Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Rabu, 08/04/2009 09:34 WIB
Dari Indomie Rebus Ke Hiu Bakar -
Kamis, 12/03/2009 08:37 WIB
Kepiting Asap HDL yang Menggigit -
Senin, 28/04/2008 08:43 WIB
Serba Serbi Tentang Kepiting -
Rabu, 23/04/2008 08:08 WIB
Pesta Makan Kepiting di Parit 9
Indeks Berita
Rabu, 08/04/2009 09:09 WIB
Eksplorasi Ikan Laut di Ikan Bakar Unik Niagara
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Hanya sekitar 15 meter dari perempatan Gegerkalong, tepat berada di sebelah kanan jika menggunakan kendaraan dari arah Jalan Setiabudhi bawah, rumah makan Ikan Bakar Unik Niagara langsung ditemukan.
Tak perlu menunggu lama atau melihat-lihat daftar menu, begitu datang pengunjung akan langsung disodori tawaran menu ikan bakar dengan memilih sendiri ikan laut berbumbu yang disediakan. Buat awam bisa jadi bingung dengan nama-nama ikan laut yang ditawarkan karena termasuk jenis yang jarang ditemui.
Sebut saja white barracuda, blue barracuda, ashrok, kakap karang, kakap merah, marlin bahkan daging ikan buas sekelas hiu pun ditawarkan di sini. Tapi terselip juga ikan krapu yang termasuk sudah umum. Nggak heran namanya rumah makan Ikan Bakar Unik Niagara.
Harganya cukup murah, white atau blue barracuda dihargai Rp 8 ribu per potongnya, seekor kakap dari Rp 4 ribu sampai Rp 12 ribu, ada juga sate cumi yang harganya Rp 4 ribu. Sayangnya saat itu daging hiu tidak tersedia karena menurut penjaga display pasokan dari nelayan sedang kosong.
Pengunjung bisa melihat langsung proses pembakaran ikan yang ada di di bagian depan. Untuk ruang makannya terdiri dari dua ruangan.
Ruangan pertama menghadap ke jalan raya memiliki kapasitas sekitar 20 orang sedangkan ruangan kedua yang lebih nyaman, luas campuran antara sofa dan kursi plastik. Kapasitas ruangan ini sekitar 30 orang. Di salah satu sudut ruangan perlengkapan live musik sederhana pun tersimpan.
Saat anda mencoba menu makannya, coba cari nama amazing black yaitu nasi goreng berwarna hitam. Menurut pelayannya, amazing black adalah nasi goreng yang dimasak dengan tinta hitam dari cumi-cumi.
Sesuatu yang agak langka dijual di Bandung. Rasa gurih nasi goreng didapatkan dari tinta cumi tersebut. Ada pilihan campuran untuk nasinya, mixed fish yang menggunakan filet ikan kakap, udang juga calamary ring. Harga per porsinya Rp 12 ribu.
Menu utama amazing black memang amazing. Gurih rasa tinta menyatu dengan nasi. Tambahan potongan udang dan cumi yang bercampur di dalam nasi membuat rasanya lebih lengkap. Plus beberapa potong calamary yang digoreng kering.
White Barracuda bakar pun mengepul menggiurkan. Berwarna kehitaman seperti agak gosong tapi ternyata tidak. Permukaan dagingnya kering dan ketika dicoba cenderung agak tawar. Tambahkan sambal khas Niagara yang pedasnya malah bikin ketagihan.
Selain white barracuda, blue barracuda yang ternyata dagingnya lebih ekstrim dari white barracuda. Tulang ikannya berwarna biru bening sehingga mirip dengan lampu biru yang menyala. Sebagian konsumen malah mengira kalau ikan sudah busuk karena warnanya kebiruan. Rasanya pun lebih gurih daripada white barracuda.
Menurut Manager Niagara Agung (31), menu-menu di Niagara adalah racikan dari ayahnya Donny H Yudha, pendiri Niagara. Konsep masakannya adalah healthy food. "Konsep kami sejak dulu adalah healthy food," tandas Agung.
Agung menuturkan ikan yang dibakar pun tidak melalui proses penggorengan dulu alias tanpa minyak. Pelanggan harus sedikit menunggu karena proses pembakaran bisa mengambil waktu sampai 17 menit. Wajar saja proses pembakaran yang cukup lama membuat tampilan ikan terlihat seperti gosong.
