Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Rabu, 17/03/2010 09:51 WIB
Taman Bacaan Embun
Ribuan Pelanggan Didata Secara Manual -
Rabu, 17/03/2010 09:33 WIB
Taman Bacaan Embun
Dirintis Enggi Sejak Kelas 4 SD -
Rabu, 24/02/2010 10:06 WIB
Bermain Skateboard Sampai Pagi -
Rabu, 24/02/2010 09:01 WIB
Saat Trotoar Jadi Arena Skateboard -
Jumat, 29/01/2010 14:27 WIB
Wuss..!! Pesawat Melayang Setinggi 50 Meter -
Kamis, 28/01/2010 15:40 WIB
Rangkul Komunitas Sepeda Tua
Indeks Berita
Jumat, 27/03/2009 12:12 WIB
Asah Kreatitas di Terracota
Murid Dapat Sertifikat dari Belanda
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Layaknya sekolah formal setelah lulus kursus kerajinan di Terracota Creative Center, murid akan mendapatkan ijazah atau sertifikat. Bahkan untuk kerajinan tertentu mendapatkan ijazah langsung dari negeri kincir angin Belanda.
Menurut pemilik Terracota Creative Center Ira Prawita (42 sertifikat tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada murid-muridnya.
"Dengan sertifikat tersebut mereka akan merasa dihargai," tutur Ira.
Bahkan untuk yang kursus keterampilan tertentu seperti pergamano ijazahnya langsung dikeluarkan dari Belanda. Pergamano yaitu keterampilan mengukir dengan media kertas kalkir yang bisa dibuat menjadi berbagi hasil karya seperti box, kap lampu, bingkai foto dan lain-lain.
"Dengan begitu, ijazahnya sudah diakui secara internasional dan bisa digunakan di berbagi negara," ujar Ira.
Ira mengaku, tak sedikit dari murid-muridnya yang sudah lulus meraup sukses ketika membuka usaha. Ada juga diantaranya yang membuka kursus serupa dan menjadi guru. Tapi bagi Ira hal itu bukanlah persaingan. Karena yang terpenting adalah dia bisa berbagi ilmu.
Selain itu, Ira juga memberikan kesempatan pada murid-muridnya untuk menjual karya-karyanya di gerai Terracotta. "Berkarya dan menghasilkan," tandas Ira.
Ingin belajar kerajinan tangan? Coba saja daftrakan diri ke Terracota Creative Center di Jalan Gandapura No 63 merupakan sekolah non formal kerajinan tangan khususnya di bidang kain, kertas dan benang. Misalnya sulam pita, crisstic (baca: Kristik), deco clay, paper craft dan lain-lain.
Di sini menerima siapapun yang ingin belajar dari mulai anak-anak sampai dewasa. Sampai saat ini Terracotta sudah memiliki 600 murid. Tidak hanya kaum hawa saja, tapi ada ada juga bapak-bapak, bahkan anak-anak. Dari yang terkecil 4 tahun sampai usia 77 tahun. Mereka pun tak hanya dari Bandung, banyak juga dari Jakarta bahkan dari Sumatera.
Layaknya sekolah formal setelah lulus kursus kerajinan di Terracota Creative Center, murid akan mendapatkan ijazah atau sertifikat. Bahkan untuk kerajinan tertentu mendapatkan ijazah langsung dari negeri kincir angin Belanda.
Selain kursus, di sini juga bisa berbelanja barang-barang handmade yang berkualitas, dari mulai tas, perlengkapan rumah tangga juga aksesoris. Suasananya yang nyaman bisa membuat siapapun betah, untuk sekolah maupun belanja.
(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Asah Kreatitas di Terracota
Murid Dapat Sertifikat dari Belanda
Ema Nur Arifah - detikBandung
Menurut pemilik Terracota Creative Center Ira Prawita (42 sertifikat tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada murid-muridnya.
"Dengan sertifikat tersebut mereka akan merasa dihargai," tutur Ira.
Bahkan untuk yang kursus keterampilan tertentu seperti pergamano ijazahnya langsung dikeluarkan dari Belanda. Pergamano yaitu keterampilan mengukir dengan media kertas kalkir yang bisa dibuat menjadi berbagi hasil karya seperti box, kap lampu, bingkai foto dan lain-lain.
"Dengan begitu, ijazahnya sudah diakui secara internasional dan bisa digunakan di berbagi negara," ujar Ira.
Ira mengaku, tak sedikit dari murid-muridnya yang sudah lulus meraup sukses ketika membuka usaha. Ada juga diantaranya yang membuka kursus serupa dan menjadi guru. Tapi bagi Ira hal itu bukanlah persaingan. Karena yang terpenting adalah dia bisa berbagi ilmu.
Selain itu, Ira juga memberikan kesempatan pada murid-muridnya untuk menjual karya-karyanya di gerai Terracotta. "Berkarya dan menghasilkan," tandas Ira.
Ingin belajar kerajinan tangan? Coba saja daftrakan diri ke Terracota Creative Center di Jalan Gandapura No 63 merupakan sekolah non formal kerajinan tangan khususnya di bidang kain, kertas dan benang. Misalnya sulam pita, crisstic (baca: Kristik), deco clay, paper craft dan lain-lain.
Di sini menerima siapapun yang ingin belajar dari mulai anak-anak sampai dewasa. Sampai saat ini Terracotta sudah memiliki 600 murid. Tidak hanya kaum hawa saja, tapi ada ada juga bapak-bapak, bahkan anak-anak. Dari yang terkecil 4 tahun sampai usia 77 tahun. Mereka pun tak hanya dari Bandung, banyak juga dari Jakarta bahkan dari Sumatera.
Layaknya sekolah formal setelah lulus kursus kerajinan di Terracota Creative Center, murid akan mendapatkan ijazah atau sertifikat. Bahkan untuk kerajinan tertentu mendapatkan ijazah langsung dari negeri kincir angin Belanda.
Selain kursus, di sini juga bisa berbelanja barang-barang handmade yang berkualitas, dari mulai tas, perlengkapan rumah tangga juga aksesoris. Suasananya yang nyaman bisa membuat siapapun betah, untuk sekolah maupun belanja.
(ema/ern)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk




