Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 17:54 WIB
Pengembalian Rp 5 Miliar Jadi Pertimbangan Pengalihan Tahanan -
Rabu, 16/05/2012 17:36 WIB
Grup Pecinta Lagu dan PSM Unpad Gelar Konser Kolaborasi -
Rabu, 16/05/2012 17:21 WIB
Sidang KIP Jabar, Setda dan Disdik Divonis 'Bersalah' -
Rabu, 16/05/2012 16:22 WIB
Rumah Renovasi Ambruk di Pasirkoja, 2 Pekerja Nyaris Tertimbun -
Rabu, 16/05/2012 16:09 WIB
Hakim Tipikor Alihkan Status Tahanan Lima Terdakwa Bansos -
Rabu, 16/05/2012 16:00 WIB
100 Vendor Pernikahan Hadir di Pusdai
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Senin, 30/03/2009 11:25 WIB
Suspect Flu Burung Asal Karawang Dilarikan ke RSHS
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Bandung -
Seorang warga Kampung Pasir Konci Desa Sarijaya Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, R (50) diduga mengidap virus flu burung. R masuk ke RS Hasan Sadikin pukul 20.00 WIB, Minggu (29/3/2009), atas rujukan dari klinik Dewi Sri di Karawang.
Menurut istri R, Raisem (40), pada Sabtu (28/3/2009), R alami demam dan sesak napas. Lalu R dibawa ke klinik Ramerta dan dirujuk ke Klinik Dewi Sri. "Kata dokter di Klinik Dewi Sri, ada gejala flu burung tapi belum bisa dipastikan karena enggak ada alatnya," katanya di RSHS, Jalan Pasteur, Senin (30/3/2009).
Awalnya mau dirujuk ke RS di Jakarta, tapi karena mendapatkan kabar penuh, akhirnya R dirujuk ke RSHS.
Raisem menjelaskan sebelum alami demam dan sesak pada Sabtu (28/3/2009), suaminya pun sempat mengalami demam dan sesak seminggu sebelumnya yaitu pada sabtu (21/3/2009). Namun pada Senin (23/3/2009), demam dan sesaknya pulih kembali.
Raisem menuturkan dalam dua minggu terakhir, banyak ayam mati mendadak di kampungnya. "Empat ekor ayam milik saya mati mendadak. Punya tetangga juga banyak, ada yang lima, ada yang 10 ekor yang mati," terangnya. Raisem mengaku memiliki tujuh ekor ayam dan empat mati mendadak.
Dia mengaku banyaknya ayam mati itu tak membuat dirinya dan warga lainnya curiga. Raisem pun mengaku tak melaporkan ke dinas peternakan setempat.
"Suami saya yang mengalami hal ini, yang lainnya enggak," kata dia.
(ern/ern)
Suspect Flu Burung Asal Karawang Dilarikan ke RSHS
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Menurut istri R, Raisem (40), pada Sabtu (28/3/2009), R alami demam dan sesak napas. Lalu R dibawa ke klinik Ramerta dan dirujuk ke Klinik Dewi Sri. "Kata dokter di Klinik Dewi Sri, ada gejala flu burung tapi belum bisa dipastikan karena enggak ada alatnya," katanya di RSHS, Jalan Pasteur, Senin (30/3/2009).
Awalnya mau dirujuk ke RS di Jakarta, tapi karena mendapatkan kabar penuh, akhirnya R dirujuk ke RSHS.
Raisem menjelaskan sebelum alami demam dan sesak pada Sabtu (28/3/2009), suaminya pun sempat mengalami demam dan sesak seminggu sebelumnya yaitu pada sabtu (21/3/2009). Namun pada Senin (23/3/2009), demam dan sesaknya pulih kembali.
Raisem menuturkan dalam dua minggu terakhir, banyak ayam mati mendadak di kampungnya. "Empat ekor ayam milik saya mati mendadak. Punya tetangga juga banyak, ada yang lima, ada yang 10 ekor yang mati," terangnya. Raisem mengaku memiliki tujuh ekor ayam dan empat mati mendadak.
Dia mengaku banyaknya ayam mati itu tak membuat dirinya dan warga lainnya curiga. Raisem pun mengaku tak melaporkan ke dinas peternakan setempat.
"Suami saya yang mengalami hal ini, yang lainnya enggak," kata dia.
(ern/ern)


Sending your message
