Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:54 WIB
Pengembalian Rp 5 Miliar Jadi Pertimbangan Pengalihan Tahanan -
Rabu, 16/05/2012 17:36 WIB
Grup Pecinta Lagu dan PSM Unpad Gelar Konser Kolaborasi -
Rabu, 16/05/2012 17:21 WIB
Sidang KIP Jabar, Setda dan Disdik Divonis 'Bersalah' -
Rabu, 16/05/2012 16:22 WIB
Rumah Renovasi Ambruk di Pasirkoja, 2 Pekerja Nyaris Tertimbun -
Rabu, 16/05/2012 16:09 WIB
Hakim Tipikor Alihkan Status Tahanan Lima Terdakwa Bansos -
Rabu, 16/05/2012 16:00 WIB
100 Vendor Pernikahan Hadir di Pusdai
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Kamis, 28/05/2009 15:45 WIB
jBatik v 2.0 Untuk Desain Motif Batik
Andrian Fauzi - detikBandung
Bandung - jBatik, software karya Pixel People Project yang disponsori oleh program SENADA Business Innovation Fund dari USAID (United States Agency for International Development) sudah mencapai versi 2.0. Dengan versi ini, jBatik siap dijual ke masyarakat.
Menurut Nancy, Head of Bussiness Pixel People Project, jBatik v 2.0 adalah edisi penyempurnaan dari jBatik versi awal yang telah memenangkan Indonesia ICT Award 2008 dan Asia Pacific ICT Award 2008. Perubahan signifikan yang ada dalam versi 2.0 ini adalah software ini bisa dan mudah dipergunakan oleh siapa saja.
"Versi sebelumnya itu belum ada wujudnya. Sehingga hanya programer ataupun matematikawan saja yang bisa pakai dan mendesain. Selain itu juga interface di versi ini jauh lebih baik dan lebih simpel," paparnya saat berbincang dengan detikbandung usai launching jBatik v 2.0 di Blitz, Parisj Van Java, Rabu (27/5/2009) petang.
Pada dasarnya software ciptakan Pixel People Project ini tidak hanya bisa dipergunakan untuk mendesain batik semata. Namun untuk mendesain patung ataupun modeling pun bisa. "Tapi tetap desainnya didasari oleh rumus-rumus matematika Fractal," kata Head of Design Pixel People Project.
Pada versi kedua ini, jBatik mampu menghasilkan motif-motif batik dengan cara generatif, di mana komputer memiliki otoritas dalam menghasilkan gambar tanpa intuisi desainer. Desainer hanya perlu merekayasa sistemnya saja yaitu rumus Fractalnya untuk menghasilkan gambar objek tertentu.
Pixel People Project terdiri dari 3 orang yakni Yun Hariadi yang menjabat sebagai Head of Research, Muhamad Lukman sebagai Head of Design dan Nancy Margried sebagai Head of Business.
Dalam proyek bersama SENADA USAID ini, grup ini bekerjasama dengan Dimas Danurwenda dan Andik Taufiq dari Informatika ITB untuk software programmer. Tenaga desain adalah Kiranasasi Wiryawan dari FSRD ITB dan konsultan Batik adalah Achmad Haldani.
"Jadi kata siapa batik fractal bukan batik? silahkan menghadapi Achmad Haldani, beliau akan menjelaskan secara detil tentag batik dan batik fractal. Sedangkan partner lain dalam pembuatan software ini adalah Bluemoon Technology, yang diwakili oleh Elwin Ardririanto sebagai technology advisor," pungkas Nancy.
(afz/ern)
jBatik v 2.0 Untuk Desain Motif Batik
Andrian Fauzi - detikBandung
Bandung - jBatik, software karya Pixel People Project yang disponsori oleh program SENADA Business Innovation Fund dari USAID (United States Agency for International Development) sudah mencapai versi 2.0. Dengan versi ini, jBatik siap dijual ke masyarakat.
Menurut Nancy, Head of Bussiness Pixel People Project, jBatik v 2.0 adalah edisi penyempurnaan dari jBatik versi awal yang telah memenangkan Indonesia ICT Award 2008 dan Asia Pacific ICT Award 2008. Perubahan signifikan yang ada dalam versi 2.0 ini adalah software ini bisa dan mudah dipergunakan oleh siapa saja.
"Versi sebelumnya itu belum ada wujudnya. Sehingga hanya programer ataupun matematikawan saja yang bisa pakai dan mendesain. Selain itu juga interface di versi ini jauh lebih baik dan lebih simpel," paparnya saat berbincang dengan detikbandung usai launching jBatik v 2.0 di Blitz, Parisj Van Java, Rabu (27/5/2009) petang.
Pada dasarnya software ciptakan Pixel People Project ini tidak hanya bisa dipergunakan untuk mendesain batik semata. Namun untuk mendesain patung ataupun modeling pun bisa. "Tapi tetap desainnya didasari oleh rumus-rumus matematika Fractal," kata Head of Design Pixel People Project.
Pada versi kedua ini, jBatik mampu menghasilkan motif-motif batik dengan cara generatif, di mana komputer memiliki otoritas dalam menghasilkan gambar tanpa intuisi desainer. Desainer hanya perlu merekayasa sistemnya saja yaitu rumus Fractalnya untuk menghasilkan gambar objek tertentu.
Pixel People Project terdiri dari 3 orang yakni Yun Hariadi yang menjabat sebagai Head of Research, Muhamad Lukman sebagai Head of Design dan Nancy Margried sebagai Head of Business.
Dalam proyek bersama SENADA USAID ini, grup ini bekerjasama dengan Dimas Danurwenda dan Andik Taufiq dari Informatika ITB untuk software programmer. Tenaga desain adalah Kiranasasi Wiryawan dari FSRD ITB dan konsultan Batik adalah Achmad Haldani.
"Jadi kata siapa batik fractal bukan batik? silahkan menghadapi Achmad Haldani, beliau akan menjelaskan secara detil tentag batik dan batik fractal. Sedangkan partner lain dalam pembuatan software ini adalah Bluemoon Technology, yang diwakili oleh Elwin Ardririanto sebagai technology advisor," pungkas Nancy.
(afz/ern)


Sending your message