Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Berita Lain
-
Senin, 25/04/2011 09:42 WIB
Masak Berjam-jam Hanya dengan Rp 1.500, Mau? -
Senin, 25/04/2011 07:55 WIB
Darulang, Daun Kering yang 'Disulap' Jadi Bahan Bakar -
Senin, 12/10/2009 09:30 WIB
Jangan Asal Comot Font -
Senin, 12/10/2009 08:59 WIB
Menerawang Aksara dari Kacamata Anak-anak -
Senin, 06/07/2009 08:30 WIB
Ultah Ke 7 BBV
Kemeriahan di Tengah Hutan -
Senin, 15/06/2009 19:46 WIB
Gunakan Blackberry Dengan Bijak
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 17:08 WIB
67 Tim Siap Ramaikan Kontes Robot Indonesia
Posted : Binggos
Senin, 16/02/2009 16:24 WIB
Recycle Experience, Tularkan Kreativitas ke Anak-anak
Rivki - detikBandung
Bandung -
Banyak cara menyelamatkan bumi kita dari dampak pencemaran lingkungan, salah satunya adalah lewat cara mendaur ulang sampah untuk dijadikan sebagai benda yang menarik. Lihat saja apa yang diperbuat oleh mahasiswa-mahasiswi, UPI Bandung jurusan Desain Seni Rupa ini, mereka memanfaatkan sampah-sampah non organik untuk dijadikan sebuah mainan anak-anak. Tidak hanya itu mereka juga membuat sebuah komunitas yang mewadahi seniman junk art yang bernama Recycle Experience.
Komunitas yang berdiri pada tahun 2006 ini berdiri karena maraknya isu pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah. "Recycle Experience berdiri pada Oktober 2006, karena pada tahun tersebut orang-orang sedang mempermasalahkan TPA (tempat pembuangan akhir). Kita berpikir daripada mencari TPA mendingan kita daur ulang saja sampah tersebut," jelas Evan yang juga seorang penggagas Recycle Experience.
"Junk art merupakan hal baru di kota ini, makanya seniman di sini masih minim," imbuh Evan ketika disinggung tentang anggotanya yang minim. Ia juga menambahkan kalau ada yang berminat untuk gabung dengan kita, langsung saja datang ke toko Omuniuum jalan Ciumbuleuit no. 151 lantai 2.
Komunitas yang baru memiliki 5 orang anggota ini, juga bertujuan untuk mengenalkan ke masyarakat luas, bahwa untuk mencintai lingkungan tidak harus memiliki pemikiran yang muluk-muluk. "Daripada saya berpikir untuk membebaskan kota Bandung dari sampah, lebih baik saya berpkir untuk bagaimana memanfaatkan sampah yang ada di sekitar saya dulu," ungkap mahasiswa semester X ini.
Walaupun Recycle Experiencemasih berumur 2 tahun tetapi berbagai pameran yang berstandar nasional pernah mereka ikuti salah satunya adalah pameran Urban Fest di Ancol 2008, BEC Goes Green 2008 dan masih banyak lagi. "Kita juga pernah mengisi acara yang tenar di Bandung yaitu Hellarfest," tegas Evan secara bangga.
Mainan anak-anak yang merupakan hasil dari komunitas ini ternyata mereka manfaatkan untuk melakukan pengenalan lingkungan kepada anak-anak. "Karena hasil karya kita berbentuk robot-robotan, anak-anak jadi lebih gampang menyerap apa isi pesan materi kami," ujar Evan.
Alhasil kegiatan mereka tidak sia-sia. Mereka mendapat respon luar biasa dari anak-anak. "Ada seorang anak yang telah mengikuti workshop kami. Terus keesokan harinya, ketika anak tersebut melihat orang yang sedang buang sampah sembarangan anak itu berkata, 'jangan dibuang itu kan (sampah) bisa dijadikan kaki robot'," tandas Evan seraya tertawa karena tidak menyangka kalau usaha mereka mendapatkan respon positif dari seorang anak.
Tidak hanya membuat mainan saja, Recycle Experience juga akan berencana membuat barang furniture yang berasal dari daur ulang sampah. "untuk kedepannya kita juga ingin menciptakan barang-barang furniture seperti meja, tempat tidur dan lain-lain yang berasal dari daur ulang sampah," kata Evan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.(rks/rks)
Recycle Experience, Tularkan Kreativitas ke Anak-anak
Rivki - detikBandung
Komunitas yang berdiri pada tahun 2006 ini berdiri karena maraknya isu pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah. "Recycle Experience berdiri pada Oktober 2006, karena pada tahun tersebut orang-orang sedang mempermasalahkan TPA (tempat pembuangan akhir). Kita berpikir daripada mencari TPA mendingan kita daur ulang saja sampah tersebut," jelas Evan yang juga seorang penggagas Recycle Experience.
"Junk art merupakan hal baru di kota ini, makanya seniman di sini masih minim," imbuh Evan ketika disinggung tentang anggotanya yang minim. Ia juga menambahkan kalau ada yang berminat untuk gabung dengan kita, langsung saja datang ke toko Omuniuum jalan Ciumbuleuit no. 151 lantai 2.
Komunitas yang baru memiliki 5 orang anggota ini, juga bertujuan untuk mengenalkan ke masyarakat luas, bahwa untuk mencintai lingkungan tidak harus memiliki pemikiran yang muluk-muluk. "Daripada saya berpikir untuk membebaskan kota Bandung dari sampah, lebih baik saya berpkir untuk bagaimana memanfaatkan sampah yang ada di sekitar saya dulu," ungkap mahasiswa semester X ini.
Walaupun Recycle Experiencemasih berumur 2 tahun tetapi berbagai pameran yang berstandar nasional pernah mereka ikuti salah satunya adalah pameran Urban Fest di Ancol 2008, BEC Goes Green 2008 dan masih banyak lagi. "Kita juga pernah mengisi acara yang tenar di Bandung yaitu Hellarfest," tegas Evan secara bangga.
Mainan anak-anak yang merupakan hasil dari komunitas ini ternyata mereka manfaatkan untuk melakukan pengenalan lingkungan kepada anak-anak. "Karena hasil karya kita berbentuk robot-robotan, anak-anak jadi lebih gampang menyerap apa isi pesan materi kami," ujar Evan.
Alhasil kegiatan mereka tidak sia-sia. Mereka mendapat respon luar biasa dari anak-anak. "Ada seorang anak yang telah mengikuti workshop kami. Terus keesokan harinya, ketika anak tersebut melihat orang yang sedang buang sampah sembarangan anak itu berkata, 'jangan dibuang itu kan (sampah) bisa dijadikan kaki robot'," tandas Evan seraya tertawa karena tidak menyangka kalau usaha mereka mendapatkan respon positif dari seorang anak.
Tidak hanya membuat mainan saja, Recycle Experience juga akan berencana membuat barang furniture yang berasal dari daur ulang sampah. "untuk kedepannya kita juga ingin menciptakan barang-barang furniture seperti meja, tempat tidur dan lain-lain yang berasal dari daur ulang sampah," kata Evan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.(rks/rks)


Sending your message