Selain itu, setiap makanan di niagara tanpa menggunakan penyedap rasa atau vetsin. Rasa gurih didapatkan dari hasil racikan bumbu-bumbu atau dari ikan itu sendiri. Dalam satu hari, lanjut Agung, Niagara bisa menjual 200-300 porsi.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/rks)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Eksplorasi Ikan Laut di Ikan Bakar Unik Niagara
Ema Nur Arifah - detikBandung

Video Terkait
Tak perlu menunggu lama atau melihat-lihat daftar menu, begitu datang pengunjung akan langsung disodori tawaran menu ikan bakar dengan memilih sendiri ikan laut berbumbu yang disediakan. Buat awam bisa jadi bingung dengan nama-nama ikan laut yang ditawarkan karena termasuk jenis yang jarang ditemui.
Sebut saja white barracuda, blue barracuda, ashrok, kakap karang, kakap merah, marlin bahkan daging ikan buas sekelas hiu pun ditawarkan di sini. Tapi terselip juga ikan krapu yang termasuk sudah umum. Nggak heran namanya rumah makan Ikan Bakar Unik Niagara.
Harganya cukup murah, white atau blue barracuda dihargai Rp 8 ribu per potongnya, seekor kakap dari Rp 4 ribu sampai Rp 12 ribu, ada juga sate cumi yang harganya Rp 4 ribu. Sayangnya saat itu daging hiu tidak tersedia karena menurut penjaga display pasokan dari nelayan sedang kosong.
Pengunjung bisa melihat langsung proses pembakaran ikan yang ada di di bagian depan. Untuk ruang makannya terdiri dari dua ruangan.
Ruangan pertama menghadap ke jalan raya memiliki kapasitas sekitar 20 orang sedangkan ruangan kedua yang lebih nyaman, luas campuran antara sofa dan kursi plastik. Kapasitas ruangan ini sekitar 30 orang. Di salah satu sudut ruangan perlengkapan live musik sederhana pun tersimpan.
Saat anda mencoba menu makannya, coba cari nama amazing black yaitu nasi goreng berwarna hitam. Menurut pelayannya, amazing black adalah nasi goreng yang dimasak dengan tinta hitam dari cumi-cumi.
Sesuatu yang agak langka dijual di Bandung. Rasa gurih nasi goreng didapatkan dari tinta cumi tersebut. Ada pilihan campuran untuk nasinya, mixed fish yang menggunakan filet ikan kakap, udang juga calamary ring. Harga per porsinya Rp 12 ribu.
Menu utama amazing black memang amazing. Gurih rasa tinta menyatu dengan nasi. Tambahan potongan udang dan cumi yang bercampur di dalam nasi membuat rasanya lebih lengkap. Plus beberapa potong calamary yang digoreng kering.
White Barracuda bakar pun mengepul menggiurkan. Berwarna kehitaman seperti agak gosong tapi ternyata tidak. Permukaan dagingnya kering dan ketika dicoba cenderung agak tawar. Tambahkan sambal khas Niagara yang pedasnya malah bikin ketagihan.
Selain white barracuda, blue barracuda yang ternyata dagingnya lebih ekstrim dari white barracuda. Tulang ikannya berwarna biru bening sehingga mirip dengan lampu biru yang menyala. Sebagian konsumen malah mengira kalau ikan sudah busuk karena warnanya kebiruan. Rasanya pun lebih gurih daripada white barracuda.
Menurut Manager Niagara Agung (31), menu-menu di Niagara adalah racikan dari ayahnya Donny H Yudha, pendiri Niagara. Konsep masakannya adalah healthy food. "Konsep kami sejak dulu adalah healthy food," tandas Agung.
Agung menuturkan ikan yang dibakar pun tidak melalui proses penggorengan dulu alias tanpa minyak. Pelanggan harus sedikit menunggu karena proses pembakaran bisa mengambil waktu sampai 17 menit. Wajar saja proses pembakaran yang cukup lama membuat tampilan ikan terlihat seperti gosong.
Selain itu, setiap makanan di niagara tanpa menggunakan penyedap rasa atau vetsin. Rasa gurih didapatkan dari hasil racikan bumbu-bumbu atau dari ikan itu sendiri. Dalam satu hari, lanjut Agung, Niagara bisa menjual 200-300 porsi.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/rks)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)




