Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Minggu, 22/11/2009 10:48 WIB
Ajang Diskon Kickfest 2009
Booth Unik ala Cosmic -
Minggu, 22/11/2009 10:20 WIB
10 Ribu Pelamar Berebut Kursi CPNS di Jabar -
Minggu, 22/11/2009 09:53 WIB
Ayo Serbu Pesta Diskon di KicKfest 2009 -
Sabtu, 21/11/2009 18:41 WIB
3 Calon Rektor ITB Tandatangani 8 Komitmen dengan Mahasiswa -
Sabtu, 21/11/2009 16:18 WIB
Green Blog Competition
Ketika Blogger Bicara Lingkungan Hidup -
Sabtu, 21/11/2009 15:57 WIB
Pemekaran Daerah
'Banyak yang Lahir dari Kepentingan Elit Lokal'
Indeks Berita
Selasa, 10/02/2009 17:00 WIB
Mahasiswa ITB Tewas Saat Ospek
'ITB Terlalu Ngurusi Hal Lain Sampai Korbankan Mahasiswa'
Salomo Sihombing - detikBandung

Bandung -
Keputusan ITB membekukan kegiatan Ikatan Mahasiswa Geodesi (IMG), memberhentikan Kepala Program Studi Teknik Geodesi dan Geomatika ITB Wedyanto Kuntjoro, serta meniadakan penerimaan mahasiswa geodesi tahun depan dinilai berlebihan.
Hal ini disampaikan alumni Geodesi dan Geomatika di ITB Arwin Lubis yang juga merupakan Ketua IMG tahun 1986. Menurut Arwin, keputusan ITB telah mengorbankan mahasiswa juga dunia pendidikan.
"Itu suatu keputusan yang yang tidak berdasar. Apa hubungannya dengan berhentinya proses pendidikan? Kenapa kita korbankan kelangsungan pendidikan?" sesal Arwin saat dihubungi detikbandung, Selasa (10/2/2009).
"Sekarang kita berbicara seperti pabrik. Kalau kita mau tata ulang, apakah kita harus berhentikan produksinya? Kalau begitu, semua akan berkarat. Rusak. Maksudnya menata, malah makin kacau," lanjutnya.
Arwin yang juga menjadi sebagai salah seorang konseptor kurikulum ospek IMG paska NKKBKK (Normalisasi Kehidupan Kampus Badan Koordinasi Kampus) pada 1978, menilai ITB terlalu sibuk dengan hal lain sampai melupakan tanggung jawabnya untuk mendidik.
"Berita belakangan ini kan ITB sibuk-sibuk dengan rencananya memberikan gelar honoris causa untuk SBY, tetapi kemudian tidak diterima. Padahal kegiatan IMG seperti ini yang sangat butuh perhatian, malah mahasiswanya dihukum," ketus Arwin.
Ditambahkan Arwin, sejak 1979 ITB selalu menyebut kegiatan mahasiswa seperti yang dilakukan IMG adalah ilegal. Namun kenyataannya kegiatan mahasiswa terus berlangsung. "Pak Widyanto justru harus mendapat apresiasi tinggi, karena dia mengerti kebutuhan mahasiswa. Harusnya ITB melihat kepentingan kegiatan tersebut. Ini malah sudah melepas tanggung jawab, menghukum orang lagi," tambahnya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Mahasiswa ITB Tewas Saat Ospek
'ITB Terlalu Ngurusi Hal Lain Sampai Korbankan Mahasiswa'
Salomo Sihombing - detikBandung

Foto Terkait
Hal ini disampaikan alumni Geodesi dan Geomatika di ITB Arwin Lubis yang juga merupakan Ketua IMG tahun 1986. Menurut Arwin, keputusan ITB telah mengorbankan mahasiswa juga dunia pendidikan.
"Itu suatu keputusan yang yang tidak berdasar. Apa hubungannya dengan berhentinya proses pendidikan? Kenapa kita korbankan kelangsungan pendidikan?" sesal Arwin saat dihubungi detikbandung, Selasa (10/2/2009).
"Sekarang kita berbicara seperti pabrik. Kalau kita mau tata ulang, apakah kita harus berhentikan produksinya? Kalau begitu, semua akan berkarat. Rusak. Maksudnya menata, malah makin kacau," lanjutnya.
Arwin yang juga menjadi sebagai salah seorang konseptor kurikulum ospek IMG paska NKKBKK (Normalisasi Kehidupan Kampus Badan Koordinasi Kampus) pada 1978, menilai ITB terlalu sibuk dengan hal lain sampai melupakan tanggung jawabnya untuk mendidik.
"Berita belakangan ini kan ITB sibuk-sibuk dengan rencananya memberikan gelar honoris causa untuk SBY, tetapi kemudian tidak diterima. Padahal kegiatan IMG seperti ini yang sangat butuh perhatian, malah mahasiswanya dihukum," ketus Arwin.
Ditambahkan Arwin, sejak 1979 ITB selalu menyebut kegiatan mahasiswa seperti yang dilakukan IMG adalah ilegal. Namun kenyataannya kegiatan mahasiswa terus berlangsung. "Pak Widyanto justru harus mendapat apresiasi tinggi, karena dia mengerti kebutuhan mahasiswa. Harusnya ITB melihat kepentingan kegiatan tersebut. Ini malah sudah melepas tanggung jawab, menghukum orang lagi," tambahnya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk





