Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Senin, 12/10/2009 08:59 WIB
Menerawang Aksara dari Kacamata Anak-anak -
Senin, 06/07/2009 08:30 WIB
Ultah Ke 7 BBV
Kemeriahan di Tengah Hutan -
Senin, 15/06/2009 19:46 WIB
Gunakan Blackberry Dengan Bijak -
Jumat, 29/05/2009 10:14 WIB
Investasi Awal Aeoroponik Mahal -
Jumat, 29/05/2009 09:42 WIB
Menanam Kentang di Udara Dengan Aeroponik -
Jumat, 01/05/2009 10:52 WIB
Timur Indonesia Tak Punya Radar, PPET Garap Pasar Dalam Negeri
Indeks Berita
Selasa, 28/04/2009 08:23 WIB
Kenali Potensi diri Dengan Scan Sidik Jari
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Tahukah anda? Sidik jari bisa menjadi referensi untuk mengetahui bakat seseorang. Tapi ini bukan ramalan, secara ilmiah, sidik jari bisa menggambarkan perkembangan sel-sel otak seorang individu.
Dengan menscan jari dalam alat yang bernama finger print, potensi dan bakat seseorang bisa dipetakan. Finger Print menurut Psikolog Melinda Hospital Ifa H Misbach dipergunakan sebagai referensi untuk menentukan bakat sesunggunya yang cocok berdasarkan landasan ilmiah.
"Harus digarisbawahi kalau ini bukan ramalan tapi untuk maping atau pemetaan potensi dan bakat," tutur Ifa.
Disebut dermatoglyphics yaitu ilmu yang mempelajari garis-garis sidik jari tangan, pola sidik jari, konfigurasi ujung kulit dan telapak tangan.
Ilmu ini sudah ditemukan sekitar 200 tahun lalu. Perkembangan ilmu tersebut sejalan dengan perkembangan neuroscience.
Menurut Ifa, sidik jari sudah terbentuk di dalam kandungan ketika janin berusia 13 minggu. Sel-sel saraf otak, ucap Ifa berkembang sejalan dengan perkembangan tonjolan-tonjolan pada telapak tangan.
"Perkembangan sel-sel otak bisa dilihat garis-garis sidik jari," ujar dosen psikologi UPI ini.
Apa saja yang bisa dilihat dari sidik jari? Ifa menuturkan dari sidik jari bisa dilihat potensi dan bakat seseorang. Selain itu bisa dilihat juga area stimulasi kecerdasan pada otak mana peta kecerdasan yang dominan apakah itu otak kiri atau otak kanan. Ketiga adalah kepribadian.
Namun kepribadian di sini kebenarannya tidak total 100 persen karena menurut Ifa kepribadian sifatnya dinamis karena distimulasi oleh lingkungan.
Sebaiknya, ujar Ifa pemetaan potensi ini sebaiknya dilakukan sejak dini. Karena di masa anak-anak lingkungan belum banyak berpengaruh pada sisi genetis. Sehingga potensi anak bisa dikembangkan secara optimal. Tapi jika dilakukan saat dewasa pun menurut Ifa tidak masalah karena bisa lebih mengetahui tentang diri yang belum terselami.
Akhirnya bisa diketahui bahwa setiap individu itu unik. Di mana sidik jari salah satu bagian tubuh yang membedakan individu dengan individu lainnya.
Fasilitas Finger Print baru dimiliki Melinda Hospital selama dua bulan terakhir. Antusiasme mayarakat untuk menggunakan fasilitas ini cukup tinggi.
Setelah dilakukan scan, sidik jari akan dianalisa dan memberikan informasi yang berbeda dari jempol sampai kelingking. Hasil analisa baru bisa didapatkan seminggu kemudian. Setelah mengetahui hasilnya pasien bisa melanjutkan berkonsultasi dengan psikolog bisa juga tidak.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/ahy)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kenali Potensi diri Dengan Scan Sidik Jari
Ema Nur Arifah - detikBandung
Dengan menscan jari dalam alat yang bernama finger print, potensi dan bakat seseorang bisa dipetakan. Finger Print menurut Psikolog Melinda Hospital Ifa H Misbach dipergunakan sebagai referensi untuk menentukan bakat sesunggunya yang cocok berdasarkan landasan ilmiah.
"Harus digarisbawahi kalau ini bukan ramalan tapi untuk maping atau pemetaan potensi dan bakat," tutur Ifa.
Disebut dermatoglyphics yaitu ilmu yang mempelajari garis-garis sidik jari tangan, pola sidik jari, konfigurasi ujung kulit dan telapak tangan.
Ilmu ini sudah ditemukan sekitar 200 tahun lalu. Perkembangan ilmu tersebut sejalan dengan perkembangan neuroscience.
Menurut Ifa, sidik jari sudah terbentuk di dalam kandungan ketika janin berusia 13 minggu. Sel-sel saraf otak, ucap Ifa berkembang sejalan dengan perkembangan tonjolan-tonjolan pada telapak tangan.
"Perkembangan sel-sel otak bisa dilihat garis-garis sidik jari," ujar dosen psikologi UPI ini.
Apa saja yang bisa dilihat dari sidik jari? Ifa menuturkan dari sidik jari bisa dilihat potensi dan bakat seseorang. Selain itu bisa dilihat juga area stimulasi kecerdasan pada otak mana peta kecerdasan yang dominan apakah itu otak kiri atau otak kanan. Ketiga adalah kepribadian.
Namun kepribadian di sini kebenarannya tidak total 100 persen karena menurut Ifa kepribadian sifatnya dinamis karena distimulasi oleh lingkungan.
Sebaiknya, ujar Ifa pemetaan potensi ini sebaiknya dilakukan sejak dini. Karena di masa anak-anak lingkungan belum banyak berpengaruh pada sisi genetis. Sehingga potensi anak bisa dikembangkan secara optimal. Tapi jika dilakukan saat dewasa pun menurut Ifa tidak masalah karena bisa lebih mengetahui tentang diri yang belum terselami.
Akhirnya bisa diketahui bahwa setiap individu itu unik. Di mana sidik jari salah satu bagian tubuh yang membedakan individu dengan individu lainnya.
Fasilitas Finger Print baru dimiliki Melinda Hospital selama dua bulan terakhir. Antusiasme mayarakat untuk menggunakan fasilitas ini cukup tinggi.
Setelah dilakukan scan, sidik jari akan dianalisa dan memberikan informasi yang berbeda dari jempol sampai kelingking. Hasil analisa baru bisa didapatkan seminggu kemudian. Setelah mengetahui hasilnya pasien bisa melanjutkan berkonsultasi dengan psikolog bisa juga tidak.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/ahy)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




