Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 19/03/2009 11:27 WIB
Wisata Alam Kampung Seni
Wisata Tani dalam Upacara Wuku Taun
Ema Nur Arifah - detikBandung



Bandung - Upacara Wuku Taun, seperti halnya pesta laut di wilayah-wilayah pesisir dan nadran di Trusmi. Ritual ini biasa dilakukan ketika panen sebagai wujud rasa syukur kepada sang khalik. Tapi eksistensi upacara ini mulai lekang oleh waktu.

Menurut Kawi (50), upacara Wuku Taun bisa dikatakan hajat lembur (pesta masyarakat-red). Tapi karena terjadi pergeseran di masyarakatnya sekitar tahun 1990-an upacara ini mulai surut dari permukaan. Jika masih ada yang melakukannya, warga seolah malu dan sembunyi-sembunyi melakukan ritual wuku taun.

"Tidak lagi berani terbuka dan malu-malu menampakkan warna asli budaya mereka," ujar Kawi.

Kawi pun mencoba menyentuh masyarakat kembali dengan Wuku Taun dalam Wisata Tani. Perlengkapan untuk melakukan ritual tersebut sudah tersedia di Kampung Seni dan Wisata Manglayang. Sawah seluas 6.000 meter berikut alat-alat tradisional seperti alu untuk menumbuk, alat masak tradisional memasak beras.

Wuku Taun dibuka dengan upacara sesajen dan doa-doa. Dilanjutkan dengan memperlihatkan sirkulasi kehidupan padi sejak proses pembajakan sawah, penanaman padi sampai panen. Kemudian melumbungkan padi, menumbuk, proses napi (memilah-milah padi dengan nyiru), ngisikan (membersihkan padi), sampai proses akhir memasak beras di hawu dan menyajikannya.

Biasanya, tambah Kawi, dalam upacara Wuku Taun saat padi akan dilumbungkan diringi arak-arakan benjang. Lalu malam harinya mengadakan pertunjukan wayang golek.

Sayangnya upacara Wuku Taun tidak bisa dilihat setiap hari. Ritual digelar setahun sekali saja atau bertepatan dengan tanggal pendirian Kampung Seni dan Wisata Manglayang yaitu setiap tanggal 29 Agustus. Setidaknya masih ada upaya mempertahankan keberadaan suatu tradisi.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.(ema/rks)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Foto Lain


Baca juga :