Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 14/05/2009 16:40 WIB
Jadikan Panjat Tebing Sebagai Sport Science
Ema Nur Arifah - detikBandung


Bandung - Salah seorang tokoh panjat tebing Mamay S Salim mengatakan saat ini pihaknya bersama ITB sedang merancang pendirian Climbing Olympic di Sabuga. Dikatakan Mamay, kelak Climbing Olympic ini menjadi sebuah laboratorium untuk olahraga panjat tebing atau panjat dinding.

"Nantinya Climbing Olympic, jadi tempat penelitian tentang olahraga panjat tebing atau panjat dinding," ujar Mamay.

Perencanaan Climbing Olympic sendiri baru dibicarakan sebulan ini. Untuk kapan tepatnnya akan diresmikan Mamay belum bisa memastikan.

Beberapa hal akan diteliti berkaitan dengan panjat tebing atau panjat dinding. Tidak hanya dari sisi olahraga, tapi kaitan panjat tebing dengan kesehatan. Salah satu penelitian yang akan dilakukan misalnya pengaruh olehraga panjat dinding bagi anak-anak.

Menurut analisis Mamay, olahraga ini bisa melatih keberanian anak sejak dini. Di samping itu melatih daya ingat anak karena diharuskan mengingat berbagai pegangan yang berbea fungsi dan warna berikut kunciannya.

Penelitian lainnya, menjadikan panjat dinding sebagai olahraga rehabilitasi bagi penyandang cacat. Rehabilitasi bukan dalam artian menyembuhkan kecacat mereka tapi lebih pada kepuasan batin yang ditimbulkan ketika para penyandang cacat bisa melakukan olahraga ini.

Dari sisi medis pun Mamay akan mencoba mengajukan penelitian pengobatan tusuk jarum di Cina untuk digunakan pada atlet. Metode ini menurut Mamay mampu melancarkan peredaran darah yang menggumpal selepas berolahraga. "Misalnya kalau sudah panjat tebing pegal-pegal bisa dilancarkan kembali dengan tusuk jarum," ungkapnya. Namun metode tusuk jarum ini tidak hanya berlaku untuk climbing tapi juga untuk olahraga lainnya.

"Menjadikan panjat tebing sebagai sport science," tutur Mamay. Namun metode ini diakui Mamay masih diperdebatkan. Maka di Climbing Olympic nantinya akan dilakukan penelitian yang lebih serius.
(ema/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :