di jalan tol yang menginformasikan jika car free day akan digelar di Dago. Pengumuman car free day di Dago sendiri sudah disampaikan ke media massa pada tanggal 17 April lalu.
Ketika disinggung bagaimana sosialisasi untuk lokasi baru mengingat waktu yang mepet, Sano mengaku masih belum bisa memutuskan. "Panitia baru mau rapat nanti malam," katanya.
Acara car free day yang akan digelar sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB di Jalan Diponegoro, dimulai dari Rumah Makan Sate Shinta atau depan Pusdai hingga depan Gedung Sate yang jaraknya kurang lebih sekitar 500 meter.
Terdapat tujuh zona pada acara tersebut, yaitu zona 3R kertas, 3R organik, 3R anorganik, gaya hidup konsumen hijau, serta ada zona partisipasi masyarakat umum, dan zona support bagi pihak-pihak yang sudah mensupport acara Balad Kuring ini.
Sebanyak 70 relawan disiapkan untuk membantu mendampingi anak-anak SD dan SMP untuk mengunjungi stand-stand edukasi di area car free day.
"Target kami, sekitar 1.000 orang. Kami telah mengundang murid-murid SD dan SMP untuk turut serta dalam acara Balad Kuring ini," ujar Anindito, Koordinator acara car free day.
Rencananya, Wali Kota Bandung, asisten teritorial polisi, kepala dinas dan beberapa staf kementrian lingkungan hidup akan berkumpul di rumah dinas Wakil Gubernur Dede Yusuf, dan secara beriringan mereka akan menuju Gedung Sate dengan mengendarai sepeda.
(avi/ern)


Sending your message
