Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Berita Lain
-
Rabu, 08/02/2012 11:05 WIB
Sambut Valentine dengan Choco Melow dari Hypochoc -
Rabu, 08/02/2012 08:45 WIB
Kreasi Cokelat Unik Ala Hypochoc -
Senin, 16/01/2012 10:42 WIB
Jarcake, Sensasi Santap Kue Langsung dari Toples -
Senin, 16/01/2012 08:31 WIB
Cupcakes Cantik Persembahan The Dream Cake -
Senin, 07/11/2011 08:58 WIB
Koedelos Dibuat dengan Sentuhan Nada dan Cinta -
Senin, 07/11/2011 07:50 WIB
Gigit Brownies Koedelos, Dingin-dingin Empuk
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Jumat, 08/05/2009 08:00 WIB
Soe Doe
Soes Durian Resep Bersama
Ema Nur Arifah - detikBandung
Bandung -
Pandu Wicaksosno memulai usaha kuliner soes durian dengan nama Soe Doe tidaklah sendiri. Menurut Pandu, dia merintis usaha ini bersama keempat kawannya sesama jurusan Tekhnik Fisika ITB.
Usaha ini, tutur Pandu, dimulai tahun 2006. Saat itu dia masih berstatus mahasiswa di Tekhnik Fisika ITB semester 8.
"Tercetus pengen bisnis, pengennya sih yang masih berkaitan dengan jurusan. Tapi akhirnya yang terpikir apa yang bisa dikerjakan ya kerjakan," ujar Pandu.
Akhirnya yang menurut Pandu dan kawan-kawannya usaha paling memungkinkan adalah membuat usaha makanan. "Usaha makanan itu paling mudah. Perputaran uangnya paling cepat," tutur Pandu yang juga berprofesi sebagai konsultan IT ini.
Akhirnya soes durianlah yang dipilih. Resep pembuatannya pun resep bersama.
Untuk awal membuka usaha, Pandu mengaku tidak terlalu kesulitan untuk mempromosikan karena mereka membuka toko pertama di Metro Trade Center. Saat itu, lanjut Pandu, MTC sedang gencar-gencarnya melakukan promosi karena terbilang masih baru.
"Saat itu ambil moment karena MTC baru buka," ujarnya.
Kini Pandu hanya menjalankan usaha dengan satu kawannya, Angga. Tiga kawannya yang lain sudah bekerja di bidangnya masing-masing walaupun masih menyimpan investasi.
Pandu mengaku usahanya sekarang sudah stabil. Dengan 11 karyawannya dia menjalankan dua toko di MTC dan Cihampelas. Dalam sebulan Pandu bisa meraih omset Rp 20-30 juta.
Ditambahkan Pandu, untuk membuat usahanya bertahan, Soe Doe akan terus melakukan inovasi.(ema/ern)
Soe Doe
Soes Durian Resep Bersama
Ema Nur Arifah - detikBandung
Usaha ini, tutur Pandu, dimulai tahun 2006. Saat itu dia masih berstatus mahasiswa di Tekhnik Fisika ITB semester 8.
"Tercetus pengen bisnis, pengennya sih yang masih berkaitan dengan jurusan. Tapi akhirnya yang terpikir apa yang bisa dikerjakan ya kerjakan," ujar Pandu.
Akhirnya yang menurut Pandu dan kawan-kawannya usaha paling memungkinkan adalah membuat usaha makanan. "Usaha makanan itu paling mudah. Perputaran uangnya paling cepat," tutur Pandu yang juga berprofesi sebagai konsultan IT ini.
Akhirnya soes durianlah yang dipilih. Resep pembuatannya pun resep bersama.
Untuk awal membuka usaha, Pandu mengaku tidak terlalu kesulitan untuk mempromosikan karena mereka membuka toko pertama di Metro Trade Center. Saat itu, lanjut Pandu, MTC sedang gencar-gencarnya melakukan promosi karena terbilang masih baru.
"Saat itu ambil moment karena MTC baru buka," ujarnya.
Kini Pandu hanya menjalankan usaha dengan satu kawannya, Angga. Tiga kawannya yang lain sudah bekerja di bidangnya masing-masing walaupun masih menyimpan investasi.
Pandu mengaku usahanya sekarang sudah stabil. Dengan 11 karyawannya dia menjalankan dua toko di MTC dan Cihampelas. Dalam sebulan Pandu bisa meraih omset Rp 20-30 juta.
Ditambahkan Pandu, untuk membuat usahanya bertahan, Soe Doe akan terus melakukan inovasi.(ema/ern)


Sending your message