Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 23/04/2009 09:37 WIB
Museum KAA Berbagi Ide dengan Komunitas
Ema Nur Arifah - detikBandung



Bandung - Kegiatan peringatan ulang tahun KAA kali ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tanpa gebyar pawai tapi lebih meluas pada acara-acara spesifik tentang Bandung yang tersebar dalam seminggu peringatan KAA dari 18-24 April mendatang.

Dari mana ide-ide tersebut datang? Semua tidak terlepas dari peran komunitas. Museum KAA melibatkan beberapa komunitas antara lain Badung Heritage, Komunitas Aleut, Kelompok Cekungan Bandung dan lain-lain.

"Ide-ide tersebut datang dari hasil obrolan santai Jumat sore," ujar Kepala Museum KAA Isman Pasha. Dalam beberapa bulan terakhir, Isman dengan beberapa komunitas kerap berdiskusi di Jumat Sore tentang apa yang bisa dilakukan untuk Musem KAA. Sampai akhirnya terlontarkan ide-ide untuk mengisi peringatan KAA ke-54.

"Saya mempersilahkan pada komunitas kalau punya ide untuk diajukan," ucap Isman. Pihaknya ingin mensinergikan kepentingan masyarakat dengan Museum KAA.

Menurut Isman, peringatan KAA perlu dirayakan bersama. Masyarakat harus merasa memiliki Museum KAA sebagai bagian dari mereka. Maka museum pun mengambil alih pengelolaan even tahunan peringatan KAA dengan bekerja sama dengan berbagai komunitas.

Peran komunitas di Bandung dinilai Isman luar biasa. Bandung sebagai kota kreatif memiliki potensi besar dengan komunitasnya. Namun pemerintah kota kurang memberikan fasilitas terhadap komunitas. Maka museum sebagai sarana publik ingin memanfaatkan komunitas untuk sama-sama memberdayakan museum.

Bisa dibilang peringatan KAA ke-54 ini upaya gotong royong museum dengan komunitas. Dengan budget minimal, museum bisa menyelenggarakan acara sampai 7 hari penuh.

"Kami hanya menyediakan bridding budget buat dan menyediakan fasilitas yang diperlukan. Selebihnya komunitas yang mengatur," ucap Isman.

Dengan acara-acar yang disuguhkan oleh komunitas, Isman berharap bias lebih emndekatkan masyarakat dengan museum. Karena untuk meraih masyarakat  tidak melulu dengan tema-tema 'berat' seputar politik luar negeri.

Dalam peringatan KAA ke depan, ujar Isman, kemungkinan museum akan menerapkan pola yang sama yaitu melibatkan komunitas. Isman berharap akan lebih banyak komunitas yang mau terlibat. 'Pesta dibuat oleh kita untuk kita,' ujarnya.
(ema/ern)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :