Forum Bandung
- cabe kriting... galunggung
- Lowongan CPNS Deplu 2009... kepitingbercapit
- salam kenal2... kunyiil
- [PIC]MOJANG bandung... silvernautillus
- pangkalan OOTers forum d... silvernautillus
- sok atuh absen heula...... silvernautillus
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 08:00 WIB
Taman Cibeunying, Jalur Hijau yang Berubah Fungsi -
Sabtu, 20/09/2008 08:46 WIB
Taman Ganesha Kini Lebih Asri -
Jumat, 19/09/2008 12:54 WIB
Bermain dan Melepas Penat di Taman Ganesha -
Jumat, 18/07/2008 08:03 WIB
Berkuda di Tamansari, Wisata Murah Meriah -
Rabu, 14/05/2008 10:20 WIB
Taman Centrum, 'Miliknya' Putih Abu-abu
Indeks Berita
Senin, 26/01/2009 10:10 WIB
Rekreasi Pagi di Taman Tegallega
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung -
Akhir pekan, bagi hampir sebagian besar orang adalah saat yang dinanti. Waktu di mana berbagai rencana untuk melepaskan diri dari rutinitas sehari-hari akan dilaksanakan. Misalnya di Minggu pagi. Tak sedikit orang yang memilih untuk datang ke pusat-pusat olahraga yang juga berfungsi sebagai sarana belanja murah meriah.
Taman Tegallega menjadi salah satu tempat tujuan untuk rekreasi pagi, umumnya untuk masyarakat yang tinggal di wilayah Bandung Selatan. Tidak hanya dalam jumlah ratusan, ribuan warga Bandung berduyun-duyun menjejali setiap sudut Taman Tegallega. Tak hanya pasangan muda-mudi, banyak pengunjung yang datang bersama anggota keluarga lainnya.
Sebelum memasuki taman, pengunjung akan diminta uang masuk oleh petugas yang berjaga di depan gerbang sebesar Rp 500. Namun tidak setiap hari dipungut bayaran, hanya hari Minggu saja. Karena hanya di hari inilah Taman Tegallega diserbu pengunjung. Sedangkan di hari-hari biasa, pengunjung relatif sedikit.
Marak pedagang kaki lima sudah menyambut sejak pengunjung memasuki gerbang taman. Siap-siap saja berjalan berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya di tengah para PKL yang menggelar dagangannya. Beragam produk dijajakan. Dari mulai pakaian, pernak-pernik, perlengkapan rumah tangga, peralatan dapur, mainan anak-anak juga makanan. Para pedagang tersebut berjejer di pinggir-pinggir-pinggir jalur taman. Pengunjung pun bisa leluasa melihat produk-produk yang dijual. Walaupun harus rela berjejalan dengan pengunjung lainnya.
Jika tertarik, langsung saja pilih barang yang cocok dengan hati dan kantong. Harga produk yang ditawarkan pun rata-rata cukup murah. Jika membawa uang Rp 100 ribu pun, bisa membawa pulang satu kantong plastik besar berisi barang belanjaan.
Di antara sesaknya pengunjung. Tugu Bandung Lautan Api jelas terlihat. Di sekitar tugu, banyak masyarakat yang melakukan aktivitas olahraga. Misalnya bulutangkis atau senam aerobik.
Tita (36), warga Mochamad Toha mengaku tujuan utamanya datang ke Tegallega untuk mengikuti senam aerobik. Tita yang datang bersama anggota keluarga lainnya mengaku mengatakan hanya dengan Rp 3.000 saja dia sudah merasa puas berolahraga senam di tempat ini.
"Lumayan ikut senam bikin badan enak," ujarnya.
Untuk yang menyukai jogging, sebuh track jogging disediakan berdampingan dengan lapangan sepakbola. Di lapangan sepakbola tampak anak-anak berseragam kaos bola begitu antusias bermain. Selain itu, tempat jogging lain pun disediakan mengelilingi area Taman Tegallega.
Selepas berolahraga, maka bersantap menjadi tujuan akhir. Aneka kuliner murah meriah bisa dipilih. Dari makanan berat seperti sate, kupat tahu, nasi uduk, atau menu sarapan bubur ayam. Jajanan ringan yang bisa dinikmati seperti serabi, ketan bakar, bandros atau cilok. Tak jarang ada juga aneka sayuran, aneka ikan atau keperluan memasak lainnya yang bisa dibawa pulang oleh para ibu rumah tangga untuk dimasak.
Ngobrol asyik tempat-tempat wisata Bandung di Forumbandung, ayo gabung!
(ema/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Rekreasi Pagi di Taman Tegallega
Ema Nur Arifah - detikBandung
Taman Tegallega menjadi salah satu tempat tujuan untuk rekreasi pagi, umumnya untuk masyarakat yang tinggal di wilayah Bandung Selatan. Tidak hanya dalam jumlah ratusan, ribuan warga Bandung berduyun-duyun menjejali setiap sudut Taman Tegallega. Tak hanya pasangan muda-mudi, banyak pengunjung yang datang bersama anggota keluarga lainnya.
Sebelum memasuki taman, pengunjung akan diminta uang masuk oleh petugas yang berjaga di depan gerbang sebesar Rp 500. Namun tidak setiap hari dipungut bayaran, hanya hari Minggu saja. Karena hanya di hari inilah Taman Tegallega diserbu pengunjung. Sedangkan di hari-hari biasa, pengunjung relatif sedikit.
Marak pedagang kaki lima sudah menyambut sejak pengunjung memasuki gerbang taman. Siap-siap saja berjalan berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya di tengah para PKL yang menggelar dagangannya. Beragam produk dijajakan. Dari mulai pakaian, pernak-pernik, perlengkapan rumah tangga, peralatan dapur, mainan anak-anak juga makanan. Para pedagang tersebut berjejer di pinggir-pinggir-pinggir jalur taman. Pengunjung pun bisa leluasa melihat produk-produk yang dijual. Walaupun harus rela berjejalan dengan pengunjung lainnya.
Jika tertarik, langsung saja pilih barang yang cocok dengan hati dan kantong. Harga produk yang ditawarkan pun rata-rata cukup murah. Jika membawa uang Rp 100 ribu pun, bisa membawa pulang satu kantong plastik besar berisi barang belanjaan.
Di antara sesaknya pengunjung. Tugu Bandung Lautan Api jelas terlihat. Di sekitar tugu, banyak masyarakat yang melakukan aktivitas olahraga. Misalnya bulutangkis atau senam aerobik.
Tita (36), warga Mochamad Toha mengaku tujuan utamanya datang ke Tegallega untuk mengikuti senam aerobik. Tita yang datang bersama anggota keluarga lainnya mengaku mengatakan hanya dengan Rp 3.000 saja dia sudah merasa puas berolahraga senam di tempat ini.
"Lumayan ikut senam bikin badan enak," ujarnya.
Untuk yang menyukai jogging, sebuh track jogging disediakan berdampingan dengan lapangan sepakbola. Di lapangan sepakbola tampak anak-anak berseragam kaos bola begitu antusias bermain. Selain itu, tempat jogging lain pun disediakan mengelilingi area Taman Tegallega.
Selepas berolahraga, maka bersantap menjadi tujuan akhir. Aneka kuliner murah meriah bisa dipilih. Dari makanan berat seperti sate, kupat tahu, nasi uduk, atau menu sarapan bubur ayam. Jajanan ringan yang bisa dinikmati seperti serabi, ketan bakar, bandros atau cilok. Tak jarang ada juga aneka sayuran, aneka ikan atau keperluan memasak lainnya yang bisa dibawa pulang oleh para ibu rumah tangga untuk dimasak.
Ngobrol asyik tempat-tempat wisata Bandung di Forumbandung, ayo gabung!
(ema/ema)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!




